19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Songsong MEA

Prioritaskan Pelajar SMK Kuasai Kompetensi Tambahan

bloktuban.com | Tuesday, 05 January 2016 20:00

Prioritaskan Pelajar SMK Kuasai Kompetensi Tambahan

Reporter: Dwi Rahayu

blokTuban.com - Dalam menyongsong datangnya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) mendorong pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menguasai dua kompentensi tambahan.

"Selain pelajar SMK dituntut menguasai kompetensi dasar sekolah kejuruan sesuai bidangnya, perlu menguasai bahasa asing dan Ilmu Teknologi (IT)," ujar kepala Disdikpora, Sutrisno.

Bahasa asing yang mesti diperhatikan setidaknya ada empat bahasa. Yaitu bahasa inggris selaku bahasa internasional, bahasa mandarin, bahasa jepang dan bahasa korea.

Bagaimanapun juga, lanjut Sutrisno, pelajar SMK merupakan kaum akademisi yang dekat akan dunia kewirausahaan. "Sejauh ini pelajar SMK memiliki peluang besar dalam berwirausaha," jelasnya.

Bagaimanapun juga di era pasar bebas, persaingan ketat tenaga kerja tidak dapat dipungkiri. Entah itu pekerja asing yang masuk Tuban, atau pekerja Tuban justru memiliki kesempatan bekerja di luar negeri. [dwi/rom]

Tag : mea tuban

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat