11:00 . Gubernur Khofifah : Bu Haeny Mentor Utama Bupati   |   08:00 . Tak Datang ke Grahadi, Wabup Terpilih Dilantik Online   |   07:00 . Ini Cara Cetak Kartu BPJS dari Hanphonr   |   06:00 . Selamat & Sukses Atas Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tuban   |   17:00 . Desa Simo dan Menilo Akan Dipasangi Pipa Air Minum   |   16:00 . Petugas Kesehatan dan TNI Lakukan Tracing di Sandingrowo   |   15:00 . Salami Anggota saat Pamit, AKBP Ruruh Berkaca-kaca   |   14:00 . Pendapa Dibanjiri Karangan Bunga   |   13:00 . Tak Menyerah, Omzet Dagangan Gading Meningkat setelah Pakai Motor Roda Tiga   |   08:00 . Ternyata Banyak Insinyur yang Belum Teregistrasi sesuai UU   |   07:00 . Insecure Bisa Muncul Karena Kejadian Masa Lalu, Ini Cara Mengatasinya   |   20:00 . Lembur Demi Mas Bupati   |   19:00 . Ada Karangan Bunga Raksasa   |   18:00 . Jelang Pelantikan Bupati Tuban, Karangan Bunga Bertebaran   |   17:00 . Resahkan Warga, ODGJ Prambontergayang Dievakuasi Petugas   |  
Sun, 20 June 2021
Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

bloktuban.com | Friday, 05 March 2021 16:00

Saat Harga Selangit, Cabai di Tuban Diserang Hama Patek, Petani Panen Dini

Reporter: Ali Imron

blokTuban.com - Tanaman cabai milik petani yang ada di Kabupaten Tuban diserang hama patek dan busuk batang karena pengaruh hujan. Dampaknya produktifitas cabai semula 30 Kilogram, turun menjadi kurang dari 10 Kg sekali panen.

Seorang petani cabai, Jutik (52), asal Desa Boto, Kecamatan Semanding menceritakan tanaman cabainya seluas 1/4 hektar dihabisi hama. Cabai yang masih berwarna hijau harus dipanen dini, karena jika terlambat akan busuk kemudian rontok.

"Cabai yang sudah diserang hama patek warnanya langsung berubah cokelat dan busuk. Saat dibelah cabainya ada ulatnya," ujar Jutik mengawali ceritanya di ladangnya, Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 10.00 Wib.

Menanam cabai tahun ini, lanjut Jutik gagal total. Biasanya dalam semusim ia bisa memanen tiga kali. Saat ini dikala harga cabai selangit lebih dari Rp100 ribu per kilogramnya, justru cabainya hampir mati.

Hama busuk batang yang mempercepat tanaman layu kemudian kering. Saat serangan hama dimusim hujan sulit untuk diobati, karena cuaca kurang mendukung.

"Sisa-sisa cabai yang masih berwarna hijau saya jual di Pasar Baru Tuban Rp30 ribu per kilonya," imbuh perempuan berkulit sawo matang.

Sekalipun banyak tanaman cabainya hampir mati dan tidak produktif, Jutik masih telaten memanen sisa cabai yang belum rontok. Di bawah tanaman, nampak rontokan cabai yang sudah busuk.

Setelah tanaman cabai, Jutik masih punya harapan dari tanaman jagung yang masih berdaun enam. Ia dan petani lainnya menerapkan sistem tanam tumpang sari, saat tanaman satu belum panen dibawahnya sudah disusul tanaman lainnya.

Sekedar diketahui, harga cabai rawit merah di Tuban mencapai Rp120 ribu, cabai rawit hijau Rp35 ribu perkilogram dan cabai kriting harganya Rp50 ribu perkilogram.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya mengungkapkan, beberapa pekan ini memang naik dikarenakan faktor musim.

Sebab, dengan musim penghujan ini banyak para petani banyak yang gagal menanam cabai dan gagal panen. Saat ini banyak hujan, jadi para petani tidak panen dengan maksimal. [ali/mu]

Tag : cabai, harga cabai, petani, petani cabai, petani tuban

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

  • Monday, 05 April 2021 13:00

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com

    Mahasiswa Unirow Tuban Belajar di Kantor blokTuban.com Sekitar 25 mahasiswa-mahasiswi dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban berkunjung di kantor redaksi blokTuban.com Jalan Sunan Muria No. 28 Kelurahan Latsari,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 19 November 2019 14:00

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax

    Surat Panggilan Tes Pertamina Adalah Hoax PT Pertamina (Persero) kembali menjadi objek penipuan lowongan kerja. Kali ini ada pihak mengatasnamakan Pertamina mengumumkan lowongan kerja dan kemudian memanggil pendaftar untuk melakukan berbagai tes....

    read more