17:00 . Agen E-Warung: Beras BPNT Harus Sesuai Pedum, Kalau Tidak Akan Ditolak   |   15:00 . Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Semanding Ditutup   |   13:00 . Warga Minta Kasun Yang Digrebek Saat Selingkuh Diberhentikan   |   12:00 . SIG Pasok 11.500 Meter Kubik Beton untuk Masjid Istiqlal   |   11:00 . Data KPM BPNT Tuban yang Dihapus Sistem Diajukan Ulang ke Kemensos   |   10:00 . Dukung Penunjukan Calon Kapolri, FKUB Tuban: Ini Wujud Kebhinekaan di Indonesia   |   09:00 . Diduga Peras Kades Oknum LSM Disikat Polisi   |   08:00 . Nenek di Tuban Tak Dapat Cairkan BPNT Karena Diputus Kemensos   |   07:00 . Jangan Terlewat, Ini 7 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi saat Hamil   |   17:00 . Pemkab Tuban Minta Supermarket dan Restoran Tutup Jam 9 Malam   |   16:00 . Pemkab Tuban Bentuk Tim Pemakaman Covid-19 Tingkat Kecamatan   |   15:00 . Banjir Sepekan di Plumpang, Ratusan Hektare Padi dan Jalan Terendam   |   14:00 . Pagawai Positif Covid-19, Samsat Payment Poin Kerek Lockdown   |   13:00 . Jika Perahu Seberangan Sepi, Pemilik Berinisiatif Buat Tempat Ngopi   |   11:00 . Vaksinasi di Tuban Mundur, Dijadwal Ulang Februari 2021   |  
Sat, 16 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

BEM Stitma Gelar Aksi Solidaritas Meninggalnya Guru Budi

bloktuban.com | Monday, 05 February 2018 12:00

BEM Stitma Gelar Aksi Solidaritas Meninggalnya Guru Budi

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Badan Executif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makhdum Ibrahim (STITMA) Kabupaten Tuban, menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya salah satu guru SMAN Torjun Sampang, Ahmad Budi Cahyono, Senin (5/2/2018).

Guru Budi begitu sapaanya, meninggal dunia Kamis (1/2/2018) malam, diduga meninggalnya guru yang mengajar pelajaran seni lukis di kelas IX SMA Negeri 1 Torjun tersebut lantaran dianiaya oleh muridnya sendiri berinisial MH.

Dalam aksinya, di bundaran patung Letda Sutcipto depan Kantor DPRD Kabupaten Tuban, belasan mahasiswa mengawali orasinya dengan seruan moral, serta menginginkan agar peristiwa tersebut tidak terjadi di Tuban.

"Jangan sampai tragedi meninggalnya Guru Budi di Sampang tidak terulang lagi, khususnya di Kabupaten Tuban," kata Ketua BEM Stitma, Khoirul Marom.

Lebih lanjut, Khoirul Marom mengatakan para mahasiswa Tuban ikut berduka atas tragedi meninggalnya seorang guru di Sampang. Karena kematian itu diawali dengan kekerasan di dunia pendidikan.

"Peristiwa itu membuat mahasiswa Tuban prihatin akan tinta hitam dalam pendidikan di Indonesia dan semoga menjadi pelajaran berharga dan bahan evaluasi di dunia pendidikan,” pungkasnya.

Usai melakukan orasi, para mahasiswa langsung membubarkan diri dengan tertib. [hud/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Guru, budi, meninggal



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more