20:00 . AMSI Rumuskan Strategi Mendorong Ekosistem Digital yang Adil bagi Media Siber   |   19:00 . Tuban Banjir, Hingga Minggu Malam Hujan Belum Reda   |   15:00 . Marak ODGJ Awal Tahun 2021, Ini Kata Kasatpol PP Tuban   |   14:00 . Operasi Yustisi, 4 Orang Tak Pakai Masker Diminta Push Up   |   12:00 . Pemkab Tuban Inginkan Jalan Pantura Dibeton   |   10:00 . Pecinta Sepeda Tua Asal Rengel Ditemukan Meninggal di Plumpang   |   07:00 . Tips Tampil Elegan Tanpa Habiskan Banyak Uang   |   16:00 . Dandim Tuban Tanam Pohon di Kawasan Air Terjun Nglirip   |   15:00 . Meski Dihimpit Pandemi, Capaian BAZNAS Tuban Lampaui Target   |   14:00 . Anggota DPRD di Tuban Mengecat Lubang Jalan yang Bahayakan Pengendara   |   13:00 . Unirow Tuban Peringkat 154 dari 2.136 Perguruan Tinggi se-Indonesia   |   12:00 . Hindari Tumpahan Kalsium di Jalur Pantura, Pengendara Motor Jatuh   |   10:00 . Inilah Kriteria Orang Tak Bisa Disuntik Vaksin Covid-19 Sinovac   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Gaya Belajar Anak!   |   17:00 . KPU Tuban Tetapkan Lindra-Riyadi Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih   |  
Sun, 24 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Untuk Anak Tuban, KPR Buka Kelas Membatik Gratis

bloktuban.com | Sunday, 04 February 2018 18:00

Untuk Anak Tuban, KPR Buka Kelas Membatik Gratis

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR) membuka kelas batik untuk anak-anak di Kabupaten Tuban. Kelas batik dibuka mulai hari ini, Minggu (4/2/2018) dan diberikan secara gratis.

Kelas batik akan diadakan selama 3 bulan ke depan setiap hari Minggu, dengan durasi waktu belajar selama dua jam setiap pertemuan. Peserta awal sebanyak 20 anak dari SD, SMP, dan SMA di Tuban.

"Semoga ini bisa bermanfaat bagi tumbuh kembang anak secara optimal. Juga bisa meminimalisir permasalahan-permasalahan yang terjadi pada anak," kata Direktur KPR, Nunuk Fauziyah kepada blokTuban.com, Minggu (4/2/2018).

Program ini bermula karena keperihatinan KPR terhadap terlalu banyaknya kasus permasalahan anak, baik sebagai korban atau pun pelaku. Data yang ada di KPR, ada 85 kasus yang melibatkan anak di tahun 2017 kemarin. Kasus terjadi tidak lepas karena permasalahan sosial, pengasuhan dalam rumah tangga, dan proses pendidikan di sekolah.

KPR menjabarkan hasil diskusi yang digelar bersama Forum Anak Ronggolawe Tuban. Cukup banyak anak yang merasa kelelahan mengejar pelajaran. Contohnya: anak pulang dari sekolah jam 14.30, kemudian langsung berangkat ke tempat les, baik les umum atau privat sampai jam 17.00 dan baru pulang ke rumah. Rutinitas seperti ini disebut sebagai salah satu penyebab anak tidak memiliki ruang bermain, berkreasi dan tumbuh kembang yang optimal.

"Padahal dalam  Konvensi Hak Anak (KHA) melalui Keputusan Presiden Nomor 36 tahun 1996 dan disahkannya Undang-Undang No 34 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak pada pasal 4 [setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi," kata Nunuk.

Tidak mempunyai waktu dan ruang untuk bermain dan berkreasi yang ramah anak, bisa membuat  stres dan psikis mereka mudah rapuh. Itu menyebkan mereka mudah dipengaruhi oleh hal-hal jahat yang ada di luar lingkungan mereka.

Biasanya, anak akan lari ke gawai/gadget sebagai pilihan terakhir bermain. Padahal ancaman negatif dari ponsel cukup beragam, seperti film porno dan konten-konten yang tidak ramah anak. Selain itu gadget bisa mengakibatkan  rasa solidaritas dan kepekaan untuk membangun hubungan yang humanis sangat rendah, introvert dan anak-anak kehilangan pengetahuan di luar mata pelajaran di sekolah.

Program ini bertema "Menumbuhkan Kreatifitas Dengan Belajar Batik dan Pencegahan Dini Kekerasan Pada Anak”. Diharapkan bisa memberikan manfaat untuk tumbuh kembang anak secara optimal dan bisa mengasah kreatifitas anak sehingga bisa menjadi pribadi yabg cerdas, percaya diri, mandiri dan bebas dari kekerasan. [pur/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kelas, batik, kpr



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more