15:00 . Cerita Sambal Rumahan di Tuban bisa Masuk Supermarket   |   14:00 . Harga Telur Ayam Alami Penurunan   |   13:00 . Berkah Proyek Ring Road, Musisi Tuban Sulap Akar Jati Terbuang Bernilai Seni   |   12:00 . Bikin Legen Awet Dua Pekan, Risetnya Tiga Bulan   |   11:00 . Harga Cabai Terus Melonjak, Menjadi Rp125 Ribu per Kilogram   |   21:00 . Pandemi, Penghasilan Tukang Becak Anjlok   |   20:00 . Harga Bawang Mulai Berangsur Turun   |   19:00 . Positif Covid-19 Turun, Efektivitas PPKM Mikro Belum Disimpulkan   |   18:00 . Jadi Prioritas 2021, Ini Deretan Infrastruktur yang Digenjot Tuban   |   16:00 . Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini   |   15:00 . Diduga Keluyuran, Status Terdakwa KK Ganda Diusulkan jadi Tahanan Rutan   |   08:00 . Momen HPN 2021, BNI Tuban Beri Kejutan Kue Ulang Tahun Kepada Insan Pers   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |   18:00 . Sederet Penerima Hibah Rp7,175 Miliar APBD Tuban tahun 2021   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Dua Petugas Perhutani Disekap Pembalak Liar

Akibat Pembalakan, Perhutani Merugi 40 Juta Lebih

bloktuban.com | Friday, 22 January 2016 21:00

Akibat Pembalakan, Perhutani Merugi 40 Juta Lebih

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Perhutani Tuban, mengaku mengalami kerugian sampai Rp40,209 juta, akibat aksi pembalakan yang terjadi di Resort Pemangku Hutan (RPH) Wangun, Kamis (21/1/2016) kemarin.

Informasi yang diterima blokTuban.com, gerombolan pembalak, setelah menyekap dua petugas Perhutani, langsung melakukan penebangan pohon jati di Petak 19 RPH Wangun, BKPH Sundulan. Mereka menebang 9 pohon dengan ukuran keliling 110 centimeter sampai dengan 165 centimeter.

"Ada 9 pohon yang ditebang para pembalak liar," kata Humas Perhutani KPH Tuban, Sueb, kepada blokTuban.com, Jumat (22/1/2016).

Data lapangan yang didapat blokTuban.com, 9 pohon jati ini berusia sekitar 9 tahun. Dipotong dengan ukuran sekitar 2 meter menjadi 41 potongan. Masih ada sekitar 10 potong yang sekarang sudah diamankan petugas Perhutani.

Diketahui, pembalakan dilakukan segerombolan orang dengan korban Kepala RPH Wangun, Yudi Riyanto, warga Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, dan juga mandor hutan setempat, Rasdam Ali Rasmaji, warga Desa Telogoretno, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Korban ditodong dengan beberapa senjata tajam agar tidak melawan. Kemudian diikat pada pohon jati yang berada sekitar 100 meter dari pos jaga RPH setempat. Setelah menyekap korban, para pelaku membuka portal dengan cara digergaji dan masuk ke dalam hutan melakukan pembalakan. Pelaku diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang, menggunakan satu mobil L 300 dan satu truck pengangkut kayu. [pur/rom]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : pembalakan liar



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more