Tak Hanya Butuh Pendampingan, Pemerintah Juga Harus Dorong UMKM Naik Kelas

 

Reporter: Nidlomatum MR

blokTuban.com - Banyak pelajaran diambil dari kegiatan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Barusan Muda Wirausaha Indonesia (BMWI) menggelar Webinar Gerakan Kolaborasi Mencapai Potensi Ekonomi Global Melalui Peran Wirausaha Indonesia. 

Terlebih pembelajaran tentang peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui virtual zoom meeting kali akan dihadiri berbagai stakeholder di bidang ekonomi. Salah satunya dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berbagi program pemerintahan dalam mengelola UMKM di NTB.

Di antaranya sehubungan sinergi antara Pemprov dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mensukseskan UMKM naik kelas. Menurutnya, pendampingan UMKM tidak hanya urusan provinsi tapi juga bersinergi dengan kabupaten kota. 

"Provinsi kewenangan nya hanya pendampingan usaha menengah sementara untuk kecil dan mikro merupakan tugas Pemkab/Pemkot," ujar Asisten II Provinsi NTB, Ir. Muhammad Husni, MSi.

Selanjutnya M.Husni menegaskan bahwa tugas pemerintah tidak hanya pendampingan tapi juga bagaimana mengupayakan UMKM naik kelas. Sehingga usahanya tidak stagnan tapi berkembang. 

"Jadi, yang usaha mikro dan kecil bisa meningkat ke menengah, dan butuh sinergitas untuk terlaksananya hal itu," tandasnya

Lebih lanjut, selain hal-hal itu juga perlu peningkatan SDM para pelaku usaha dan juga kolaborasi semua pihak untuk memasarkan hasil UMKM. "Seperti kami Pemprov NTB, mewajibkan para pegawai Pemkab untuk membeli Sembako ke UMKM, sehingga memberdayakan usaha mereka. Kami juga membuka kerjasama dengan Pemprov lain untuk saling berbagi memasarkan hasil UMKM masing-masing daerah," tuturnya.

Di akhir sambutan, M.Husni berterima kasih kepada BMWI mohon untuk sentuhan lain untuk BMWI untuk Pemprov maupun kabupaten kota untuk mengembangkan UMKM yang ada di Provinsi NTB. [lis]