07:00 . Penting, Pemberian ASI Sejak Awal Kelahiran Tingkatkan Kekebalan Anak   |   12:00 . Kecelakaan di Pakah-Soko, Pemotor Meninggal, Mobil Pengisi ATM Terbalik   |   11:00 . Jalan Pantura Ditanami Pisang   |   08:00 . Pekerja Industri Mulai Donorkan Plasma Konvalesen di PMI   |   07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |   15:00 . Tiga Bulan Pertama 2021, BMKG Ingatkan Ada Multi Resiko Bencana   |   11:00 . Kepergok Tak Pakai Masker, Pelanggar Dihukum Push Up   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   17:00 . Agen E-Warung: Beras BPNT Harus Sesuai Pedum, Kalau Tidak Akan Ditolak   |   15:00 . Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Semanding Ditutup   |   13:00 . Warga Minta Kasun Yang Digrebek Saat Selingkuh Diberhentikan   |   12:00 . SIG Pasok 11.500 Meter Kubik Beton untuk Masjid Istiqlal   |   11:00 . Data KPM BPNT Tuban yang Dihapus Sistem Diajukan Ulang ke Kemensos   |  
Mon, 18 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Warga Kesamben Produksi 100 Ton Gamping Perhari

bloktuban.com | Sunday, 13 March 2016 17:00

Warga Kesamben Produksi 100 Ton Gamping Perhari

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Warga Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang yang bekerja di pabrik batu atau pabrik pembakaran batu kumbung setiap harinya mampu memproduksi gamping lebih dari 100 ton.

Berada di kawasan Seribu Jubung, sebutan lain Kecamatan Plumpang, diperkirakan lebih dari 30 pabrik batu atau produksi gamping beroperasi di Kesamben. Pabrik-pabrik tersebut masuk skala kecil dengan terdapat dua hingga empat jubung atau tabung pembakaran batu di setiap pabrik.

Dari sekian jumlah pabrik batu yang terdapat di Desa Kesamben, 30 persen baru mengantongi izin. Selebihnya hingga kini beroperasi tanpa surat izin. Semua pabrik batu didominasi milik pribadi.

"Setiap harinya Desa Kesamben mendatangkan bahan kumbung dari Kecamatan Rengel. Tiap satu rit (angkut) truk dibeli seharga Rp700.000," kata Kepala Desa setempat, M Taqim yang juga memiliki pabrik batu gamping.

Sementara itu, untuk bahan bakar, warga setempat menggunakan serbuk gergaji. Harga beli setiap 1 kilogram serbuk gergaji setara dengan harga jual batu gamping.

"Setiap satu kilo gamping dijual Rp450. Mungkin kalau orang lain beranggapan pengusaha batu mendapat untung melimpah. Tapi uang segitu kalau dibuat muter lagi ya sama. Bahkan dihitung-hitung untung tiap harinya mencapai Rp50.000," pungkas Taqim. [dwi/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : batu, gamping, kesamben



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more