19:00 . Perangkat Desa dan Warga Jetak Antusias Ikuti Pelatihan Membatik   |   18:00 . Kemendag Jamin Ketersediaan Beras Selama Tahun 2021   |   16:00 . Katrol PAD Dari Reklame, Satpol PP Tuban Dorong Pemilik Untuk Urus Ijin   |   15:00 . Kejurprov Kickboxing Jatim 2021, Tuban Raih 3 Emas Dan 2 Perunggu   |   14:00 . SATPOL PP Tuban Tertibkan Reklame & Baliho Liar   |   10:00 . Satpol PP Tuban Tertibkan Reklame Tak Berizin   |   09:00 . Ajarkan Cintai Bumi, Sobat Bumi USB Gelar Edukasi dan Aksi Tanam Pohon   |   08:00 . Pengin Tahu ? Ini Tujuh Hal yang Mendorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   07:00 . Tingkatkan Kesehatan Tubuh dan Mental, Konsumsi 5 Makanan Ini!   |   17:00 . Berikut Tujuh Hal yang Dorong Produk Lokal Berkembang di Era Digital   |   15:00 . Polisi Selidiki Maling Kotak Amal di Masjid yang Terekam CCTV   |   14:00 . Cara Cepat Raih Keuntungan Lebih Banyak dalam Pembibitan Ikan Lele   |   13:00 . Hadir di Wisuda Sarjana IAINU Tuban, Begini Pesan Gus Reza   |   12:00 . Ulang Tahun blokTuban.com ke-6, CEO BMG Resmi Launching Tuban Digital Forum   |   11:00 . Visi Misi Bupati Tuban Halindra Berjalan, Petani Kolonial Mulai Produksi Pupuk Sendiri   |  
Thu, 02 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

bloktuban.com | Friday, 05 March 2021 16:00

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Tanaman cabai milik petani yang ada di Kabupaten Tuban diserang hama patek dan busuk batang karena pengaruh hujan. Dampaknya produktifitas cabai semula 30 Kilogram, turun menjadi kurang dari 10 Kg sekali panen.

Seorang petani cabai, Jutik (52), asal Desa Boto, Kecamatan Semanding menceritakan tanaman cabainya seluas 1/4 hektar dihabisi hama. Cabai yang masih berwarna hijau harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk kemudian rontok.

"Cabai yang sudah diserang hama patek warnanya langsung berubah cokelat dan busuk. Saat dibelah cabainya ada ulatnya," ujar Jutik mengawali ceritanya di ladangnya, Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 10.00 Wib.

Menanam cabai tahun ini, lanjut Jutik gagal total. Biasanya dalam semusim ia bisa memanen tiga kali. Saat ini dikala harga cabai selangit lebih dari Rp100 ribu per kilogramnya, justru cabainya hampir mati.

Hama busuk batang yang mempercepat tanaman layu kemudian kering. Saat serangan hama dimusim hujan sulit untuk diobati, karena cuaca kurang mendukung.

"Sisa-sisa cabai yang masih berwarna hijau saya jual di Pasar Baru Tuban Rp30 ribu per kilonya," imbuh perempuan berkulit sawo matang.

Sekalipun banyak tanaman cabainya hampir mati dan tidak produktif, Jutik masih telaten memanen sisa cabai yang belum rontok. Di bawah tanaman, nampak rontokan cabai yang sudah busuk.

Setelah tanaman cabai, Jutik masih punya harapan dari tanaman jagung yang masih berdaun enam. Ia dan petani lainnya menerapkan sistem tanam tumpang sari, saat tanaman satu belum panen dibawahnya sudah disusul tanaman lainnya.

Sekedar diketahui, harga cabai rawit merah di Tuban mencapai Rp120 ribu, cabai rawit hijau Rp35 ribu perkilogram dan cabai kriting harganya Rp50 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengungkapkan, beberapa pekan ini memang naik dikarenakan faktor musim.

Sebab, dengan musim penghujan ini banyak para petani banyak yang gagal menanam cabai dan gagal panen. Saat ini banyak hujan, jadi para petani tidak panen dengan maksimal. [ali/mu]

Tag : cabai, harga cabai, petani, petani cabai, petani tuban



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more