12:00 . Pengembangan UMKM, Pertamina Kembali Salurkan Rp2.7 M   |   11:00 . Selama Pancaroba, Waspadai Cuaca Ekstrim di Jawa Timur   |   10:00 . 10 Ribu Pemilih Pemula Belum Ber-KTP?   |   09:00 . 2 Peserta Reaktif, 1 Positif Corona, SKB CPNS Tetap Jalan   |   08:00 . 1.701 RTLH Selesai Dibangung, Ini Sumber Dananya   |   07:00 . 8 Manfaat Ajaib "Ngopi", Sudah Tahu?   |   18:00 . DPS Pilkada Diumumkan, Masyarakat Bisa Beri Masukan   |   14:00 . 801 Murid MTSN 1 Tuban Dapat Kartu Perdana Untuk Belajar Daring   |   13:00 . Beredar Desakan Pilkada Ditunda, KPU Tuban Belum Terima Kabar Resmi   |   12:00 . Kekeringan, Warga Jadi Jalan Kaki Dua Kilometer Demi Ambil Air   |   11:00 . Petugas Puskesmas Pembantu Remen Terjangkit Corona   |   08:00 . Pilkada di Tengah Pandemi, Menjaga Angka Partisipasi Pemilih Tuban   |   07:00 . Malas Keramas Setelah Olahraga, Apa Efeknya pada Rambut   |   18:00 . Bacabup dan Bacawabup AMAN Tandatangani Kontrak Jamiyah   |   17:00 . Dusun Makmur Nama Kontrak Politik Setia Negara   |  
Tue, 22 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 12 May 2018 07:00

Nasi dan Kentang Tak Selalu Buruk Untuk Berat Badan

Nasi dan Kentang Tak Selalu Buruk Untuk Berat Badan

Reporter:-

blokTuban.com - Banyak orang menganggap menghindari kentang, nasi dan pasta—makanan berkabohidrat— adalah ancaman bagi berat badan. Ternyata, menurut studi, kadang-kadang yang terjadi justru sebaliknya.

Dikutip dari laman New York Post, makanan seperti kentang, nasi, dan pasta dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat daripada fokus menghitung asupan kalori.

Para peneliti mengatakan, makanan tersebut mengisi perut lebih cepat, sehingga orang akan lebih sedikit mengasup makanan ringan dan junk food. Tentu ini tidak terjadi pada mereka yang memiliki nafsu makan gila-gilaan sehingga tetap menyantap apapun walau sudah makan nasi.

Hal itu berlaku bagi orang yang mengasup buah segar, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, telur dan kacang-kacangan. Pemimpin studi Dr Nicola Buckland, dari Universitas Leeds, mengatakan, banyak orang menyerah pada diet karena mereka merasa lapar di sela-sela jam makan.

Nah, makan makanan dengan kepadatan energi rendah dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Studi ini menemukan, 37 wanita yang memiliki kelebihan berat badan mengasup makanan dengan kepadatan energi rendah selama 14 pekan mengalami penurunan berat badan rata-rata 5,8 kg.

Tetapi, pada periode yang sama, 41 wanita lain yang melakukan program pembatasan 1.400 kalori per hari, berat badanya hanya menurun 3,1 kg. Tes terpisah pada kedua kelompok ini juga menunjukkan, mereka makan 1.057 kalori lebih sedikit saat makan malam, jika sarapan dan makan siang dengan makanan padat energi yang lebih sedikit.

Mereka juga merasa kurang lapar dan lebih sedikit ‘lapar mata’. Artinya, bila nasi, kentang, atau pasta bisa membuatmu tidak lagi ingin ngemil atau makan junk food, maka cara ini akan berhasil.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/11/121200020/ nasi-dan-kentang-tak-selalu-buruk-untuk-berat-badan.

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Nasi, kentang,



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more