11:00 . Cegah Longsor di Rengel, Relawan Tanam 1.000 Rumput Vetiver di Lahan Kritis   |   07:00 . Dear Parents, Ini Tips Merawat Kulit Bayi Agar Tidak Mudah Iritasi   |   14:00 . Harga Cabai Rawit Melonjak, Cabai Kering Jadi Alternatif   |   13:00 . 60 Persen Penerimaan Pajak di Tuban Bersumber dari Sektor Industri   |   12:00 . Diterjang Hujan Lebat, Pohon di Jalan Panglima Sudirman Tuban Tumbang   |   11:00 . Begini Cara Kerja Virtual Police   |   10:00 . Puluhan Ahli Waris Korban Covid-19 di Tuban Batal Terima Santunan Rp15 Juta   |   09:00 . Salurkan Ribuan Masker ke Pesantren, Polres Tuban Canangkan Gerakan Santri Bermasker   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   18:00 . Dampak Pandemi Covid-19, Realisasi Penerimaan Pajak Tahun 2020 Turun   |   17:00 . SI dan Stakeholder Evaluasi Program Pemberdayaan FMK Rp7,1 Miliar   |   16:00 . Bupati Ajak Wajib Pajak Laporkan SPT Tahunan Tepat Waktu   |   12:00 . Hargai Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu Setara Daging Sapi   |   11:00 . Empat Orang Tak Jadi Terima SK PPPK   |   10:00 . Kenali Penyakit yang Bikin Lansia Tak Dapat Divaksin   |  
Sat, 27 February 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Beredar Video 'Adu Jotos Siswi SMP Tuban'

Kapolsek dan Kasat Lakukan Penyelidikan

bloktuban.com | Tuesday, 12 January 2016 20:00

Kapolsek dan Kasat Lakukan Penyelidikan

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Beredarnya video kekerasan di Video Sharing, You Tube, dengan judul 'Adu Jotos Siswi SMP Tuban' mulai beredar luas di Kabupaten Tuban.

Kapolres Tuban, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Guruh Arief Dharmawan, menjelaskan pihaknya sedang memproses penyelidikan keberadaan video ini. Sebab, sampai sekarang belum diketahui siapa pengunggah dan lokasi video kekerasan ini.

"Para Kapolsek dan Kasat sudah diperintah untuk lidik," kata Guruh menjelaskan, Selasa (12/1/2016).

Kapolsek dan Kasat, akan melakukan pengecekan langsung ke sekolah-sekolah setingkat SMP di masing-masing kecamatan untuk mendeteksi tempat kejadian adanya perilaku kekerasan ini.

Hanya saja, dugaan sementara video tersebut tidak terjadi di wilayah Kabupaten Tuban. Sebab, rata-rata siswi SMP di Tuban menggunakan rok panjang dan bahkan banyak yang berjilbab.

"Anak-anak SMP di Tuban rata-rata pakai rok panjang karena mereka pakai jilbab," tandas Guruh.

Sebelumnya, dunia pendidikan di Kabupaten Tuban dikagetkan dengan diunggahnya rekaman dua siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) terlibat adu jotos di Video Sharing, You Tube, sejak dua hari terakhir.

Penelusuran blokTuban.com, Selasa (12/1/2016), video ini diunggah oleh akun yang bernama Hot Chanel 89 pada 10 Januari 2016 lalu.

Rekaman video dengan durasi 1 menit 40 detik ini, tampak jelas memperlihatkan adegan dua remaja perempuan tengah bergumul, menarik rambut, menendang dan saling pukul. Satu remaja masih menggunakan seragam biru putih, dan remaja lainnya mempergunakan rok SMP warna biru dengan kaos warna biru muda. [pur/col]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : video, kekerasan, adu, jotos



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more