Tiga Hari, PCNU Tuban Target Vaksin 98.400 Warganya

Reporter : Sri Wiyono

blokTuban.com - Selama tiga pelaksanaan vaksinasi yang akan dilaksanakan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban menargetkan minimal memberikan vaksinasi booster bagi 98.400 warganya. 

Hal itu sebagai tindaklanjut dari kerjasama satu juta vaksinasi booster yang dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan Pemerintah Pusat, Polri dan Kementerian Agama. 

Di Jawa Timur, kerjasama itu sudah ditindaklanjuti dengan pertemuan antara Polda Jawa Timur, Pemprov, Kanwil Kemenag dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim dengan menghadirkan para Pengurus Cabang NU di Jawa Timur.

Kemudian di Kabupaten Tuban juga dilakukan koordinasi yang sama dengan Polres Tuban, Pemkab, Kantor Kemenag Tuban, PCNU Tuban dengan menghadirkan pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di tiap kecamatan di Kabupaten Tuban. 

Untuk mendukung satu juta vaksinasi booster tersebut, PCNU Tuban sudah menindaklanjuti dengan membuat surat edaran untuk seluruh Pengurus Cabang, Pengurus Cabang Lembaga atau Badan Khusus NU Kabupaten Tuban, Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang dan  Ranting Badan Otonom NU, Majelis Wakil Cabang NU se-Kabupaten Tuban serta Pengurus Ranting NU se-Kabupaten Tuban.

‘’Pelaksanaan vaksinasi ini selama tiga hari pada tanggal 21, 22 dan 23 April 2022 siang hari,’’ ujar Sekretaris PCNU Kabupaten Tuban Wiwid Agung Wibowo, Rabu (20/4/2022).

Untuk teknis vaksinasi dan tempat pelaksanaan vaksinasi, lanjutnya, dikoordinasikan oleh Polsek, Kecamatan, Pemdes, MWCNU atau Ranting NU masing-masing. Vaksinasi dilakukan di Kantor Desa atau /Balai Kelurahan setempat. Selain Vaksin Boster juga disediakan Vaksin ke-2 bagi yang belum.

‘’Diharapkan peserta Vaksin Boster mencapai 100 orang per hari per desa atau kelurahan,’’ katanya.

Dengan asumsi jumlah desa dan kelurahan di Kabupaten Tuban sebanyak 328, maka tiap hari ada 32.800 orang divaksin booster. Selama tiga hari pelaksanaan  PCNU Tuban setidaknya bisa melakukan vaksinasi booster untuk 98.400 warganya.[ono]

.