Pedagang BBM di Tuban Selatan Mulai Pakai Tong Kemasan

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Pedagang Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran yang ada di wilayah Tuban Selatan satu bulan terakhir ini banyak yang beralih menggunakan tangki drum, jenis tong kecil untuk digunakan untuk menganggkut dagangan BBM, dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ke kiosnya.

Salah satu pedagang BBM eceran, Munip mengaku sekitar seminggu ini telah menggunakan tangki tong berwarna merah dengan volume 60 kilogram (Kg) demi mengikuti aturan pengelola SPBU.

"Baru pindah ke kemasan tong ini semingguan. Dulu jeriken besar," katanya kepada blokTuban.com, Jumat (8/6/2018).

Menurutnya, peralihan alat kemasan BBM tersebut lebih aman dibanding kemasan jeriken sebab bahan dan partikelnya yang mudah terbakar. Namun disisi lain, pedagang BBM eceran juga mesti mengeluarkan rupiah yang cukup banyak.

Untuk mendapatkan sebuah tong besi bervolume muat 60 Kg itu, pedagang harus membeli barang sekitar Rp 200.000 lebih.

"Kalau tong ini saya beli di Surabaya. Harga lebih murah dari yang dibandrol di SPBU," ujar pedagang asal Kecamatan Soko itu.

Ditambahkan pedagang lain, Eni mengaku meskipun telah memiliki tong kemasan yang ditetapkan SPBU di Pertamina, namun dia masih sering membeli BBM ke SPBU menggunakan jeriken.

"Sudah pakai tong kemasan baru. Tapi masih sering juga pakai jeriken, hanya saja waktunya tertentu," tandasnya. [feb/col]