15:00 . Unik! Petani Tuban Andalkan Burung Hantu Usir Hama Tikus   |   08:00 . Gabut Saat Pandemi, Perempuan Tuban Sulap Batu Kali Jadi Kaktus Hias   |   07:00 . Pembalut Herbal dengan Deodoran Bisa Picu Keputihan Tidak Normal   |   19:00 . Kunjungi Kantor blokTuban.com, Manajemen Tugu Media Group Belajar Pengelolaan Media   |   18:00 . Jemput Bola, TNI AL Koarmada II Sebar Brosur Vaksinasi Bagi Masyarakat   |   17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |  
Tue, 28 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Aktivis PMII Tuban Demo di Depan Kantor Pemkab

Minta KUA-PPAS 2019 Ditinjau Ulang

bloktuban.com | Tuesday, 24 July 2018 10:00

Minta KUA-PPAS 2019 Ditinjau Ulang

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban menggelar aksi demo di Depan Kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Tuban, Selasa (24/7/2018).

Dalam aksi tersebut, aktivis PMII Tuban menyuarakan penolakannya terhadap pembahasan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2019.

Mereka menilai, pembahasan KUA-PPAS tahun 2019 tidak sinkron dengan program pengentasan kemiskinan di Tuban, lantaran anggaran sebanyak 70 miliyar lebih dianggarkan untuk proyek Jalan Lingkar Selatan (JLS).

"Kami mendesak agar pemerintah Kabupaten Tuban mengkaji ulang KUA-PPAS tahun 2019," terang Habib Mustofa dalam orasinya.

Menurutnya, pembahasan KUA-PPAS merupakan cermin awal atas arah kebijakan yang dilakukan oleh Pemkab Tuban yang mana krbijakan tersebut secara substansi akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat diantaranya pengentasan kemiskinan.

Sementara itu, dalam aksinya di depan Kantor Pemkab Tuban mereka diterima dengan baik oleh Asisten Pemerintahan Tuban, Ahmad Amin Sutoyo, usai mediasi menyatakan apresiasi kepada aktivis PMII Tuban yang telah menyampaikan aspirasinya.

"Kami apresiasi kepada peserta aksi dari PMII Tuban yang telah menyampaikan aspirasinya dan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pembangunan Tuban," terangnya.

Setelah menyampaikan aspirasinya di Kantor Pemkab dan diterima dengan baik, selanjutnya sejumlah aktivis PMII tersebut menuju ke Kantor DPRD Kabupaten Tuban untuk menyampaikan aspirasinya di dewan.[hud/ito]

Tag : aktivis, pmii, tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more