16:00 . Login SSCN Dinonaktifkan?  |  14:00 . Sempat Ricuh Ulah Supporter, Seleksi Dihentikan Sementara  |  13:00 . Gadis Asal Tegalagung Jadi Korban Begal Saat Pulang Kerja  |  12:00 . Pengumuman Seleksi Administrasi, ini Kata BKD Tuban  |  11:00 . Ribuan Santri Akan Terlibat Rangkaian HSN di Tuban  |  10:00 . Persiapan Porkab V, Kecamatan Soko Seleksi Atlet Pencak Silat  |  09:00 . Ingin Percantik Kemasan Produk, Bisa Datang ke Rumah Kemasan  |  08:00 . NU Care-LAZISNU Tuban Terus Kumpulkan Bantuan untuk Sulteng  |  07:00 . Daftar Negara dengan Usia Harapan Hidup Tertinggi, Bagaimana Indonesia?   |  16:00 . Proyek Perbaikan Jalan Minim Rambu, Begini Pengakuan Pekerja  |  15:00 . 10 Finalis Cung dan Nduk Dijadwalkan Kunjungi Wisata Tuban  |  13:00 . Tak Kalah dengan Jalan Raya, Jalan Beton Digarap Rute Jegulo-Kenthi  |  12:00 . Begini Upaya Dinsos P3A Tekan Angka Kekerasan Anak dan KDRT  |  11:00 . Sering Tercium Bau, Warga Keluhkan Kontrol Perusahaan Tak Maksimal  |  10:00 . Patroli Rutin, Satpol PP Temukan Sepasang Pelajar di Bangunan Kosong  |  08:00 . Dinsos P3A Ajak Masyarakat Wujudkan Bumi Wali KLA  |  07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 18:00:38

Kasus Dugaan Korupsi Kades Mojoagung

Kerugian Negara Mencapai Sebesar 152 Juta

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban atas nama SN (40) ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban sebagai tersangka. Ia ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Tak tanggung-tanggung dalam kasus tersebut, MK (46) yang merupakan suami dari Kades juga turut terseret dalam kasus dugaan korupsi ini. Dan saat ini keduanya tengah di tahan oleh Kejari Tuban.

Kasi Intel Kejari Tuban, Jaksa Muda Nurhadi SH. MH mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran dari hasil penyelidikan dari Tim Ahli Inspektorat keduanya melakukan penyelewengan DD dan ADD Tahun Anggaran 2017 sebesar RP152.860.773.

"Dari hasil penyelidikan, kasus dugaan korupsi ini negara mengalami kerugian sebesar Rp152.860.773," terang Nurhadi, Rabu (5/9/2018).

Lebih lanjut, dalam perkara ini, Keduanya yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) tersebut, telah mengerjakan kegiatan proyek yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satunya kegiatan pembangunan jalan desa yang tidak sesuai spesifikasi proyek atau Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Selain itu, pengerjaannya juga tidak dilakukan pada tahun yang ditetapkan. Misalnya DD dan ADD Anggaran Tahun 2018 untuk pembangunan. Namun dikerjakan di tahun sebelumnya yakni 2017, kemudian setelah pemeriksaan ahli juga tidak sesuai RAB," tambahnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan ini keduanya sudah di tahan oleh Kejari setempat dengan dititipkan di Lembaga pemasyarakatan kelas II B Tuban. Keduanya terancam hukuman di atas 15 tahun. Karena melanggar dua pasal yaitu pasal 2 ayat 1 JO 18, UU No 31 tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi JO UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU tahun 1999 JO pasal 55 ayat 1 KUHP.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 18:00:38

Kasus Dugaan Korupsi Kades Mojoagung

Kerugian Negara Mencapai Sebesar 152 Juta

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Kepala Desa (Kades) Mojoagung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban atas nama SN (40) ditetapkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban sebagai tersangka. Ia ditetapkan menjadi tersangka atas dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Tak tanggung-tanggung dalam kasus tersebut, MK (46) yang merupakan suami dari Kades juga turut terseret dalam kasus dugaan korupsi ini. Dan saat ini keduanya tengah di tahan oleh Kejari Tuban.

Kasi Intel Kejari Tuban, Jaksa Muda Nurhadi SH. MH mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka lantaran dari hasil penyelidikan dari Tim Ahli Inspektorat keduanya melakukan penyelewengan DD dan ADD Tahun Anggaran 2017 sebesar RP152.860.773.

"Dari hasil penyelidikan, kasus dugaan korupsi ini negara mengalami kerugian sebesar Rp152.860.773," terang Nurhadi, Rabu (5/9/2018).

Lebih lanjut, dalam perkara ini, Keduanya yang merupakan pasangan suami istri (Pasutri) tersebut, telah mengerjakan kegiatan proyek yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satunya kegiatan pembangunan jalan desa yang tidak sesuai spesifikasi proyek atau Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Selain itu, pengerjaannya juga tidak dilakukan pada tahun yang ditetapkan. Misalnya DD dan ADD Anggaran Tahun 2018 untuk pembangunan. Namun dikerjakan di tahun sebelumnya yakni 2017, kemudian setelah pemeriksaan ahli juga tidak sesuai RAB," tambahnya.

Kini untuk mempertanggung jawabkan ini keduanya sudah di tahan oleh Kejari setempat dengan dititipkan di Lembaga pemasyarakatan kelas II B Tuban. Keduanya terancam hukuman di atas 15 tahun. Karena melanggar dua pasal yaitu pasal 2 ayat 1 JO 18, UU No 31 tahun 1999 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi JO UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU tahun 1999 JO pasal 55 ayat 1 KUHP.[hud/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment