19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |   18:00 . Sederet Penerima Hibah Rp7,175 Miliar APBD Tuban tahun 2021   |   17:00 . Cerita Penyintas Covid-19: Rutin Donor Plasma Membuat Tubuh Semakin Sehat   |   16:00 . Pameran Virtual Bulan Maret Diikuti Pelukis dari Tapin Hingga Jambi   |   13:00 . Harga Cabai Melambung, Cabai Busuk Kering di Tuban Dijual Rp50 Ribu Perkilogra   |   12:00 . Setelah Nakes, Ulama jadi Prioritas Vaksinasi   |   07:00 . Selain Bau Mulut, Waspada 3 Masalah Kesehatan Ini Jika Malas Menyikat Gigi   |   19:00 . Kasat Sabhara Polres Tuban Cukur Anggota Berambut Panjang   |   16:00 . Resmikan Kantor MWC NU Kecamatan Soko, Ini Harapan Wabup Tuban   |   13:00 . Harga Gabah Turun, Diskoperindag Tuban Minta Petani Manfaatkan Resi Gudang   |   12:00 . Toleransi Keagamaan di Tuban jadi Miniatur Indonesia   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   17:00 . Satu Tahun Covid-19, Tuban Zona Orange, Lamongan dan Bojonegoro Zona Kuning   |   16:00 . Peluang Usaha, Kafe Bukit Teduh Sajikan Panorama Indah   |   15:00 . Kios Milik Warga Grabagan Ludes Dilalap Jago Merah   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saat Mudik PNS Dilarang Pakai Mobil Dinas

bloktuban.com | Monday, 19 June 2017 16:00

Saat Mudik PNS Dilarang Pakai Mobil Dinas

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Para pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tuban tampaknya harus berpikir dua kali jika ingin menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik saat Lebaran.

Pasalnya Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, mengingatkan agar saat mudik para pejabat jangan sampai menggunakan mobil dinas untuk dibawa pulang ke kampung halaman.

"PNS dilarang menggunakan mobil plat merah untuk keperluan mudik," kata Noor Nahar Hussein kepada blokTuban.com, Senin (19/6/2017)

Aturan pelarangan penggunaan mobil plat merah untuk mudik tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No.87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

"Aturannya sudah jelas, mobil dinas dilarang untuk kepentingan pribadi," tambah pria asal Rengel tersebut.

Noor Nahar berharap agar semua PNS mentaati aturan tersebut dan jangan melanggarnya. "Saya berharga semua pegawai Pemkab mentaati peraturan menteri itu," terangnya.

Pria yang juga selaku Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Tuban itu menyatakan, sesuai pokok dan fungsinya mobil dinas hanya digunakan untuk keperluan berkantor bukan untuk kebutuhan lain.

"Mobil dinas ya hanya untuk berkantor, kalau untuk digunakan mudik ya tidak boleh," pungkasnya.[nok/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pns, mobil, dinas



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more