Kreatif, Tukang Tambal Ban di Singgahan Sambi Jual Kekehan
Sejak tahun 1995, Sarmani (49) salah satu warga asal Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban menghidupi keluarganya dengan bekerja mnjadi tukang tambal ban.
Sejak tahun 1995, Sarmani (49) salah satu warga asal Desa Saringembat, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban menghidupi keluarganya dengan bekerja mnjadi tukang tambal ban.
Kontingen Cabang Olaharaga (Cabor) Pencak Silat dari sembilan kecamatan di Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Tuban tahun 2016 ini dikabarkan telah memboikot pertandingan.
Hasil bumi yang melimpah, mulai dari buah sukun, jeruk, pisang, sampai aneka umbi-umbian menarik minat para tengkulak datang ke Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Selama ini, para petani pun hanya bisa menikmati sedikit dari jerih payah mereka berkebun dan bertani.
Api itu terlihat selalu menyala dan keluar langsung dari tanah. Berada di atas lahan sekitar 6x12 meter diantara petak-petak sawah yang lain. Lokasinya yang tidak jauh dari akses jalan raya, membuat api abadi di Desa Maindu, Kecamatan Montong, sering menjadi jujugan bermain warga dan pemuda buat melepas santai.
Selain merencanakan Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban sebagai Desa Buah, Pemerintah Desa (Pemdes) setempat juga akan mengembangkan potensi alam sebagai tempat outbound dan bumi perkemahan.
Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban. Merupakan wilayah pegunungan yang mampu menghasilkan banyak produk unggulan dari hasil bumi.
Ribuan pohon sukun yang tumbuh di Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban telah dirasakan manfaatnya oleh warga desa setempat. Selain untuk melindungi sumber mata air, warga juga memanfaatkanya untuk dijadikan penghasilan tambahan.
Kondisi alam yang mendukung, dengan melimpahnya rumput dan banyaknya ladang serta hutan yang luas membuat warga Desa Maindu, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban mengembangkan peternakan pribadi.
Pemanfaatan Global Positioning System (GPS) dalam Game Pokemon Go, membuat daya tarik Game ini mampu digandrungi oleh anak muda hingga orang tua. Dari GPS lah, game ini serasa nyata membuat para pemain seolah-olah merupakan tokoh yang ada dalam game tersebut, karena menggunakan keberadaan GPS yang masih aktif.
Prestasi Persatu yang tidak gemilang di kancah Indonesia Soccer Championship (ISC) B, membuat Ronggomania (Suporter loyalis Persatu) ikut berkomentar atas hasil yang telah diraih.