07:00 . Usai Divaksin, Bisakah Penerima Tularkan Covid-19??   |   17:00 . 6 Jenis Pohon Ini Ditanam di Pantai Semilir   |   16:00 . Tak Segan Putus Kontrak Supplier Jika Pasok Beras BPNT Jelek   |   15:00 . Tiga Bulan Pertama 2021, BMKG Ingatkan Ada Multi Resiko Bencana   |   11:00 . Kepergok Tak Pakai Masker, Pelanggar Dihukum Push Up   |   07:00 . Punya Penyakit Penyerta, Apakah Harus Tetap Vaksinasi Covid-19?   |   17:00 . Agen E-Warung: Beras BPNT Harus Sesuai Pedum, Kalau Tidak Akan Ditolak   |   15:00 . Perangkat Desa Positif Covid-19, Kantor Desa Semanding Ditutup   |   13:00 . Warga Minta Kasun Yang Digrebek Saat Selingkuh Diberhentikan   |   12:00 . SIG Pasok 11.500 Meter Kubik Beton untuk Masjid Istiqlal   |   11:00 . Data KPM BPNT Tuban yang Dihapus Sistem Diajukan Ulang ke Kemensos   |   10:00 . Dukung Penunjukan Calon Kapolri, FKUB Tuban: Ini Wujud Kebhinekaan di Indonesia   |   09:00 . Diduga Peras Kades Oknum LSM Disikat Polisi   |   08:00 . Nenek di Tuban Tak Dapat Cairkan BPNT Karena Diputus Kemensos   |   07:00 . Jangan Terlewat, Ini 7 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi saat Hamil   |  
Sun, 17 January 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Salurkan Surat Hutang Negara Melalui Tabungan Rakyat

bloktuban.com | Sunday, 13 March 2016 00:00

Salurkan Surat Hutang Negara Melalui Tabungan Rakyat

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Memasuki tiga bulan masa jabatan, Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi Wahyu Setijono, mengungkapkan terobosan yang ia sebut sebagai tugas suci negara. Yakni memberlakukan tabungan pos yang berasal dari rakyat, untuk kemudian dipinjamkan ke negara sebagai surat hutang (obligasi).

Menurut analisa mantan pentinggi beberapa perusahaan global terkemuka, penyelenggaraan tabungan tersebut sudah mendapat izin dari otoritas Jasa Keuangan (OJK). Gilarsi mengaku, tabungan pos dulu sempat ada, namun tidak berjalan lama.

"OJK sudah memberikan lampu  hijau. Program ini merupakan tugas negara. Lantaran selama ini negara banyak pinjam ke uang asing," kata Gilarsi, kepada blokTuban.com.

Gilarsi menambahkan, sekitar 45% sertifikat utang negara lari ke asing. Pernah $1 dollar tertinggi hampir mencapai Rp15.000, kemudian turun Rp14.000 dan terus begitu naik turun.

"Jika demikian, kita dipermainkan oleh pihak asing. Kenapa tidak meminjam dari uang rakyat. Untuk pembangunan infrsatruktur seperti jalan raya, pelabuhan dan rel kereta api. [dwi/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pos tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more