19:00 . MPC Pemuda Pancasila Tuban Siap Kawal Pemungutan Suara   |   15:00 . Hujan Deras 9 Desa di 3 Kecamatan Banjir   |   12:00 . Ajak Warga Singgahan Disiplin Terapkan Pola Hidup Baru   |   09:00 . Operasi Sukowati Field Menuju Zero Emisi   |   07:00 . 10 Tips Menggunakan Media Sosial Saat Melamar Pekerjaan   |   22:00 . Amsi Kembali Gelar Indonesian Digital Conference 2020.   |   18:00 . Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 0811 Gelar Donor Darah   |   17:00 . Panyuran Diterjang Banjir, Warga Pasang Sak Pasir Halau Air   |   16:00 . Jelang Pilkada, Kapolres Tuban Tinjau Kesiapan Personel   |   15:00 . BPS Deklarasikan Zona Integritas WBK   |   10:00 . Awal Desember, Jumlah Terkonfirmasi Positif di Tuban Capai 22 Orang   |   09:00 . Erupsi Semeru, Bright Gas Hadir di Dapur Umum Dinsos Lumajang   |   08:00 . Penerimaan PBB-P2 2020 Lampui Target   |   07:00 . Hindari, 14 Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Menghambat Karier   |   18:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Ditutup Total   |  
Sat, 05 December 2020
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Thursday, 17 December 2015 12:30

Demo Pasca Pilkada

Komunitas Vespa Tidak Tahu Tujuan Aksi?

 Komunitas Vespa Tidak Tahu Tujuan Aksi?

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com - Tuban Ono Scooter (TOS), salah satu komunitas vespa yang ikut di aksi usai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember kemarin, mengaku tidak tahu menahu tujuan aksi yang digelar hari ini.

Hal ini disampaikan wakil Ketua TOS, Bambang Supriyadi, yang mengikuti aksi dengan mendatangi tiga instansi, yaitu Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab), Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan juga Polres Tuban.

"Apa misi dan tujuannya, kami tidak tahu," kata Bambang kepada blokTuban.com, Kamis (17/12/2015).

Bambang menjelaskan, pengendara vespa ini sudah sering melakukan kegiatan sosial. Menurutnya, tidak ada yang salahnya apabila komunitas ini mendukung salah satu pihak yang ingin menyampaikan aspirasi.

"Kita ingin mengatakan kalau saya ini bodoh tidak tahu apa-apa, disuruh apa saja mau," tandas Bambang.

Diketahui, aksi digelar dengan menyerahkan surat kepada KPU, Panwaskab, dan Polres Tuban. Salah satu tuntutan, mereka meminta penegakan hukum dilakukan dengan menangani laporan dugaan ijazah palsu milik salah satu Calon Bupati (Cabup), Fathul Huda. [pur/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : TOS, Vespa, Aksi, Pilkada



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Thursday, 26 November 2020 14:00

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang

    Selamat, Kak Bibin Resmi Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan Keluarga besar Blok Media Group (BMG). Personil dari Blok Multimedia (anak perusahaan BMG), M. Tholibin resmi melepas masa lajangnya setelah menyunting pujaan hatinya, Siti Muza'roah....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more