Tokoh Muhammadiyah Tuban Larang Model Pria Berdandan Wanita atau Sebaliknya di Tuban Fashion Week

Reporter : Savira Wahda Sofyana

blokTuban.com - Demam Citayam Fashion Week (CFW) menjangkiti sejumlah daerah di Tanah Air. Setelah beberapa waktu yang lalu muncul Tunjungan Fashion Week di Surabaya, kini juga ada aksi serupa di Kabupaten Tuban. 

Sama dengan di daerah lain, fenomena Tuban Fashion Week yang prakarsai oleh beberapa pemuda ini ramai menuai beragam kritik dari masyarakat. Lantaran dinilai dapat menimbulkan penyimpangan gender karena gaya atau penampilan dari peserta laki-laki yang dianggap kemayu. 

Menanggapi hal tersebut, Tokoh Muhammadiyah Tuban, Edi Utomo mengatakan jika kegiatan Tuban Fashion Week (TFW) merupakan media untuk berekspresi dan berkreativitas untuk para muda-mudi, sehingga harus didukung dengan cara yang positif. 

"Tuban Fashion Week sebagai media ekspresi dan kreativitas, harus kita apresiasi secara positif dan didukung," ungkap Edi kepada blokTuban.com saat dikonfirmasi, pada Sabtu (6/8/2022). 

Akan tetapi, lanjut pria yang akrab disapa Mas Edi tersebut kreativitas itu harus dibingkai dengan norma kesopanan dan agama, sehingga tidak menimbulkan keresahan atau problem baru di tengah masyarakat. 

Selain itu, perihal gaya kemayu yang menjadi sorotan masyarakat tersebut, Mas Edi mengatakan bahwa berdandan layaknya perempuan atau sebaliknya itu seharusnya dilarang dalam setiap kegiatan, tak terkecuali kegiatan TFW yang pertama kali digelar di Jalan RA Kartini. 

Oleh karena itu, Mas Edi menegaskan jika dalam hal ini peran Pemerintah dirasa sangat penting guna memastikan ajang tersebut tidak melanggar norma-norma, baik norma masyarakat ataupun agama. 

"Berdandan layaknya perempuan atau sebaliknya itu harus dilarang dalam setiap perhelatan tak terkecuali TFW. Maka sekali lagi Pemerintah harus memastikan bahwa ajang ini tidak melanggar norma agama atau masyarakat," jelasnya. 

Tidak hanya Pemerintah saja, dalam hal ini juga harus menggandeng tokoh agama ataupun tokoh masyarakat untuk memastikan bahwa ajang ini berjalan sesuai dengan norma-norma yang ada. 

Dengan demikian, pria ramah ini berpesan kepada para remaja di Kabupaten Tuban untuk terus berekspresi dengan tidak meninggalkan norma agama ataupun norma sosial. [Sav/Ali]

Temukan konten Berita Tuban menarik lainnya di GOOGLE NEWS