20:00 . Wamendag: Revitalisasi Pasar Rakyat Perkuat Pemulihan Ekonomi Nasional   |   19:00 . Merantau di Tuban, Residivis Asal Jepara Ini Nekat Gondol Motor Temannya   |   18:00 . Peduli Korban Semeru, Pelajar Tuban Salat Gaib dan Galang Dana   |   15:00 . Overkapasitas, Lagi-lagi Lapas Tuban Terima Pindahan 20 Napi Narkoba   |   14:00 . Suhada Erwin Resmi Jabat Dandim 0811 Tuban   |   13:00 . 7 Kali Dipenjara, Warga Merakurak Lagi-lagi Gasak Handphone Tetangga   |   12:00 . Lepas Sambut Dandim 0811 Tuban, Bupati Halindra Ungkap Kenangan Manis Bersama Viliala Romadhon   |   07:00 . 2 Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua Zaman Now   |   20:00 . Pemkab, Salurkan Bantuan untuk Korban Gunung Semeru   |   19:00 . Jadi Percontohan Vaksin di Tingkat Kabupaten, Ini Kunci Kesuksesan Glodog   |   18:00 . Mendag: Sukses Beradaptasi, Bisnis Waralaba Jadi Tuan di Negeri Sendiri   |   15:00 . Babak Pertama, Persatu Tertinggal 1-0 dari Persewangi   |   14:00 . Momen HDI, Bupati Tuban Halindra Kabarkan Perkembangan Raperda Difabel   |   13:00 . PPKM Level 3 se-Indonesia Batal, Disiplin Prokes di Pasar Tradisional Tuban Digalakkan Lagi   |   12:00 . Masyarakat Tuban Mulai Antusias dan Tak Takut Ikut Vaksin   |  
Thu, 09 December 2021
Jl. Sunan Muria no 28, Kelurahan Latsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Email: bloktuban@gmail.com

Longsoran Bengawan Buat Resah Warga Bantaran

bloktuban.com | Monday, 16 July 2018 19:00

Longsoran Bengawan Buat Resah Warga Bantaran

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Meski saat ini memasuki musim kemarau, namun warga sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo di Desa Simo, Kecamatan Soko masih was-was. Sebab, sudah hampir setengah tahun yang lalu bagian tanah bengawan terus digerus longsor dibawa aliran air hujan musim lalu.

Dari pantauan blokTuban.com di lokasi desa yang berseberangan dengan wilayah kabupaten tetangga, yakni Bojonegoro, tanah sepanjang 400 meter lebih dengan ketinggian sekitar 5 meter dibantaran Bengawan dekat pemukiman warga terus berjatuhan dan ambles.

"Kalau hujan deras pas musim hujan kemarin, lihatnya ngeri. Air mengalir seperti sungai lewat menerjang rumah. Kadang, kamar juga terendam air," ujar‎ warga sekitar Bengawan, Samponah mengingat musim penghujan lalu yang datang bagai bandang, Senin (16/7/2018).

Bukan masalah hujan kemarin yang segera ditepis oleh berbagai bencana lain, terlebih lagi yang dikhawatirkannya bilamana datang hujan dadakan tiba-tiba mengguyur, tak bisa dibayangkan hal apa saja yang bakal dialami oleh Samponah berikut puluhan Kepala keluarga (KK) yang bermukim dekat Bengawan.

"Kalau saat ini bisa aman sepertinya. Nggak tahu kalau ada hujan deras mendadak. Musimnya juga gak tentu," imbuhnya sembari bersantai di teras depan rumah dengan suasana teduh berhias pohon bambu yang sebagian banyak condong ikut longsor ke bawah Bengawan.

Dalam kesempatan dan juga lokasi yang sama‎, Kepala Desa (Kades) Simo, Ahmad Hadi mengaku telah mengajukan beberapa pertimbangan bantuan kepada instansi beserta pihak terkait keadaan tersebut. Sejak kejadian tenggelamnya seorang bocah di sungai terpanjang di Pulau Jawa, yang otomatis berdatangan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban beberapa waktu lalu, pihaknya telah mengusulkan pembenahan tanggul disana.

"Pihak desa sudah melaporkan keadaan ini ke BPBD, mungkin dalam proses. Selama ini memang tak begitu masalah, tapi kalau belum juga diantisipasi takutnya kalau musim hujan datang lagi ‎bisa jadi tambah parah longsornya. Kasihan warga sekitar," ulas Kades Simo panjang lebar.

Pihaknya hanya bisa berharap supaya pemerintah terkait bisa melakukan tindakan yang bersifat antisipatif. Tak menunggu adanya sebuah korban materi, bahkan korban jiwa, baru digagas dengan ‎sigap.

"Sungai di sini dalamnya bisa sampai lima belas meter lebih. Itu terbukti ketika BPBD beberapa waktu lalu ke sini mengevakuasi bocah tenggelam. Tak bisa dibayangkan kalau tanah bengawan di atas sana ikut ambrol ‎waktu hujan," ujarnya. [feb/col]

Tag : bengawan, resah, warga



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokTuban TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Saturday, 07 August 2021 14:00

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf

    Mahasiswa Demo Ijazah IAINU Tak Keluar, Rektorat Minta Maaf Aliansi alumni dan mahasiswa IAINU Kabupaten Tuban pada Sabtu (7/8/2021) pagi menggereduk gedung rektorat yang terletak di Jalan Manunggal Kelurahan Sukolilo, Kecamatan/Kabupaten Tuban. Kedatangan puluhan massa tersebut untuk menanyakan legalitas...

    read more