16:00 . Login SSCN Dinonaktifkan?  |  14:00 . Sempat Ricuh Ulah Supporter, Seleksi Dihentikan Sementara  |  13:00 . Gadis Asal Tegalagung Jadi Korban Begal Saat Pulang Kerja  |  12:00 . Pengumuman Seleksi Administrasi, ini Kata BKD Tuban  |  11:00 . Ribuan Santri Akan Terlibat Rangkaian HSN di Tuban  |  10:00 . Persiapan Porkab V, Kecamatan Soko Seleksi Atlet Pencak Silat  |  09:00 . Ingin Percantik Kemasan Produk, Bisa Datang ke Rumah Kemasan  |  08:00 . NU Care-LAZISNU Tuban Terus Kumpulkan Bantuan untuk Sulteng  |  07:00 . Daftar Negara dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi, Bagaimana Indonesia?   |  16:00 . Proyek Perbaikan Jalan Minim Rambu, Begini Pengakuan Pekerja  |  15:00 . 10 Finalis Cung dan Nduk Dijadwalkan Kunjungi Wisata Tuban  |  13:00 . Tak Kalah dengan Jalan Raya, Jalan Beton Digarap Rute Jegulo-Kenthi  |  12:00 . Begini Upaya Dinsos P3A Tekan Angka Kekerasan Anak dan KDRT  |  11:00 . Sering Tercium Bau, Warga Keluhkan Kontrol Perusahaan Tak Maksimal  |  10:00 . Patroli Rutin, Satpol PP Temukan Sepasang Pelajar di Bangunan Kosong  |  08:00 . Dinsos P3A Ajak Masyarakat Wujudkan Bumi Wali KLA  |  07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Jumat, 12 Oktober 2018 10:00:12

Ajak Anak Berwisata Imajinasi, KaDoBo Siap Hadir di Tuban

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sudah menjadi wajar jika dunia anak adalah tentang bermain dan diselingi pembelajaran yang menarik. Hakikat pembelajar real bisa dilihat dari kebiasaan orang tua maupun peserta didik yang menanamkan kebiasaan, budaya turun temurun. Salah satunya adalah memberikan dongeng kepada anak.

Akan tetapi, seiring perkembangan zaman juga perkembangan teknologi yang kian pesat, budaya dongeng memiliki sejumlah manfaat baik bagi si anak maupun orang tua, makin kesini semakin ditinggalkan. Padahal, perilaku yang diberikan orang tua maupun peserta didik dengan cara mendongeng dapat menggugah daya imajinasi anak semakin aktif, interaksi dan komunikasi yang positif, maupun sarana pembelajaran yang kreatif.

Hal tersebut lah yang menjadi salah satu dari banyaknya latar belakang, berangkatnya komunitas Kampung Dongeng Bojonegoro (KaDoBo) mengkampanyekan dongeng-dongeng anak kepada sejumlah instansi sekolah, pendidikan anak usia dini maupun Taman Kanak-kanak (TK) di semua wilayah. Namun, periode kali ini juga turut menyapa anak-anak di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban.

"Dalam waktu dekat ini, kita akan road show ke Tuban juga," ungkap salah satu anggota relawan KaDoBo, Ali Mutho kepada blokTuban.com, Jumat (12/10/2018).

Tak kalah dengan giat kampanye partai politik yang tengah hangat di publik, sambung pemuda yang akrab disapa Kak Mutho itu, budaya dongeng juga penting untuk dikampanyekan pada anak-anak sebagai salah satu media pembelajaran yang menyenangkan.

"Kampung Dongeng sendiri berangkatnya dari kegelisahan terhadap dunia pendidikan yang saat ini bisa dibilang monoton. Padahal, anak-anak perlu mendapat pembelajaran yang mudah diterima dan menyenangkan. Intinya mendidik, seru dan menyenangkan," ulasnya panjang lebar.

Lebih lanjut dia menambahkan, selain dongeng, rangkaian program KaDoBo bertajuk Goes to Tuban itu juga dikemas dengan beragam kegiatan, seperti senam dongeng Ayo Sekolah, menyanyi, sulap, pantomim dan giat kreatifitas lainnya.

"Kita hadir di Tuban mulai tanggal 15 Oktober mendatang sampai awal bulan November nanti. Bakal ada banyak keseruan Kampung Dongeng menyapa sekolah-sekolah di Tuban lho," seru Kak Mutho.

Sementara ini, agenda terdekat Kampung Dongeng Goes to Tuban akan berkunjung ke TK Bhayangkari 69 Rengel Tuban dengan membawa suasana ceria dan lebih menyenangkan.

Dari semua itu, pihaknya memberikan keleluasaan bagi sekolah maupun instansi pendidikan anak usia dini, dan TK di Kabupaten Tuban yang berminat ataupun ingin dikunjungi Kampung Dongeng, menghibur anak-anak dengan pembelajaran seru nan kreatif dengan menghubungi Contact Person (CP) pribadi via Whatsapp di 0838-3020-4322.

"Semua bebas dan gratis," pungkas pemuda humoris yang ramah senyum itu kepada blokTuban.com. [feb/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Jumat, 12 Oktober 2018 10:00:12

Ajak Anak Berwisata Imajinasi, KaDoBo Siap Hadir di Tuban

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Sudah menjadi wajar jika dunia anak adalah tentang bermain dan diselingi pembelajaran yang menarik. Hakikat pembelajar real bisa dilihat dari kebiasaan orang tua maupun peserta didik yang menanamkan kebiasaan, budaya turun temurun. Salah satunya adalah memberikan dongeng kepada anak.

Akan tetapi, seiring perkembangan zaman juga perkembangan teknologi yang kian pesat, budaya dongeng memiliki sejumlah manfaat baik bagi si anak maupun orang tua, makin kesini semakin ditinggalkan. Padahal, perilaku yang diberikan orang tua maupun peserta didik dengan cara mendongeng dapat menggugah daya imajinasi anak semakin aktif, interaksi dan komunikasi yang positif, maupun sarana pembelajaran yang kreatif.

Hal tersebut lah yang menjadi salah satu dari banyaknya latar belakang, berangkatnya komunitas Kampung Dongeng Bojonegoro (KaDoBo) mengkampanyekan dongeng-dongeng anak kepada sejumlah instansi sekolah, pendidikan anak usia dini maupun Taman Kanak-kanak (TK) di semua wilayah. Namun, periode kali ini juga turut menyapa anak-anak di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban.

"Dalam waktu dekat ini, kita akan road show ke Tuban juga," ungkap salah satu anggota relawan KaDoBo, Ali Mutho kepada blokTuban.com, Jumat (12/10/2018).

Tak kalah dengan giat kampanye partai politik yang tengah hangat di publik, sambung pemuda yang akrab disapa Kak Mutho itu, budaya dongeng juga penting untuk dikampanyekan pada anak-anak sebagai salah satu media pembelajaran yang menyenangkan.

"Kampung Dongeng sendiri berangkatnya dari kegelisahan terhadap dunia pendidikan yang saat ini bisa dibilang monoton. Padahal, anak-anak perlu mendapat pembelajaran yang mudah diterima dan menyenangkan. Intinya mendidik, seru dan menyenangkan," ulasnya panjang lebar.

Lebih lanjut dia menambahkan, selain dongeng, rangkaian program KaDoBo bertajuk Goes to Tuban itu juga dikemas dengan beragam kegiatan, seperti senam dongeng Ayo Sekolah, menyanyi, sulap, pantomim dan giat kreatifitas lainnya.

"Kita hadir di Tuban mulai tanggal 15 Oktober mendatang sampai awal bulan November nanti. Bakal ada banyak keseruan Kampung Dongeng menyapa sekolah-sekolah di Tuban lho," seru Kak Mutho.

Sementara ini, agenda terdekat Kampung Dongeng Goes to Tuban akan berkunjung ke TK Bhayangkari 69 Rengel Tuban dengan membawa suasana ceria dan lebih menyenangkan.

Dari semua itu, pihaknya memberikan keleluasaan bagi sekolah maupun instansi pendidikan anak usia dini, dan TK di Kabupaten Tuban yang berminat ataupun ingin dikunjungi Kampung Dongeng, menghibur anak-anak dengan pembelajaran seru nan kreatif dengan menghubungi Contact Person (CP) pribadi via Whatsapp di 0838-3020-4322.

"Semua bebas dan gratis," pungkas pemuda humoris yang ramah senyum itu kepada blokTuban.com. [feb/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment