07:00 . Daftar Negara dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi, Bagaimana Indonesia?   |  16:00 . Proyek Perbaikan Jalan Minim Rambu, Begini Pengakuan Pekerja  |  15:00 . 10 Finalis Cung dan Nduk Dijadwalkan Kunjungi Wisata Tuban  |  13:00 . Tak Kalah dengan Jalan Raya, Jalan Beton Digarap Rute Jegulo-Kenthi  |  12:00 . Begini Upaya Dinsos P3A Tekan Angka Kekerasan Anak dan KDRT  |  11:00 . Sering Tercium Bau, Warga Keluhkan Kontrol Perusahaan Tak Maksimal  |  10:00 . Patroli Rutin, Satpol PP Temukan Sepasang Pelajar di Bangunan Kosong  |  08:00 . Dinsos P3A Ajak Masyarakat Wujudkan Bumi Wali KLA  |  07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  21:00 . Cawapres, KH Ma'ruf Amin Mohon Dukungan dan Doa Restu   |  20:00 . Viral Berita Penculikan di Soko, Ini Tanggapan Polisi  |  19:00 . Ma'ruf Amin Doakan Santri Langitan Jadi Pemimpin Negeri  |  18:30 . Ramai, Keamanan Pesantren Imbau Tingkatkan Kewaspadaan  |  18:00 . Ma'ruf Amin Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Langitan  |  17:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  16:00 . Pasang Iklan Kampanye di Media? Ini Jadwalnya  |  15:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 18 September 2018 12:00:49

Ratusan Warga Mojoagung Geruduk Kejari Tuban, ada Apa?

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Ratusan warga Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Untuk Keadilan (Garuk) melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tuban, Selasa (18/9/2018).

Ratusan massa yang didominasi para pemuda itu menyuarakan dukunganya kepada Kejari Tuban untuk menegakkan keadilan, dengan memproses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Ngatiah beserta suaminya Makmur.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Ainun Naim mengatakan aksi ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Kejari Tuban, agar tetap melanjutkan proses hukum kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Alokasi Dana Desa (ADD) yang menjerat Kades Mojoagung berserta suaminya.

"Kami datang ke sini untuk mendukung Kejari Tuban dalam menyelesaikan kasus ini sesuai dengan prosedur, dan jangan pernah gentar menghadapi intervensi maupun ancaman dari manapun," terang Ainun Naim yang juga sebagai Penyuluh Anti Korupsi Pratama KPK kepada blokTuban.com.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi yang menemui masa demo mengatakan, banyak terima kasih kepada masa aksi yang telah mendukung Kejari Tuban dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Terima kasih atas atensinya dalam mendukung kami. Kejari Tuban telah berjanji akan menyelesaikan perkara ini sesuai dengan prosedur," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kades Mojoagung dan suaminya tersebut ditetapkan sebagai tersangka, lantaran dari hasil penyelidikan keduanya melakukan penyelewengan DD dan ADD Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp152.860.773.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#2 Comments.....

Iskandar Selasa, 18 September 2018 14:13:29

Seharusnya yg di usut yg melaporkan.. dasar pasukan nasi bungkus..

Gresss Rabu, 19 September 2018 23:01:30

Kok bisa pelapor yg diusut?hukum baru ya itu?

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 18 September 2018 12:00:49

Ratusan Warga Mojoagung Geruduk Kejari Tuban, ada Apa?

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Ratusan warga Desa Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Untuk Keadilan (Garuk) melakukan aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tuban, Selasa (18/9/2018).

Ratusan massa yang didominasi para pemuda itu menyuarakan dukunganya kepada Kejari Tuban untuk menegakkan keadilan, dengan memproses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Ngatiah beserta suaminya Makmur.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Ainun Naim mengatakan aksi ini bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Kejari Tuban, agar tetap melanjutkan proses hukum kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) Alokasi Dana Desa (ADD) yang menjerat Kades Mojoagung berserta suaminya.

"Kami datang ke sini untuk mendukung Kejari Tuban dalam menyelesaikan kasus ini sesuai dengan prosedur, dan jangan pernah gentar menghadapi intervensi maupun ancaman dari manapun," terang Ainun Naim yang juga sebagai Penyuluh Anti Korupsi Pratama KPK kepada blokTuban.com.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Tuban, Nurhadi yang menemui masa demo mengatakan, banyak terima kasih kepada masa aksi yang telah mendukung Kejari Tuban dalam memberantas tindak pidana korupsi.

"Terima kasih atas atensinya dalam mendukung kami. Kejari Tuban telah berjanji akan menyelesaikan perkara ini sesuai dengan prosedur," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kades Mojoagung dan suaminya tersebut ditetapkan sebagai tersangka, lantaran dari hasil penyelidikan keduanya melakukan penyelewengan DD dan ADD Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp152.860.773.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#2 Comments.....

Iskandar Selasa, 18 September 2018 14:13:29

Seharusnya yg di usut yg melaporkan.. dasar pasukan nasi bungkus..

Gresss Rabu, 19 September 2018 23:01:30

Kok bisa pelapor yg diusut?hukum baru ya itu?

Submit new comment