08:00 . Ada Karnaval, Jalan Raya Timur dan Barat Jatirogo Kembali Ditutup  |  07:00 . Tips Alami Merawat Payudara Agar Tetap Kencang   |  18:00 . Sampah Berserakan Usai Karnaval, Petugas Lagsung Turun Jalan  |  17:00 . Drama Adu Penalti Hantarkan tim Widang Maju ke Final  |  16:00 . Turnamen Bola Kecamatan Widang, Hiburan Olahraga Warga  |  15:00 . Pertamina EP Tajak Sumur Wolai-001 Tepat HUT RI  |  12:00 . Banyak Karnaval, Para Pedangan Kebanjiran Berkah  |  11:00 . PT Pertamina EP Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Wolai - 001 Tepat Pada HUT RI  |  10:00 . Sepekan Libur Tanding, ini Proyeksi Persatu   |  09:00 . Awas! Ada Karanaval di Jatirogo, Jalur Dialihkan  |  08:00 . 11 Agenda Bakal Meriahkan HUT RI di Socorejo   |  07:00 . Yang Terjadi Pada Tubuh Bila Menghabiskan Akhir Pekan dengan Tidur  |  20:00 . Terharu Lihat Sang Anak di Barisan Paskibraka Nasional  |  19:00 . Di Gang Sempit Kota Tuban Ada Monumen Kemerdekaan?  |  18:00 . Resepsi Kenegaraan, Bupati Komitmen Tingkatkan IKM Tuban  |  17:00 . Minim Air, Petani di Nggalang Tekuni Kacang Tanah  |  16:00 . Upacara di Gunung Nggalang, Tak Mudah Gerakan Pemuda Desa   |  15:00 . Begini Pengakuan ABK yang Selamat  |  14:00 . Usai Upacara, Warga Sidomulyo Pawai Kebhinekaan   |  13:00 . Di Atas Tumpukan Sampah, Pemulung Tuban Turut Upacara Bendera  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 28 Mei 2017 10:00:33

Dewan Dinilai Lambat Sikapi Raperda Disabilitas

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban dinilai lambat dalam menyikapi Raperda Disabilitas.

Keberadaan Raperda tersebut sangat dinanti bagi penyandang cacat, setelah diundangkannya Undang-Undang no 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Akibatnya, penyandang cacat di Kabupaten Tuban merasa terdiskriminasi atas hak bekerja, karena tidak adanya​ kepastian produk hukum ditingkatan Kabupaten Tuban tersebut.

Ketua Organisasi Disabilitas Tuban (Orbit) Vira mengatakan, Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas ada pasal yang menyebut, bahwa untuk lembaga negara wajib mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 2 persen dari jumlah total pegawai​. Sedangkan untuk perusahaan swasta paling sedikit memperkejakan 1 persen dari jumlah pegawai.

"Tentang prosentase tenaga kerja tersebut tidak berlaku, karena di Tuban belum memiliki produk hukum Perda," ujarnya kepada blokTuban.com

Vira membandingkan dengan daerah lain, seperti di Banyuwangi yang sudah ada Perda tentang Penyandang Disabilitas. Sehingga semua lembaga atau perusahaan swasta wajib untuk memerhatikan betul isi di dalamnya, termasuk hak bekerja, kesehatan dan lainnya

"Penyandang disabilitas juga butuh pekerjaan, kami berharap DPRD Tuban segera membentuk Perda Disabilitas," harap Vira.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C, Tri Astuti merespon tentang permintaan  pembentukan Raperda tentang Disabilitas tersebut.

"Raperdanya akan kita usulkan di Prolegda 2018, untuk diusulkan di Porlegda 2017 sudah tidak bisa. Akan kita bahas ulang usulan Raperda ini dengan Anggota DPRD lainnya," pungkasnya. [nok/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 28 Mei 2017 10:00:33

Dewan Dinilai Lambat Sikapi Raperda Disabilitas

Reporter: Moch. Sudarsono

blokTuban.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban dinilai lambat dalam menyikapi Raperda Disabilitas.

Keberadaan Raperda tersebut sangat dinanti bagi penyandang cacat, setelah diundangkannya Undang-Undang no 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Akibatnya, penyandang cacat di Kabupaten Tuban merasa terdiskriminasi atas hak bekerja, karena tidak adanya​ kepastian produk hukum ditingkatan Kabupaten Tuban tersebut.

Ketua Organisasi Disabilitas Tuban (Orbit) Vira mengatakan, Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas ada pasal yang menyebut, bahwa untuk lembaga negara wajib mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 2 persen dari jumlah total pegawai​. Sedangkan untuk perusahaan swasta paling sedikit memperkejakan 1 persen dari jumlah pegawai.

"Tentang prosentase tenaga kerja tersebut tidak berlaku, karena di Tuban belum memiliki produk hukum Perda," ujarnya kepada blokTuban.com

Vira membandingkan dengan daerah lain, seperti di Banyuwangi yang sudah ada Perda tentang Penyandang Disabilitas. Sehingga semua lembaga atau perusahaan swasta wajib untuk memerhatikan betul isi di dalamnya, termasuk hak bekerja, kesehatan dan lainnya

"Penyandang disabilitas juga butuh pekerjaan, kami berharap DPRD Tuban segera membentuk Perda Disabilitas," harap Vira.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi C, Tri Astuti merespon tentang permintaan  pembentukan Raperda tentang Disabilitas tersebut.

"Raperdanya akan kita usulkan di Prolegda 2018, untuk diusulkan di Porlegda 2017 sudah tidak bisa. Akan kita bahas ulang usulan Raperda ini dengan Anggota DPRD lainnya," pungkasnya. [nok/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment