16:00 . Setelah Lama Mati Suri, Hari Ini Pepadi Bangkit Kembali   |   15:00 . Sergab, Bulog Terima 70 Ton beras dari Petani   |   14:00 . Vendor Gathering, BPJS Sosialisasikan Program   |   13:00 . Bupati Fathul Huda Minta Pers Tetap Kritis   |   12:00 . Penjual Minuman Beralkohol di 3 Kecamatan Diminta Urus Ijin   |   10:00 . Duh...! Penjual Sate Simpan Arak Dalam Termos Nasi   |   09:00 . Turnamen Futsal Antar Instansi Meriahkan Puncak HPN PWI Tuban   |   08:00 . Pertamina EP Raih Best of The Best APQ Awards 2019   |   07:00 . Dua Alasan Kenapa Kita Suka Menunda-Nunda (dan Solusinya)   |   21:00 . Semen Indonesia Mulai Gelar Bimbingan Manasik Haji di Tuban   |   17:00 . Kodim 0811 Tuban Matangkan Persiapan Penutupan TMMD   |   16:00 . Hari Perdana UNBK, Siswa SMK Mengaku Grogi   |   15:00 . ULAR SANCA KEMBANG TERTANGKAP WARGA BANGILAN   |   14:00 . Surat Suara Pemilu 2019 Sudah Terpenuhi, Ini Jumlahnya   |   13:00 . Tuban Targetkan 840 Sekolah Ramah Anak di 2019   |  
Tue, 26 March 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 28 February 2018 06:00

Unirow Riset di Lahan Bekas Reklamasi SG

Unirow Riset di Lahan Bekas Reklamasi SG

Pengirim: Fitriyah Ayu Puspitasari*

blokTuban.com - Riset dilakukan antara Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Jawa Timur dengan Semen Gresik (SG) Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia di lahan bekas reklamasi tambang Memorandum of Understanding (MoU) di Kecamatan Kerek, dimulai pada Senin (26/2/2018) kemarin. Kerja sama tersebut ditandatangani pada 31 Januari 2018 lalu.

"Studi ini guna melakukan pemanfaatan sampah organik untuk dijadikan pupuk," ujar Rektor Unirow Tuban, Dra. Supiana Dian Nurtjahyani M. Kes, saat dikonfirmasi Selasa (27/2/2017) kemarin.

Dosen Biologi ini menjelaskan, salah satu tujuan riset itu untuk mengurangi pemakaian pupuk anorganik dalam melakukan perawatan tanaman lahan bekas tambang. Riset lahan tersebut juga diperlukan untuk mempercepat proses reklamasi, dan konservasi di lahan tambang.

"Sehingga kelestariaannya dapat terjaga," terang perempuan yang sebelumnya dipercaya menjadi Kepala Perpustakaan Unirow itu.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang beroperasi di Jalan Manunggal 61 Tuban dan SG melakukan serangkaian proses. Mulai pemutahiran data dan informasi di lahan reklamasi. Membuat pupuk organik dari serasah dedaunan di bawah tegakan pohon di lahan tambang MoU. Terakhir membuat aplikasi pupuk pada kegiatan perawatan tanaman di lahan tambang.

Setelah berhasil mereklamasi lahan bekas tambang, selanjutnya akan dikembangkan riset untuk mahasiswa dan dosen Unirow dalam hal keilmuan. Hasil riset nantinya akan dipublikasikan di jurnal internasional dan nasional yang bereputasi, media semen,  maupun media online.

"Dalam hal ini Unirow dapat ikut serta dan berkontribusi dalam hal mengisi pembangunan di masyarakat, sehingga dapat bersaing di era global," pungkas Dian. [rom]

*Penulis merupakan mahasiswi aktif di Prodi Ilmu Komunikasi FSIP Unirow. Selain itu aktif menulis di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Waskita Unirow Tuban.

Tag : sg, reklamasi, unirow

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 04 March 2019 08:00

    Pondok Literasi

    Pondok Literasi Saat ini lagi gencar-gencarnya gerakan litersai. Di mana-mana ada komunitas baca, tadarus puisi dan dan bedah buku, yang arahnya untuk menumbuhkan cinta membaca. Baru sebagian kecil kegiatan di Kabupaten...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more