19:00 . Meski Harga Cabai Melonjak, Pemilik Warung Makan ini Tetap Patok Harga Normal   |   18:00 . Sederet Penerima Hibah Rp7,175 Miliar APBD Tuban tahun 2021   |   17:00 . Cerita Penyintas Covid-19: Rutin Donor Plasma Membuat Tubuh Semakin Sehat   |   16:00 . Pameran Virtual Bulan Maret Diikuti Pelukis dari Tapin Hingga Jambi   |   13:00 . Harga Cabai Melambung, Cabai Busuk Kering di Tuban Dijual Rp50 Ribu Perkilogra   |   12:00 . Setelah Nakes, Ulama jadi Prioritas Vaksinasi   |   07:00 . Selain Bau Mulut, Waspada 3 Masalah Kesehatan Ini Jika Malas Menyikat Gigi   |   19:00 . Kasat Sabhara Polres Tuban Cukur Anggota Berambut Panjang   |   16:00 . Resmikan Kantor MWC NU Kecamatan Soko, Ini Harapan Wabup Tuban   |   13:00 . Harga Gabah Turun, Diskoperindag Tuban Minta Petani Manfaatkan Resi Gudang   |   12:00 . Toleransi Keagamaan di Tuban jadi Miniatur Indonesia   |   07:00 . Awas, Kurang Paparan Lingkungan Hijau Tingkatkan Risiko ADHD pada Anak   |   17:00 . Satu Tahun Covid-19, Tuban Zona Orange, Lamongan dan Bojonegoro Zona Kuning   |   16:00 . Peluang Usaha, Kafe Bukit Teduh Sajikan Panorama Indah   |   15:00 . Kios Milik Warga Grabagan Ludes Dilalap Jago Merah   |  
Fri, 05 March 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Kekerasan dan Pencabulan Anak

Pelaku Terancam Hukuman Berat

bloktuban.com | Thursday, 12 November 2015 14:00

Pelaku Terancam Hukuman Berat

Reporter: Edy Purnomo

blokTuban.com – Kekerasan dan pencabulan anak dibawah umur cukup sering terjadi di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Tak jarang, kekerasan atau pencabulan itu dilakukan orang terdekat.

“Padahal ancaman hukuman untuk kekerasan dan pencabulan anak di bawah umur cukup berat,” jelas Kasubbag Humas Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Elis Suendayati kepada blokTuban.com, Kamis (12/11/2015).

Perwira polisi ini menerangkan, hukuman kasus ini diatur di Undang-undang (UU) nomor 35 Tahun 2014, Tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 Mengenai Perlindungan Anak.

Pasal 80 di UU ini, menjelaskan mengenai ancaman hukuman bagi orang yang melakukan penganiayaan dan kekerasan anak dibawah umur. Pasal 80 ayat 1, yaitu melakukan penganiayaan ringan diancam dengan kurungan penjara maksimal 3,6 tahun dan atau denda maksimal 72 juta. Kemudian di ayat 2, dijelaskan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dengan denda maksimal 500 juta rupiah.

“Apabila korban sampai meninggal dunia, akan dijerat di ayat  3 dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun dengan denda 100 juta rupiah,” jelas Elis.

Ancaman hukuman ini bisa bertambah sampai sepertiga  ancaman yang ada. Apabila kejahatan ini dilakukan orang tua korban.

Kemudian di Pasal 81, mengatur tentang hukuman bagi pelaku persetubuhan anak di bawah umur, yaitu dengan ancaman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara. Serta denda berkisar 60 sampai 300 juta rupiah. Hukuman yang sama juga diberlakukan bagi pelaku pencabulan yang diatur di Pasal 82.

“Di UU ini, pelanggaran yang banyak terjadi memang di Pasal 80 tentang kekerasan, pasal 81 tentang persetubuhan, dan pasal 82 tentang pencabulan,” tandas Elis. [pur/ito]

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Tag : kekerasan, anak, UU, Polres, Tuban



PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Wednesday, 30 December 2020 17:00

    Cangkruk Mathuk Bersama EMCL

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara

    Lomba Essay dan Fotografi EMCL, 3 Reporter BMG Raih Juara Pasca dilaksankan Cangkruk Mathuk dalam jaringan (daring) yang digelar operator Lapangan Banyuurip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama para wartawan 3 Kabupaten pada Rabu (25/11/2020), dilanjutkan dengan lomba essay dan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more