15:00 . Bupati: Tugas Guru PAI Kenalkan Konsep Islam Rahmatan Lil 'Alamin   |   14:00 . Di Hari Keluarga, Sekda Tuban Ajak 3 Jam Abaikan Medsos   |   13:00 . Generasi Tuban Harus Dikenalkan Islam Ramah   |   12:00 . Musim Kemarau, Ribuan Warga Tumpengan di Sumber Mata Air Bektiharjo   |   09:00 . Polisi Ringkus Empat Pelaku Pengeroyokan di Warung Tuak Palang   |   08:00 . Hari Koperasi, Sekda: Manfaatkan Teknologi Digital   |   07:00 . Bosan Camilan dan Permen, Bingkisan Ulang Tahun Anak Ini Lebih OK   |   06:00 . Jemaah Haji Tuban Akan Dapat Menu 'Pedas Asin' di Tanah Suci   |   22:00 . Dialog Kemenag: Semua Agama Mengajarkan Kedamaian   |   21:00 . Masalah Rumah Pasutri Mentoro Diblokade Warga Sudah Beres   |   20:00 . Wabup dan Kapolres Resmikan Masjid Berusia 2 Abad   |   19:00 . Polres Tuban Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar   |   18:00 . Disdukcapil Sosialisasi Kebijakan kepada OPSi Kecamatan Soko   |   17:00 . FMM Serahkan Angkutan Limbah B3 ke Puskesmas Jenu   |   15:00 . Ini Penjelasan Kadisparbudpora Soal Batalnya Pentas Rampak Bedug   |  
Wed, 17 July 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saturday, 17 February 2018 11:00

Ratusan Orang Dari Lintas Profesi Mengajar di SD Terpencil di Tuban

Ratusan Orang Dari Lintas Profesi Mengajar di SD Terpencil di Tuban

Pengirim: Humas Kelas Inspirasi


blokTuban.com - Tak banyak orang yang benar-benar ingin meluangkan waktunya untuk menjadi pengajar di daerah terpencil di Tuban. Kadang pendidik sendiri akan memilih untuk mengajar di perkotaan atau yang dekat dengan rumahnya.

Ini justru sebaliknya. Relawan mengajar dari berbagai lintas profesi justru rela untuk cuti dan mengajar di SD terpencil di Tuban. Persisnya di tujuh SD yang tersebar di Kecamatan Singgahan. Mereka yang tergabung dalam dalam kelas inspirasi itu rela untuk mengajar di pelosok pada Sabtu 17 Februari 2018.

Berbagai profesi yang terlibat dalam kegiatan kelas inspirasi ini diantaranya dari programer, petugas kesehatan, dosen, direktur Bank BPR, engineer telekomunikasi exxon, PT Kereta Api Indonesia.

Humas Kelas Inspirasi Tuban, Ulfa mengatakan kegiatan kelas inspirasi ini sudah dipersiapkan sejak 2017. Proses untuk menggelar ini dengan melakukan rekruitmen relawan panitia hingga rekruitnen relawan pengajar.

Relawan panitia direkrut untuk menangani teknis kegiatan. Mulai survei tempat hingga melakukan kegiatan persiapan. Sedangkan relawan pengajar adalah mereka yang sudah minimal menekuni profesinya yang siap untuk cuti pada hari inspirasi.

Teknisnya kegiatan ini adalah para relawan yang terdiri dari berbagai profesi dan datang dari berbagai kota di Indonesia ini mengajar dan berbagai inspirasi di sekolah yang sudah disiapkan oleh pantia.

Sekolah yang dipilih adalah yang cukup tertinggal di kecamatan tersebut. Dengan bekal profesi yang digeluti masing-masing, relawan pengajar akan berbagi cerita dan menjado guru sehari di sekolah itu.

"Mereka bercerita tentang profesinya dan memberikan inspirasi pada anak-anak SD," kata perempuan yang juga Dosen Unirow Tuban itu.

Dia menjelaskan, adanya kelas inspirasi ini untuk memberikan dorongan pada mereka yang ada di daerah terpencil untuk bisa membangun masa depan. Sebab, usia saat SD ini perlu ada tambahan motivasi dari orang-orang yang sudah ekspert di dunia kerjanya.

"Officer corporate marketing, motion graphic designer, game programmer, pengatur perjalanan kereta api, android engineer, branch controller, psikolog, arsitek, perawat contoh profesinya," kata dia.

Anak-anak SD yang mendapat cerita dari relawan pengajar pun akhirnya ikut terdorong tentang masa depannya. Tak jarang para relawan pengajar yang matanya berkaca-kaca karena terharu melihat semangat anak-anak didik.

Bahkan, mereka ingin meluangkan waktunya lebih lama lagi agar bisa bermanfaat untuk negeri ini. Para relawan tidak dibayar. Justru mereka harus mengeluarkan uang sendiri. Begitu juga para pantia yang terdiri dari anak-anak muda.

Ulfa berharap, kelak kegiatan kelas inspirasi bisa terselenggara lagi dan bisa bermanfaat untuk bumi wali. Anak-anak muda di Tuban berharap bisa terus mendarmabaktikan diri untuk daerahnya.


Ulfa menambahkan, selain memberikan inspirasi pada anak-anak SD. Panitia juga ngiras-ngirus mengenalkan potensi wisata di Tuban khususnya di daerah selatan. Sebab, para relawan mengajar datang dari berbagai kota di Indonesia.(*)

 

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 21 April 2019 08:00

    Warisan Sejarah di Bumi Wali

    Warisan Sejarah di Bumi Wali Di Tuban banyak sekali wahana wisata yang memang sudah menjadi tujuan para wisatwan domestik maupun non domestik. Namun, sebenarnya bagaimana sih sejarah wisata yang ada di ujung barat Provinsi Jawa...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more