19:00 . MPC Pemuda Pancasila Tuban Siap Kawal Pemungutan Suara   |   15:00 . Hujan Deras 9 Desa di 3 Kecamatan Banjir   |   12:00 . Ajak Warga Singgahan Disiplin Terapkan Pola Hidup Baru   |   09:00 . Operasi Sukowati Field Menuju Zero Emisi   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Tuesday, 26 January 2016 08:00

Jagal Mengeluh, Harga Daging tidak Terjangkau Konsumen

Jagal Mengeluh, Harga Daging tidak Terjangkau Konsumen

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Jagal sapi yang berada di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban mengeluh harga daging yang melonjak, akibatnya jagal merugi jutaan rupiah dalam dua bulan terakhir ini. Pasalnya, saat daging sapi mengalami kenaikan, otomatis sapi-sapi yang dibeli dari pasar seperti Jatirogo dan pasar Kerek tersebut ikut naik. Selain itu masyarakat juga sulit menjangkau harga daging yang melonjak.

Salah satu pemilik Jagal atau tempat pemotongan, Wahid (36) mengatakan, dua bulan ini pihaknya harus merugi hingga jutaan rupiah, hal itu disebabkan harga daging sapi dan harga sapi yang naik. Selain itu, apabila dari pihak jagal menaikkan harga, pasti para konsumen akan beralih ke daging ayam atau yang lain yang lebih murah.

"Kalau saya menaikan harga, pasti para pelanggan tidak mampu menjangkau," terangnya kepada blokTuban.com, Senin (25/1/2016).

Untuk sementara ini, kata Wahid, masih mematok harga daging sapi pada harga titik terendah Rp90 ribu, sampai harga titik tertinggi atau kualitas super Rp105 ribu per kilogramnya.

Lanjut Wahid, Saat ini permintaan daging sapi mengalami peningkatan, namun persediaan sapi yang siap untuk dipotong mengalami penurunan. Oleh karena itu Untuk mempertahankan para pelangganya, sementara ini menaikkan harga daging secara bertahap. "Sehingga para pelanggan masih tetap bertahan," harapnya. [hud/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : jagal sapi



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more