18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |   17:00 . Kasus Covid-19 Melandai, Permintaan Plasma Konvalesen di Tuban Nihil   |   15:00 . Sisir Pantura Tuban, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Miras   |   12:00 . Pengendara Motor di Tuban Meninggal Tertabrak Truk   |   11:00 . Tak Diberi Izin Latihan di Desa Sumberarum, Begini Respon Ketua Pagar Nusa Tuban   |   10:00 . Truk Tronton Muatan Biji Gandum Terbakar di Pantura Tuban   |   09:00 . Digusur dari Jakarta, Sekarang Laris Jualan Es Campur dan Gado-gado   |   08:00 . Berbekal Resep dari Youtube, Usaha Street Food Korea ini Hasilkan Omset Jutaan   |   07:00 . Catat! 5 Fakta Penting Soal MPASI yang Wajib Diketahui Orangtua   |   19:00 . Pemuda 24 Tahun Ini Sulap Hobi Rawat Kucing Jadi Peluang Bisnis   |   18:00 . Perpres Terkait Dana Abadi Pesantren Ditandatangani Jokowi, Ini Pesan Kemenag Tuban   |   17:00 . Pembangunan Stasiun Kereta Api di Kilang Tuban Sedang Dikaji   |   16:00 . Kilang TPPI Tuban Ditargetkan Jadi Penghasil Petrokimia Terbesar di Asia Tenggara   |   15:00 . Warga Bejagung Lor Pertahankan Tradisi Manganan di Tengah Pandemi   |   14:00 . Pengganti Ilmi Zada di Wakil Ketua DPRD Resmi Dilantik   |  
Sat, 25 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Pasang Surut Air Bengawan, Tantangan Penambang Pasir

bloktuban.com | Monday, 12 March 2018 14:00

Pasang Surut Air Bengawan, Tantangan Penambang Pasir

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Proses pekerjaan para penambang pasir warga bantaran Sungai Bengawan Solo, baik manual ataupun dengan alat hisap (mesin) sangatlah tergantung dengan seberapa besar volume air bengawan. Pasalnya, debit air bengawan yang meninggi dapat mempersulit proses pengangkatan padat ke permukaan.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang penambang pasir derek manual, Parmen saat ditemui blokTuban.com di lokasi tambang pasir Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel. Jika kondisi bengawan sedang normal, arus dan air tak terlalu deras, para penambang bisa memperoleh tiga rit pasir dalam tiga putaran kerja seharinya.

Sebaliknya, jika kondisi bengawan terus naik seperti beberapa hari ini, para penambang harus rela mengistirahatkan alat kayuh manual pengambil pasir, serta menghemat tenaga untuk digunakan bekerja apabila bengawan telah normal.

"Sementara gak nyari pasir, istirahat tenaga dulu. Tambang manual kayuh ini perlu tenaga lebih. Kalau bengawan besar, kita juga kesusahan. Belum lagi arusnya yang deras," papar Parmen ketika berada di bantaran, Senin (12/3/2018).

Hal serupa juga diutarakan oleh penambang lainnya. Volume bengawan yang bertambah tinggi, bisa menyulitkan penjajakan bak songkro pengeruk pasir hingga berada di kedalaman 15 meter sampai 20 meter.

"Kalau bengawan normal, maksimal dua belas meter kedalaman bak hingga ke dasar pasir bengawan," ujar Sukri usai memeriksa perahu tambang kayuhnya, sebab tak jadi digunakan beroperasi.

Dia juga mengeluhkan debet air yang deras akan menyulitkan pekerja tambang. Bak timba pasir akan terasa sangat berat ketika diangkat ke permukaan perahu, ditambah lagi deras air akan membawa serta hasil pasir yang diperoleh jadi berkurang.

"Jika tetap memaksa, seperti itu. Dari pagi sampai siang, belum juga dapat pasir satu perahu. Karena derasnya air bengawan, jadi serba sulit," imbuhnya sambil menunjukkan para penambang pasir yang berada di seberang wilayah Kabupaten Tuban. [feb/rom]

Tag : air bengawan, pasang surut air bengawan, tambang pasir, penambang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more