19:00 . Keluarga Besar BMG Tahlil dan Doa Secara Virtual untuk Almarhum Mas Muha   |   18:00 . Menikah Saat PPKM, Kemenag Gratiskan Biaya Swab Catin   |   17:00 . Pemilik Warung Wrong Way Divonis 5 Bulan Penjara   |   15:00 . DPRD Temukan KPM Tak Bisa Cairkan Bansos hingga Sembako Numpuk di Agen   |   14:00 . Baksos dan Jam Malam Berjalan Beriringan di Tengah Pandemi   |   13:00 . Begini Cerita Pilu KPM Asal Plumpang Tidak Menerima BPNT 7 Bulan   |   08:00 . Mas Muha: ‘Petarung Tangguh’ Kembali ke PenciptaNya   |   07:00 . Cuaca Panas Bisa Bikin Lelah Ibu Hamil, Simak Tips Berikut   |   20:00 . AMSI Crisis Center, Wadah Edukasi dan Bantuan Konsultasi Covid-19 Diluncurkan   |   19:00 . Farida Hidayati Bagi Sembako dan Vitamin pada Warga   |   18:00 . Polisi Dalami Temuan Mensos Terkait Penyaluran BPNT di Tuban   |   14:00 . Kapolres dan Dandim Tuban Berangkatkan Tim Relawan Tracer Corona   |   11:00 . Dari Hobi Baca, Wijayanto Punya Usaha Brand Kaos Lokal   |   07:00 . Tips Mengendalikan Emosi dari Psikolog: Jeda dan Atur Napas   |   18:00 . 51 Ton Bantuan Beras Didistribusikan, Kapolres: Harus Tepat Sasaran   |  
Thu, 29 July 2021
Jl Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kolam WLT Penuh Lumut

Nasib WLT, Pemkab Bicarakan Dengan Investor

bloktuban.com | Tuesday, 05 January 2016 13:00

Nasib WLT, Pemkab Bicarakan Dengan Investor

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Dispepar)Kabupaten Tuban, mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa investor wisata terkait nasib Wisata Laut Tuban (WLT) yang satu kompleks dengan Terminal Wisata Kambang Putih, di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

Kepala Dispepar, Farid Achmadi menjelaskan, ada beberapa investor yang mengajukan diri supaya bisa mengelola wahana wisata ini. Ada juga investor dari lokal Tuban dan juga ada investor dari luar kota.

"Kita sudah bicarakan mengenai WLT ini dengan beberapa investor," terang Farid, ketika ditanya mengenai kondisi WLT yang saat ini terkesan mangkrak, Selasa (5/1/2016).

Saat ini, Dispepar sudah membentuk tim untuk menyusun poin kerjasama bersama investor. Tim ini juga yang akan mengkaji, agar kerjasama mengelola WLT bisa menguntungkan kedua belah pihak.

"Kalau investor itukan ahlinya di sana, jadi kalau dikelola profesional pasti bisa lebih berkembang," terang Farid.

Alasan lain, investor mempunyai jaringan lebih banyak dan unggul dalam berbagai hal. Mulai dari proses promosi, penataan obyek, dan juga target pendapatan.

"Tapi sampai sekarang, kami masih memilah dan belum ada investor yang kami tunjuk. Sebelum proses pembicaraan dan perencanaan kedepan ini selesai," tandasnya. [pur/ito]

Tag : Disperpar, WLT, Kolam, Sugihwaras, Jenu

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat