12:00 . Bupati Resmikan Pasar Rakyat di Kenduruan   |   11:00 . 1.500 Kader NU Apel Siaga Pilkada Damai   |   09:00 . Kebakaran Kios Kopi di Semanding Berawal dari Sebotol Bensin   |   07:00 . 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ   |   19:00 . Musim Penghujan, Harga Cabai Meroket   |   16:00 . Kesetrum, Warga Guwoterus Jatuh dari Pohon   |   15:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   14:00 . DIPA Tuban 2021 Sebesar Rp303 Miliar, TKDD Rp1,6 Triliun   |   13:00 . Kapolres Sebut Pria Meningalnya Tanpa Busana di Hotel Tuban Punya Riwayat Sakit Jantung   |   12:00 . Lapas Tuban Dikunjungi TPN Kemenpan RB   |   11:00 . Apel Pengamanan Pilkada, Polres dan Kodim Tuban Kerahkan Hampir 1000 Personel   |   08:00 . Mengintip Kerajinan Pelapah Pisang   |   07:00 . Membangun "Chemistry" Kuat dengan Percakapan Sederhana   |   19:00 . Begini Harapan Kades, Setelah Ganjar Pranowo Datangi Makam Sunan Bejagung   |   18:00 . Tingkatkan Pelayanan di Mapolres, Kapolres Operasionalkan Golf Car   |  
Wed, 02 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 02 August 2016 11:00

Jagung Tidak Bertongkol, Petani Berikan Pada Ternak

Jagung Tidak Bertongkol, Petani Berikan Pada Ternak

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Akibat musim kemarau basah, sebagian tanaman jagung milik petani di Desa Sumbararum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban tumbuh kerdil dan tidak bertongkol.

Hal itu menyebabkan para petani di desa tersebut lebih memilih tanaman jagung yang telah berumur kurang lebih dua bulan yang tidak
bertongkol itu dibuat sebagai pakan ternak. Seperti halnya yang dilakukan salah satu petani di desa tersebut, Amir.

Hampir semua tanaman jagung yang menghabiskan lima kilogram bibit itu, tidak ada yang memiliki tongkol, selain itu jagung-jagung itu juga
tumbuh jauh lebih pendek dibandingkan dengan jagung normal,"Karena tidak bertongkol, sehingga saya potong bersamaan dengan rumput untuk saya berikan ternak," ungkap Amir kepada blokTuban.com.

Pria 53 tahun itu menjelaskan, awal mula jagung yang ditanam tidak bertongkol, pada saat tanaman jagung berumur satu minggu tumbuh dengan baik. Namun setelah berumur satu minggu itu, tanaman jagung yang berada di persawahan tergenang air terus sehingga tumbuh tidak maksimal dan tidak sedikit yang mati.

"Selama berbulan-bulan tanaman jagung dipersawahan ini digenangi air terus," jelasnya.

Untuk biaya penanaman sendiri petani di Desa Sumberarum itu sudah mengeluarkan kurang lebih satu juta, mulai dari pembelian bibit,
tenaga untuk tanam dan kebutuhan lainnya. [hud/ito]

 

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : jagung, tongkol, sumberarum, kerek



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more