17:00 . Rencana Kerja Pengadaan Tanah Waduk Jadi I Mulai Dilelang   |   14:00 . Kekurangan Siswa, 20 SD dan SMA Negeri Tuban Ditutup   |   11:00 . Mengaku Terima Bisikan Ghaib, Warga Rengel Habisi Tetangga Pakai Balok Kayu   |   10:00 . Teh Telang Kemasan: Solusi Nikmati Minuman Herbal Praktis   |   08:00 . Diserbu Warga Luar Kota, Swab PCR Mandiri di RSUD Koesma Tuban Ditutup Sementara   |   07:00 . Merantau Bisa Latih Imajinasi Otak Anak, Ini Penjelasannya   |   19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Melihat Penambang Pasir Kayuh Manual Ngadirejo

bloktuban.com | Monday, 12 March 2018 09:00

Melihat Penambang Pasir Kayuh Manual Ngadirejo

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Tambang pasir manual dengan cara mengayuh alat sejenis katrol, masih menjadi andalan para penambang pasir di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban saat debit air bengawan solo naik seperti saat ini.

Aktivitas penambang mirip dengan prinsip kerja pengayuh sepeda. Menggunakan dua bak berlubang kecil yang berfungsi sebagai timba pasir, kemudian dimasukkan ke dalam permukaan air bengawan dengan dua besi sebagai kaki penjajaknya, hal itu dirasa lebih aman dari pada harus menyelam dan menaikkan pasir dengan wadah songkro, karena saat ini debit air naik turun.

Kotak bak yang dilubangi kecil sebagai penyaring air dan pasir, dijatuhkan ke bengawan dengan besi panjang sebagai kaki penjajak kedalaman bengawan bisa diangkat jika pasir telah masuk kedalam bak tersebut.

"Kalau sudah terisi pasir, pengayuh akan berat. Kita langsung kayuh krel itu untuk menaikkan pasir yang kita dapat," kata Sukri, warga setempat yang berprofesi sebagai penambang pasir kayuh manual, Senin (12/3/2018).

Butuh tiga sampai lima orang dalam satu perahu tambang. Mereka akan bergantian mengayuh katrol, menarik pasir ke permukaan perahu dengan mengandalkan otot lengan mereka. Jika ada lima orang dalam satu perahu, mereka dapat mengoperasikan dua pengatrol bak yang berada di sisi kanan kiri perahu. Namun, jika hanya tiga orang, mereka hanya mengoperasikan satu pengatrol bak saja.

Sekali eksekusi operasi perahu, para penambang bisa memperoleh satu rit pasir penuh selama beroperasi mulai pukul 10.00 hingga lepas adzan Dzuhur.  Hasil itu kemudian dinaikkan langsung ke permukaan bantaran, atau langsung ke truk pemuat pasir dengan harga Rp350.000 per rit.

"Hasilnya ya dibagi dengan teman yang ikut kerja, masing-masing dapat lima puluh hingga seratus ribu dari hasil satu rit pasir. Yang kalah lengannya, capek harus terus menaikkan bak pasir ke perahu," pungkasnya. [feb/rom]

Tag : tambang pasir, penambang pasir, bengawan solo, pasir bengawan solo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more