19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Unik, Jelang Lebaran Warga Kerek Gadaikan Jarik

bloktuban.com | Monday, 12 June 2017 19:00

Unik, Jelang Lebaran Warga Kerek Gadaikan Jarik

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Meski Lebaran masih sekitar dua pekan lagi, namun suasana hari yang fitri itu mulai terasa. Warga sekitar Kecamatan Kerek mulai mendatangi Kantor Pegadaian setempat.

Uniknya, warga yang berduyun-duyun datang tidak membawa emas atau barang berharga lainnya, mereka membawa jarik untuk digadaikan.  
Hal itu biasa dilakukan masyarakat setempat menjelang Lebaran.

Seorang warga, Nasikah (63) mengatakan, gadai jarik ini menjadi hal yang rutin dilakukan oleh masyarakat sekitar menjelang Hari Raya Idul Fitri. Meski mendapat uang tak seberapa, namun dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan saat Lebaran.

"Biasa gadai jarik, setiap tahun selalu seperti ini," ujarnya kepada blokTuban sambil menyingkap jarik yang akan digadai.

Jarik yang digadai pun tidak sembarangan. Harganya terbilang cukup tinggi sesuai dengan merek dan jenis. Harga mulai dari Rp500.000 hingga Rp750.000.

"Belinya baru bisa sampai Rp500.000 hingga Rp750.000. Saat digadai bisa mendapat Rp250.000 sampai Rp350.000," ungkap perempuan dari Desa Wolutengah, Kerek itu.

Sementara itu, Yami (60) warga Desa Gaji, Kecamatan setempat juga menyatakan hal senada. Memang disaat menjelang Lebaran warga berdatangan ke Pegadaian untuk menggadaikan barang berharga, termasuk jarik.

"Saya menggadaikan jarik untuk kebutuhan hari raya," papar Yami.

Menurut dia, kebiasaan warga saat menjelang Lebaran memang menggadaikan barang untuk mencukupi kebutuhan sementara. Meskipun tidak semua warga melakukan hal itu.

"Banyak warga yang gadai jarik, termasuk saya. Tapi tidak semuanya menggadaikan barang, mungkin hanya orang-orang yang membutuhkan uang cepat," pungkasnya.[nok/col]

Tag : warga, jarik, gadai



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more