16:00 . Proyek Perbaikan Jalan Minim Rambu, Begini Pengakuan Pekerja  |  15:00 . 10 Finalis Cung dan Nduk Dijadwalkan Kunjungi Wisata Tuban  |  13:00 . Tak Kalah dengan Jalan Raya, Jalan Beton Digarap Rute Jegulo-Kenthi  |  12:00 . Begini Upaya Dinsos P3A Tekan Angka Kekerasan Anak dan KDRT  |  11:00 . Sering Tercium Bau, Warga Keluhkan Kontrol Perusahaan Tak Maksimal  |  10:00 . Patroli Rutin, Satpol PP Temukan Sepasang Pelajar di Bangunan Kosong  |  08:00 . Dinsos P3A Ajak Masyarakat Wujudkan Bumi Wali KLA  |  07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  21:00 . Cawapres, KH Ma'ruf Amin Mohon Dukungan dan Doa Restu   |  20:00 . Viral Berita Penculikan di Soko, Ini Tanggapan Polisi  |  19:00 . Ma'ruf Amin Doakan Santri Langitan Jadi Pemimpin Negeri  |  18:30 . Ramai, Keamanan Pesantren Imbau Tingkatkan Kewaspadaan  |  18:00 . Ma'ruf Amin Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Langitan  |  17:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  16:00 . Pasang Iklan Kampanye di Media? Ini Jadwalnya  |  15:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  14:00 . Semen Indonesia Ajak Warganet “Bicara Baik” di Medsos  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 01 Oktober 2018 19:00:13

Cerita Lekun 'Tim Ahli' Pembuat Arak dari Tuban

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Dari aksi penggerebekan produksi minuman keras (Miras) jenis arak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban meninggalkan cerita tersendiri. Pasalnya satu dari enam tersangka ada yang merupakan pelaku lama yang sudah keluar masuk penjara karena memproduksi arak. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, tersangka bernama Arin Prasetyo alias Lekun (36) ini sudah tiga kali tertangkap polisi dengan kasus serupa. Dua kali di wilayah Plumpang dan satu kali di wilayah Jatirogo ini. 

Menurut pengakuan Lekun, ia menekuni pekerjaan sebagai produsen arak sudah lama. Sampai-sampai, ia pun lupa kapan awal mula ia menjalani pekerjaan yang dilarang negara dan agama tersebut. 

Saat ini, bapak tiga anak itu mengaku sudah memiliki lebel 'Tim Ahli'. Sehingga ketika para pemodal yang ingin menjalani aksi produksi arak sering mendatangkan dia. 

"Status saya 'Tim Ahli' di kegiatan produksi arak ini (produksi arak di Desa Ngepon)," kata Lekun dengan tersenyum. 

Ia berujar selama tiga bulan beroperasi, ia sebagai tim ahli peracik arak. Sementara yang mengerjakan tiga anak buahnya. 

Sementara itu, tersangka lain bernama Hengky Kristiawan, dikatakan Lekun sebagai pemilik lahan bekas kandang tersebut sekaligus sebagai otak semua kegiatan bisnis Miras tersebut. 

"Hengki otak dari semua ini, saya hanya tim ahli," ungkap pria asal Semanding tersebut. 

Saat ditanya kenapa pilih pekerjaan ini, Lekun mengaku tidak punya pilihan lain. Sebab, untuk menghidupi keluarganya ia bergantung pada keahliannya membuat minuman memabukkan ini. 

"Uripe yo ko ombenan iki (Hidupnya ya dari minuman ini)," katanya sambil mengunyah marning usai press realese. 

Diakui pria berbadan kurus itu, saat ini ia sebagai tulang punggung keluarganya. Ia harus menyekolahkan tiga anaknya dari hasil kerjaannya itu. 

"Anak saya tiga. Satu SMK, yang dua kembar masih SD," pungkasnya. [rof/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 01 Oktober 2018 19:00:13

Cerita Lekun 'Tim Ahli' Pembuat Arak dari Tuban

Reporter: Mochamad Nur Rofiq 

blokTuban.com - Dari aksi penggerebekan produksi minuman keras (Miras) jenis arak di Desa Ngepon, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban meninggalkan cerita tersendiri. Pasalnya satu dari enam tersangka ada yang merupakan pelaku lama yang sudah keluar masuk penjara karena memproduksi arak. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, tersangka bernama Arin Prasetyo alias Lekun (36) ini sudah tiga kali tertangkap polisi dengan kasus serupa. Dua kali di wilayah Plumpang dan satu kali di wilayah Jatirogo ini. 

Menurut pengakuan Lekun, ia menekuni pekerjaan sebagai produsen arak sudah lama. Sampai-sampai, ia pun lupa kapan awal mula ia menjalani pekerjaan yang dilarang negara dan agama tersebut. 

Saat ini, bapak tiga anak itu mengaku sudah memiliki lebel 'Tim Ahli'. Sehingga ketika para pemodal yang ingin menjalani aksi produksi arak sering mendatangkan dia. 

"Status saya 'Tim Ahli' di kegiatan produksi arak ini (produksi arak di Desa Ngepon)," kata Lekun dengan tersenyum. 

Ia berujar selama tiga bulan beroperasi, ia sebagai tim ahli peracik arak. Sementara yang mengerjakan tiga anak buahnya. 

Sementara itu, tersangka lain bernama Hengky Kristiawan, dikatakan Lekun sebagai pemilik lahan bekas kandang tersebut sekaligus sebagai otak semua kegiatan bisnis Miras tersebut. 

"Hengki otak dari semua ini, saya hanya tim ahli," ungkap pria asal Semanding tersebut. 

Saat ditanya kenapa pilih pekerjaan ini, Lekun mengaku tidak punya pilihan lain. Sebab, untuk menghidupi keluarganya ia bergantung pada keahliannya membuat minuman memabukkan ini. 

"Uripe yo ko ombenan iki (Hidupnya ya dari minuman ini)," katanya sambil mengunyah marning usai press realese. 

Diakui pria berbadan kurus itu, saat ini ia sebagai tulang punggung keluarganya. Ia harus menyekolahkan tiga anaknya dari hasil kerjaannya itu. 

"Anak saya tiga. Satu SMK, yang dua kembar masih SD," pungkasnya. [rof/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment