Ingat, Sistem Reproduksi Wanita Juga Mengalami Penuaan

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Seiring bertambahnya usia, sistem reproduksi wanita akan mengalami penuaan. Seperti halnya kulit yang menjadi keriput, pada sistem reproduksi dapat dilihat dari cadangan ovariumnya.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Yassin Yanuar mengungkapkan, penuaan reproduksi bisa dilihat dari usia kronologis dan biologis ovarium.

Usia kronologis, yaitu usia wanita tersebut berdasarkan tanggal lahir, sedangkan usia biologis melihat cadangan ovarium, yaitu jumlah dan kualitas sel telur.

“Usia kronologis dan biologis seorang wanita tidak selalu sama. Penuaan lazimnya di atas usia 35 tahun, tetapi ada juga yang di bawah usia 35 tahun usia biologis sistem reproduksinya sudah mengalami penuaan,” jelas Yassin dalam diskusi Smart IVF di Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Yassin mengatakan, faktor lingkungan, gaya hidup, dan genetik bisa menyebabkan usia biologis sistem reproduksi wanita lebih cepat mengalami penuaan. Meski demikian, secara alami kemampuan wanita untuk memproduksi sel telur memang akan berkurang seiring bertambahnya usia.

Kualitas sel telur pun akan menurun. Untuk itu pada wanita juga mengalami menopause. Sedangkan laki-laki, akan terus memroduksi sperma.

Yassin menjelaskan, sejak pubertas wanita mengalami 300-400 kali ovulasi. Saat pubertas, jumlah sel telur sekitar 400 ribu dan mendekati masa menopause akan mengalami penurunan menjadi sekitar 25 ribu.

Seiring bertambahnya usia wanita, peluang kehamilan menjadi lebih rendah. Untuk itu, Yassin menyarankan wanita yang telah menikah, sebaiknya tidak menunda kehamilan pada usia subur.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Budi Wiweko atau yang akrab disapa Iko menambahkan, saat ini telah dikembangkan aplikasi berbasis android dan Ios untuk menghitung usia biologis sitem reproduksi wanita. Aplikasi yang dikembangkan Iko ini dinamakan Indonesian Kalkulator of Oocytes (IKO) atau kalkulator sel telur.

Untuk mengetahui usia biologis, cukup memasukkan data kadar Anti Mullerian Hormone (AMH) ke dalam aplikasi IKO. AMH sendiri dapat diketahui wanita dengan cara tes darah.

(Sumber: http://health.kompas.com/read/2015/12/23/181532623/Ingat.Sistem.Reproduksi.Wanita.Juga.Mengalami.Penuaan)