12:00 . BST Tahap Enam, 30.820 KPM Dapat Rp300 Ribu   |   10:00 . Tertimpa Reruntuhan Besi Tower, Rumah Warga Panyuran Rusak   |   09:00 . Hipmi Dorong Pemerintah Beri Peluang Besar Pengusaha Lokal   |   08:00 . Gerindra Siap Kerahkan Kader Rebut Kemenangan Setia Negara   |   07:00 . Migrain, Apa Sih Ciri-Ciri dan Penyebabnya?   |   15:00 . Kembali Nahkodai BPC Hipmi Tuban, Prasetiya Bagus Komitmen Bimbing UMKM   |   14:00 . Blak-Blakan, Gabungnya De Anwar, dan Strategi Pemenangan Ana-Anwar   |   13:00 . BPC Hipmi Tuban Gelar Muscab ke II   |   11:00 . Pemuda Sidomulyo Mulai Prihatin Masalah Sampah   |   10:00 . Corona di Palang Tembus 52 Kasus, Semakin Banyak Warga Pakai Masker   |   07:00 . Mi Instan dan Nasi Putih, Mana yang Lebih Tinggi Kalorinya?   |   22:00 . BPPSDMP Kementerian Pertanian Kunker di BPP Rengel   |   21:00 . Jelang Penetapan Nomor Paslon, KPU Sosialisasikan Protokol Kesehatan   |   20:00 . Pasien Positif Covid-19, Terbanyak di Kecamatan Tuban   |   19:00 . Pegawai Bank Jadi Korban Begal Payudara Berulang Kali   |  
Sun, 20 September 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 22 August 2017 07:00

Berlari Tak Harus Cepat, Ini Manfaat Slow Run

Berlari Tak Harus Cepat, Ini Manfaat Slow Run

Reporter: -

blokTuban.com - Banyak orang yang berpikir bahwa berlari harus dalam tempo cepat, setidaknya tidak lambat, untuk mendapatkan manfaat sehat. Padahal cepat atau lambat, berlari sama-sama memberikan manfaat sehat, baik fisik maupun mental, kata Alissa Rumsey MS, RD, CDN, NSCA-CSCS.

“Banyak klien saya merasa kalau diri mereka tidak layak untuk bergabung dalam kompetisi berlari karena sangat lambat. Padahal sebenarnya, berlari lambat atau cepat, Anda masih akan menuai banyak manfaat. Bahkan, sebuah laporan baru-baru ini menemukan bahwa pelari di Amerika telah mencatat waktu balapan yang jauh lebih lambat dalam 20 tahun terakhir. Itu berarti Anda tak sendiri,” kata Rumsey.

Jadi sebelum Anda membuang sepatu lari Anda, simaklah alasan mengapa berlari lambat sebenarnya tetap menjadi aktivitas yang baik.

Risiko cedera berkurang

Salah satu alasan utama seseorang berhenti berlari ialah cedera. Dan salah satu penyebab utama cedera ialah berlari terlalu cepat maupun terlalu keras. Padahal, salah satu risiko berlari dengan kecepatan tinggi ialah timbulnya tekanan dan ketegangan yang luar biasa pada tubuh Anda.

Setelah berlari cepat, baik otot, tendon, ligamen dan tulang Anda berisiko mengalami beberapa jenis trauma. Dalam jangka panjang, trauma berkelanjutan yang tak ditangani dengan tepat ini bisa menyebabkan cedera.

Adaptasi yang bagus untuk pelari pemula

Jika Anda termasuk pendatang baru dalam olahraga lari, berlari lambat adalah cara yang bagus untuk mengenalkan tubuh Anda pada gerakan berlari. Ini akan membantu tendon, ligamen, sendi, tulang dan otot Anda membangun kekuatan dan terbiasa dengan stres saat berlari. Berlari lambat juga merupakan cara yang bagus untuk mengimbangi gerakan aktif setelah olahraga berat.

Manfaat mental dan emosional yang besar

Tidak peduli seberapa cepat atau lambat, manfaat mental dari olahraga lari jelas ada. Rutin berlari telah terbukti menurunkan stres, meningkatkan nilai diri, dan bahkan membuat pikiran Anda tetap tajam, diikuti dengan penelitian yang menunjukkan bahwa berlari dapat melindungi otak Anda dalam melawan penyakit Alzheimer.

Entah karena kepuasan saat mencapai garis finish atau endorfin yang muncul setelah berlari, berlari adalah cara yang nyata untuk menjaga mood baik Anda.

Kesehatan kardiovaskuler lebih baik

Berlari sangat baik untuk jantung, paru-paru, arteri, dan penelitian menegaskan bahwa manfaat ini terjadi tidak tergantung berapa kecepatan berlari Anda.

Lambat dan cepat memiliki efek yang sama ketika tujuan berlari adalah untuk menurunkan tekanan darah, kolesterol dan risiko penyakit jantung. Kecuali bila tujuan berlari Anda adalah untuk menang, itu lain cerita.

Berlari lebih menyenangkan

Berlari lebih lambat biasanya didefinisikan sebagai berlari dengan kecepatan di mana Anda masih bisa terus melakukan percakapan. Anda bisa tetap ngobrol dengan teman sambil berlari dan ini sangat menyenangkan bagi beberapa orang.

Berlari tak selalu harus berkompetisi dengan pelari lain, tak harus selalu harus berkompetisi dengan waktu, melainkan berkompetisi dengan jarak seraya menikmati hal menyenangkan.

Sumber: http://lifestyle.kompas.com/read/2017/08/21/054500220/
berlari-tak-harus-cepat-ini-manfaat-slow-run

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : Lari, lambat,



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 14:00

    KONGRES KEDUA AMSI

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat

    AMSI: Brand yang Sehat Harus Tampil di Konten yang Sehat blokTuban.com - Jakarta - Kongres Kedua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) resmi dibuka hari ini, Sabtu (22/8/2020). Kongres yang digelar secara virtual, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19, akan berlangsung...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more