16:00 . Login SSCN Dinonaktifkan?  |  14:00 . Sempat Ricuh Ulah Supporter, Seleksi Dihentikan Sementara  |  13:00 . Gadis Asal Tegalagung Jadi Korban Begal Saat Pulang Kerja  |  12:00 . Pengumuman Seleksi Administrasi, ini Kata BKD Tuban  |  11:00 . Ribuan Santri Akan Terlibat Rangkaian HSN di Tuban  |  10:00 . Persiapan Porkab V, Kecamatan Soko Seleksi Atlet Pencak Silat  |  09:00 . Ingin Percantik Kemasan Produk, Bisa Datang ke Rumah Kemasan  |  08:00 . NU Care-LAZISNU Tuban Terus Kumpulkan Bantuan untuk Sulteng  |  07:00 . Daftar Negara dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi, Bagaimana Indonesia?   |  16:00 . Proyek Perbaikan Jalan Minim Rambu, Begini Pengakuan Pekerja  |  15:00 . 10 Finalis Cung dan Nduk Dijadwalkan Kunjungi Wisata Tuban  |  13:00 . Tak Kalah dengan Jalan Raya, Jalan Beton Digarap Rute Jegulo-Kenthi  |  12:00 . Begini Upaya Dinsos P3A Tekan Angka Kekerasan Anak dan KDRT  |  11:00 . Sering Tercium Bau, Warga Keluhkan Kontrol Perusahaan Tak Maksimal  |  10:00 . Patroli Rutin, Satpol PP Temukan Sepasang Pelajar di Bangunan Kosong  |  08:00 . Dinsos P3A Ajak Masyarakat Wujudkan Bumi Wali KLA  |  07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 11 September 2018 14:00:00

Gudir Jajanan Tradisional yang Masih Bertahan di Tuban

Repoter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Di zaman modern sperti sekarang ini memang banyak jajanan tradisional yang sudah mulai dilupakan, dan terganti dengan jajanan yang tengah hit saat ini, namun di Kabupaten Tuban masih ada pedagang yang bertahan berjualan jajanan tradisional ini.

Winarto (48) salah satu pedagang jajanan tradisional gudir yang berbahan baku agar-agar rumput laut. Jajanan ini sempat ngehit pada tahun 90-an dan pasti banyak ditemui di sekolah-sekolah, kususnya SD. Namun jajan gurdir saat ini sudah jarang ditemui.

Winarto mengungkapkan, mengapa hingga saat ini ia masih bertahan berjualan jajanan tradisional. "Ditelateni aja mau jualan yang lain juga susah butuh modal dan juga harus merintis lagi. Selain itu jajanan ini kan sudah jarang ada yang jualan jadi gak ada saingannya, saya berjualan kurang lebih sudah 16 tahun," ungkap Winarto.

Beliau merupakan warga asli Desa Merutuk Kecamatan Widang, namun saat ini tinggal di Desa Ngemplak Kecamatan Sidoarjo. Dalam kesehariannya ia menjajakan jualannya dengan berjalan kaki dari sekolah satu ke sekolah lain. Terkadang sampai ke desa Karangsari.

Jajan ini beliau jual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp500 per bijinya. Setiap hari ia mendapatkan untung bersih sekitar Rp70 hingga Rp80 ribu.

"Alhamdulillah keuntungan bersih setiap hari masih cukup untuk menyambung hidup. Kalau ada acara ramai seperti ada tontonan ya bisa sampai Rp100 ribu," ungkapnya. [nid/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 11 September 2018 14:00:00

Gudir Jajanan Tradisional yang Masih Bertahan di Tuban

Repoter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Di zaman modern sperti sekarang ini memang banyak jajanan tradisional yang sudah mulai dilupakan, dan terganti dengan jajanan yang tengah hit saat ini, namun di Kabupaten Tuban masih ada pedagang yang bertahan berjualan jajanan tradisional ini.

Winarto (48) salah satu pedagang jajanan tradisional gudir yang berbahan baku agar-agar rumput laut. Jajanan ini sempat ngehit pada tahun 90-an dan pasti banyak ditemui di sekolah-sekolah, kususnya SD. Namun jajan gurdir saat ini sudah jarang ditemui.

Winarto mengungkapkan, mengapa hingga saat ini ia masih bertahan berjualan jajanan tradisional. "Ditelateni aja mau jualan yang lain juga susah butuh modal dan juga harus merintis lagi. Selain itu jajanan ini kan sudah jarang ada yang jualan jadi gak ada saingannya, saya berjualan kurang lebih sudah 16 tahun," ungkap Winarto.

Beliau merupakan warga asli Desa Merutuk Kecamatan Widang, namun saat ini tinggal di Desa Ngemplak Kecamatan Sidoarjo. Dalam kesehariannya ia menjajakan jualannya dengan berjalan kaki dari sekolah satu ke sekolah lain. Terkadang sampai ke desa Karangsari.

Jajan ini beliau jual dengan harga sangat terjangkau, yaitu Rp500 per bijinya. Setiap hari ia mendapatkan untung bersih sekitar Rp70 hingga Rp80 ribu.

"Alhamdulillah keuntungan bersih setiap hari masih cukup untuk menyambung hidup. Kalau ada acara ramai seperti ada tontonan ya bisa sampai Rp100 ribu," ungkapnya. [nid/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment