20:00 . Tukang Becak Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tingkatan Ekonomi Nelayan, Pertamina EP Latih Kelompok Usaha Perempuan   |   18:00 . Bangkitkan Semangat Teater, Komunitas Teater Tuban Gelar Pementasan   |   17:00 . Silaturahim ke Mapolda, AMSI Jatim Bersinergi Lawan Hoax Terlebih saat Pandemi Covid-19   |   16:00 . Pemkab Tuban Raih Opini WTP dari BPK   |   15:00 . Pemkab Pertahankan LPPD Kemendagri   |   11:00 . Nasi Pindang Bungkus Daun Jati Khas Pesisir   |   10:00 . Razia Warung, Petugas Gabungan Amankan Puluhan Botol Arak dan Anggur Kolesom   |   09:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   08:00 . Margaluyu 151 Merapat ke Setia Negara   |   07:00 . 9 Cara Terbaik untuk Kontrol Kemarahan   |   20:00 . Begini Proses Evakuasi Jenazah Tukang Becak Yang Meninggal Mendadak   |   19:00 . Tukang Becak Asal Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia Mendadak   |   18:00 . Kebakaran, Diduga Tempat Pemasakan Solar Tradisional   |   17:00 . Pantai Panduri Tasikharjo Dibuka, Pertamina Harapkan Masyarakat Berdaya   |  
Tue, 20 October 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Wednesday, 20 December 2017 13:00

Gruduk Dinas Perikanan, Nelayan Protes Pembagian Jaring

Gruduk Dinas Perikanan, Nelayan Protes Pembagian Jaring

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Sekitar 30-an nelayan Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, menggeruduk Dinas Perikanan dan Peternakan setempat, Rabu (20/12/2017) pagi.

Aksi mendatangi kantor dinas tersebut dilakukan nelayan sebagai bentuk protes atas pembagian alat tangkap cantrang yang dinilai asal-asalan. Pasalnya, nelayan yang mendapat bantuan alat tangkap pengganti justru bukan nelayan cantrang.

Ketua Rukun Nelayan Desa Karangagung, Jatmiko mengatakan, kedatangan nelayan di dinas ini adalah sebagai bentuk protes atas pembagian bantuan pengganti alat tangkap cantrang yang tidak sesuai data di lapangan.

Data yang dimiliki Rukun Nelayan menyebutkan, setidaknya ada sekitar 98 nelayan cantrang yang seharusnya mendapatkan bantuan pengganti alat tangkap. Tapi justru dari data dinas yang mendapat hanya 15 nelayan, sisanya didapat nelayan bukan cantrang.

"Kami protes atas pembagian pengganti alat tangkap cantrang. Nelayan cantrang tidak kebagian, nelayan bukan cantrang malah dapat," ujar Jatmiko kepada blokTuban.com.

Hal itu juga ditegaskan anggota Rukun Nelayan lainnya, Aji Agus Wiyoto. Dia menyebut ada 83 nelayan cantrang yang seharusnya mendapatkan bantuan alat tangkap pengganti justru tidak dapat.

Inilah yang menjadi pertanyaan bagaimana proses pendataan yang dilakukan dinas, mengapa data pembagian bantuan pengganti alat tangkap tidak tepat sasaran.

"Kita meminta kejelasan dari dinas, 15 nelayan cantrang yang mendapat bantuan juga tidak mau menerima karena merasa teman senasibnya tidak dapat," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, Amenan menjelaskan, bahwa pendataan pengganti alat tangkap cantrang dilakukan pada tahun 2016.

Setelah dilakukan pertemuan, nelayan mengakui jika dulu tidak begitu menanggapi aturan terkait bantuan pengganti alat tangkap.

"Mereka mengakui itu, dan sekarang responnya nelayan positif terkait bantuan pengganti cantrang tersebut. Semoga di tahun depan bantuannya bisa bertambah," tutup mantan Kabag Kesra Pemkab Tuban tersebut.

Diketahui, Menteri Kelautan dan Perikanan telah mengeluarkan Permen Nomor 2/PERMEN-KP/2015 tentang pelarangan alat tangkap jenis Cantrang. Atas Permen tersebut pemerintah berkonsekuensi untuk mengganti alat tangkap cantrang. [nok/rom]

nelayan-2

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : nelayan, cantrang, tuban, nelayan tuban, pembagian jaring



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more