13:00 . Kapolres Tuban Ancam Mutasi hingga Pidanakan Oknum Polisi yang Terbukti Calo SIM   |   12:00 . Diduga Ada Calo SIM di Tuban, PMII Datangi Markas Polisi   |   11:00 . Pertamina Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   08:00 . Tuban Juara Kompetisi Robotik Madrasah 2019 se-Indonesia   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   19:00 . Pertamina Pastikan Layanan Solar di Jawa Timur Tersedia   |   18:00 . Pajak Bertongklek dan Festival Mural Ramaikan Hari Oeang   |   17:00 . Pengisian BBM Jenis Solar di SPBU Tuban Lancar   |   16:00 . Terjatuh di Kedalaman 40 Meter, Pekerja Tambang Batu Kumbung Meninggal Dunia   |   14:00 . Tuban Bersepeda Ramaikan HJT ke-726   |   13:00 . Seorang PNS di Tuban Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar   |   12:00 . Gerindra Tak Ingin Masyarakat Tuban Beli Kucing Dalam Karung   |   11:00 . Tuban Unjuk Karya 2019, Upaya Rekatkan Pemuda Kreatif Tuban   |   09:00 . 40 Ton Olahan Laut Tuban Diekspor ke Jepang   |   08:00 . Akhir Tahun, PRKP Siapkan Rp850 Juta untuk Taman Edukasi Baru   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 01 February 2018 06:00

Ponpes Al-Hasaniyyah Kaji Astronomi Sebelum Salat Gerhana

Ponpes Al-Hasaniyyah Kaji Astronomi Sebelum Salat Gerhana

Pengirim: Jurnalis Ma'had Aly-Alhasaniyyah

blokTuban.com - Salat Gerhana Bulan yang dilaksanakan Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttauhid Al-Hasaniyyah, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban pada Rabu (31/1/2018) malam dikemas berbeda.

Tidak hanya pelaksanaan salat, melainkan dikaji pula fenomena gerhana bulan dari sudut pandang astronomis oleh Tim Lajnah Falakiyah Ma'had Aly (LFMA) Al-Hasaniyyah.

Sebagaimana diketahui, perhitungan yang dilakukan LFMA Al-Hasaniyyah menunjukkan bahwa gerhana bulan terjadi pada tanggal 31 Januari. Pada gerhana bulan tahun ini kontak gerhana pertama kali terjadi pukul 18.48 WIB dan gerhana berlangsung selama 3 jam 22 menit. Sementara bulan tertutup secara total berlangsung selama 1 jam 16 menit, dimulai pukul 19.51 sampai pukul 21.07 WIB.

"Kalau dahulu orang tua bilang gerhana terjadi karena dimakan betoro kolo, makhluk dalam mitologi Jawa, kini secara astronomis kita bisa mengetahui mengapa gerhana bulan bisa terjadi. Termasuk durasi dan kapan pertama kali terjadi kontak gerhana bulan," lanjut Ustadz Izun dari Tim LFMA Al-Hasaniyyah.

Dalam kesempatan ini yang bertugas menjadi imam salat gerhana yakni Kiai Muhammad Hilmi,  sementara khatib yakni Kiai Chullah Maimoen.

Kiai Chullah, dalam paparan khutbahnya berpesan, gerhana bulan tidak boleh dikaitkan dengan kematian atau kelahiran seseorang. Gerhana bulan adalah salah satu tanda kekuasaan Allah. Momentum ini harus digunakan sebagai media pengingat, salah satunya pengingat akan terjadinya ketetapan Allah, ketetapan tentang hari kiamat.

"Untuk itu marilah kita tingkatkan ketaqwaan, senantiasa ingat Allah dan memperbanyak istighfar," sambungnya.

Selain kajian astronomis, setelah pelaksanaan salat gerhana, digelar gema dzikir dan salawat. Saat dikonfirmasi, ketua panitia Ach. Syafii mengatakan, gema dzikir dan salawat menjadi salah satu alat untuk selalu bersyukur dan ingat Allah.

"Menyambung dari apa yang disampaikan Kiai Chullah dalam khutbahnya, gema dzikir dan salawat harus kita lihat sebagai cara yang efektif untuk senantiasa ingat Allah," tutupnya. [rom]

Tag : gerhana bulan, ponpes al hasaniyah

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 15 July 2019 16:00

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers

    blokTuban.com Resmi Terverifikasi Dewan Pers Media blokTuban.com mulai Senin (15/7/2019) resmi terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Hal ini membuktikan bahwa portal media online ini, produk beritanya terpercaya dan mencerdaskan publik....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 09 February 2019 13:00

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp

    Waspada Modus Penipuan Rekrutmen Holcim di WhatsApp Sehubungan dengan maraknya kembali modus penipuan rekrutmen Holcim yang beredar lewat akun media sosial WhatsApp, masyarakat di Kabupaten Tuban, Jawa Timur dan sekitarnya diminta waspada. Semua pihak harus lebih hati-hati,...

    read more