Pukul 11.00 WIB, Pemilih di Ring 1 Mudi Belum 50 Persen
Reporter: Dwi Rahayu/M.A. Qohhar
 
blokTuban.com - Suasana pemilih yang sepi untuk menggunakan hak pilih saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tuban yang digelar Rabu (9/12/2015), juga tampak di ring 1 Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Mudi yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ). Tepatnya di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Sebab, dari jumlah warga yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2.783, sampai pukul 11.00 WIB baru ada sekitar 45% pemilih yang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
 
Data yang dihimpun blokTuban.com menyebut, pemilih perempuan masih mendominasi warga yang datang ke tempat pemilihan. Sebab, di DPT juga ada 1.408 orang dan untuk laki-laki hanya 1.375 warga. "Masih didominasi perempuan dan belum banyak yang hadir ke TPS," kata Kepala Desa Rahayu, Sukirno, saat ditemui di Balai Desa Rahayu.
 
Pemilih yang belum mencapai 50% juga dibenarkan oleh Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Rahayu, Ahmad Kenedi. Dikatakan jika di Rahayu ada 5 TPS dengan rincian DPT antara lain, di TPS 1 ada 595 DPT (laki-laki 300 orang dan perempuan 295), TPS 2 terdapat 561 DPT (282 laki-laki dan 279 perempuan), TPS 3 ada 592 DPT (290 laki-laki dan 302 perempuan), TPS 4 terdapat 449 DPT (218 laki-laki dan 231 perempuan, serta TPS 5 ada 586 DPT (285 laki-laki dan 301 perempuan).
 
"Antara di TPS 1 sampai 5 masih sama sekitar pukul 11.00 WIB tadi, belum banyak yang hadir," tegasnya.
 
Kenapa masih sepi? Menurut Kenedi, panggilan akrabnya, jika kemungkinan besar masih banyak yang datang karena warga bekerja. Tahun-tahun sebelumnya saat Pemilihan juga sama, tapi kali ini lebih sepi. Padahal, target pemilih yang menggunakan hak suara minimal 70% di desa ini, kemungkinan bisa tak terealisasi. 
 
"Saat Pemilu Legislatif dulu ada 89% pengguna hak pilih, pihak desa telah menurunkan untuk Pilkada tahun ini," sambung Kenedi. [dwi/mad/ito]