Ini Tiga Tipe DB Yang Ditangani RSUD Tuban

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Sejak awal tahun 2019 hingga saat ini RSUD Kabupaten Tuban telah menangani sebanyak 35 kasus Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah (DB). Dari jumlah 35 kasus tersebut, dua pasien di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD, sedangkan pasien yang lainya sudah sembuh.

"Dari pendataan RSUD Tuban ada sebanyak 35 pasien DB yang ditangani, dengan rincian 24 kasus Dingue Fiver dan 11 kasus Dengue Hemorrhagic Fever," terang Direktur RSUD Kabupaten Tuban, Syaiful Hadi.

Diungkapkanya, ada tiga tipe DB yang ditangani oleh RSUD Tuban, pertama kasus Dengue Fever dengan gejala tidak ada tanda-tanda berdarah pada kulit, saat dilakukan tes masih negatif, namun ada penurunan trombosit.

Ke dua, yaitu tipe Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) untuk gejala yang dialami pada DHF adalah panas naik turun, adanya gangguan di perut, nafsu makan menurun, penurunan trombosit serta adanya tanda-tanda bintik-bintik darah di kulit.

Selanjutnya, yang harus diwaspadai adalah tipe yang ke tiga, yakni Dengue Shock Syndrom, untuk gejala Dengue Shock Syndrom sendiri tanpa disadari ada pendarahan seperti dihidung. Namun di hari ke tiga pasien mengalami shok, panas tinggi, ada penurunan kesadaran, tensinya menurun serta trombositnya menurun.

"Untuk yang tipe ketiga ini harus cepat ditangani, karena kalau terlambat bisa menimbulkan kefatalan," tandasnya.

Menurutnya, penyakit DB ini memang siklusnya terjadi saat awal musim penghujan dan puncaknya terjadi di antara bulan Januari-Maret. Oleh karena itu, RSUD telah melakukan upaya antisipasi bila nanti rujukan kasus DB melonjak.[hud/ito]