19:00 . Seni Karawitan Ramaikan Tradisi Manganan di Desa Klotok   |   18:00 . Tumpah Ruah, Guyub Rukun Warga Plumpang Wiwit Padi   |   15:00 . Saat Beroperasi, Kilang Tuban Butuh Listrik 678 Megawatt   |   14:00 . Desa Bejagung Kejar Target 62 Persen Capaian Vaksin   |   13:00 . Lomba Binter TNI-AD Tahun 2021, Kodim 0811 Tuban Melaju ke Nasional   |   12:00 . Terkendala Stok, Vaksinasi di Tuban Masih Kurang dari 30 Persen   |   09:00 . Berikutnya, Penyakit yang Rawan Menjangkiti Kucing   |   07:00 . Kena Diabetes, Waspadai Hiperglikemia   |   21:00 . PBNU Putuskan Muktamar Digelar 23-25 Desember 2021   |   15:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat Nongkrong   |   12:00 . SMGR Terpilih Sebagai Outstanding Company 2021 Sektor Materials Dari Asiamoney   |   10:00 . Kanwil Kemenag Jatiim Wanti-Wanti Jangan Sampai Muncul Klaster Madrasah   |   09:00 . Tawarkan Pemandangan Kota Tuban, Kafe Ini Bisa Jadi Pilihan Tempat untuk Nongkrong   |   07:00 . Tergantung Keluhan yang Dialami Pasien, Pengobatan Nyeri Dibedakan Menjadi 3 Level   |   18:00 . 15 Tahun Jualan Pentol Goreng, Pria Klotok Pertahankan Kualitas Rasa   |  
Mon, 27 September 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Diduga Terlantarkan Pasien Kritis, Danramil Tuban Labrak RS Medika Mulya

bloktuban.com | Wednesday, 07 June 2017 21:00

Diduga Terlantarkan Pasien Kritis, Danramil Tuban Labrak RS Medika Mulya

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Komandan Koramil (Danramil) Tuban, Kapten Lasminto, melabrak petugas Rumah Sakit Medika Mulya, Rabu (7/6/2017) malam ini.

Itu dilakukan, setelah mendengar salah satu purnawirawan TNI yang bernama Purnomo, warga Perum Widengan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, meninggal di rumah sakit setelah kritis, dan belum sempat mendapat penanganan dari dokter jaga.

"Pasien itu kritis jam 15:50 sore, sampai barusan meninggal (sekitar pukul 20:50) tidak sampai ditangani dokter jaga. Ini nyawa orang, kenapa setelah kritis begitu lama tidak kunjung ditangani dokter jaga?," kata Lasminto menjelaskan alasan dia marah.

Ada sekitar 4 jam pasien kritis, tapi selama kurun waktu itu tidak ditangani dokter jaga.

Dia menuding, baik petugas atau dokter di rumah sakit teledor. Andaikan ketika kritis pasien itu langsung ditangani dokter, maka kemungkinan nyawa pasien bisa terselamatkan.

"Ini bukan karena pasien adalah anggota saja, tapi kalau dibiarkan terus menerus maka masyarakat juga akan mengalami hal yang sama," tandasnya.

Diketahui, pasien masuk ke RS Media Mulya sejak hari kemarin. Setelah dirawat, kondisinya mengalami kritis pada kisaran pukul 15:50 sore. Hingga saat ini pihak RS Medika Mulya belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. [pur/col]

Tag : danramil, petugas, rumah sakit



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more