Skip to main content

Category : Tag: Pt


Penambang Tradisional Banyuurip

Aksi Lanjutan, Penambang Datangi GCI

Aksi lanjutan yang dilakukan penambang tradisional blok KW.57 distrik Kawengan berlangsung hari ini, Kamis (10/11/2016). Para penambang berkumpul di depan gedung distrik 1 Kawengan Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban.

Penambang Luruk PT GCI, Minta Mobil Dikembalikan

Penambang minyak tradisional yang biasa beroperasi di sumur tua lapangan Kawengan berunjuk rasa, dengan cara mendatangi pos 1 PT Geo Cepu Indonesia (GCI) Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Rabu sore (9/11/2016).

OTT, Petugas Loket Bektiharjo Tertangkap

Belum P-21, Kasus PNS Bektiharjo Terhenti di Polres

Kasus ketujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari Dinas Perekonomian dan Pariwisata (Disperpar) Kabupaten Tuban di lingkungan pemandian Bektiharjo belum melangkah ke proses hukum selanjutnya.

Siswa TK, RA, dan PAUD se-Kecamatan Kerek Ikuti Lomba Mewarnai

Dalam rangka Tahun Baru 1438 Hijriyah, Taman&nbsp;Kanak-kanak (TK), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Roudlotul Atfal<br />(RA) se-Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban&nbsp;mengikuti&nbsp;Lomba Mewarnai,&nbsp;Selasa (27/9/2016).

BPPT Kecolongan, Reklame Dipasang di Tengah Trotoar

Reklame yang tidak dipasang di tempat yang semestinya jelas akan mengganggu pemandangan. Terlebih jika reklame itu dipasang di tengah trotoar yang sudah jelas memiliki fungsi untuk para pejalan kaki.

Warga Tuwiwiyan Hadang PT TGE

Warga Tuwiwiyan Tandatangani Kesepakatan dengan PT TGE

Aksi pemblokiran akses menuju sumur Gegunung Pertamina (GGNP) dan penghentian pegawai pengeboran oleh warga Tuwiwiyan, Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan di jalan Kedungkaloh, Senin (5/9/2016) sudah menemukan titik temu.

Satukan Desa, Gelar Lomba Cipta Menu Kuliner

Pemerintah Desa Kedungjambe bersama panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN), dan juga tim penggerak PKK menggelar lomba cipta menu masakan makan siang yang ditujukan untuk ibu rumah tangga dari tiap RT.

Paripurna, Sejumlah Anggaran Dipangkas Dalam P-APBD

Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Eksekutif yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tuban dan seluruh jajaran instasi diselenggarakan, Kamis (18/8/2016), membahas dua agenda penting.

Agresi Militer Belanda II dan Perlawanan Heroik Letda Soetjipto* (bagian 3)

Kusuma Bangsa yang Gugur di Medan Juang Tapen

Beberapa sumber menyebut, Letnan Dua (Letda) Soetjipto memimpin operasi wilayah Batalyon 17 untuk mempertahankan Tuban dari cengkeraman penjajah Belanda. Usai mendengar informasi adanya rencana Belanda yang akan menyerang pusat pemerintahan di Montong melalui Cepu, Letda Soetjipto memutuskan untuk melakukan penghadangan di wilayah Kecamatan Senori.

Agresi Militer Belanda II dan Perlawanan Heroik Letda Soetjipto* (bagian 2)

Bantai Penjajah di Mondokan dan Merakurak

Belanda terus berusaha mengejar pusat pemerintahan Tuban. Karena kondisi semakin genting, tepat pada tanggal 22 Desember 1948 pukul 08.00, pemerintahan diserahkan dari sipil Bupati KH Mustain, dan dipegang militer yakni Komando Distrik Militer (KDM/sekarang Kodim), yakni Kapten R.E.Soeharto. Karena pusat pemerintahan di Tlogonongko sudah tercium Belanda dengan adanya serangan pada tanggal 10 Januari 1949, maka pusat pemerintahan dipindahkan oleh pasukan ke Montong.