21:00 . Si Jago Merah Lumat Kandang Ayam Milik Dokter  |  19:00 . Tahun 2018, Kasus Kejahatan Terhadap Anak di Tuban Turun  |  18:00 . Lowongan Marketing dan Finance Kurang Diminati di Bursa Kerja Tuban  |  17:00 . Kejar Target, Jalan Ruas Beton Soko Kelar Lebih Awal  |  16:00 . Sedakah Bumi Gununganyar Sajikan Hiburan Seni Budaya  |  15:00 . Perbakin Tuban Siap Torehkan Prestasi Diajang Porkab dan Porprov  |  14:00 . Siap-Siap Ini Jadwal Tes CPNS  |  13:00 . 107 Akun Medsos Jadi Bidikan Bawaslu Tuban  |  12:00 . Kapolres Terima Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak   |  08:00 . Desa Wajib Lakukan Analisis Kelayakan Penyertaan Modal BUMDesa  |  07:00 . Konflik Bisa Bikin Hubungan dengan Kekasih Lebih Kuat  |  20:00 . Wakil Bupati Harap Perusahaan besar Ikut Bursa Kerja  |  19:00 . Ratusan Siswa SMK Rengel Ikuti Lomba Desain Batik Lokal  |  18:00 . Rumah Janda Penjual Krupuk di Plumpang Terbakar  |  18:00 . Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes  |  17:00 . Peringati Hari Batik, SMK Rengel Adakan Bazar dan Workshop  |  16:00 . Kembangkan BUMDesa, Dispemas-KB Tuban Gelar Peningkatan Kapasitas SDMnya  |  15:00 . Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos  |  14:00 . Pendaftaran CPNS Ditutup, 5.273 Pelamar Siap Diverifikasi  |  13:00 . Bupati Serahkan Bantuan Kapal Kepada Nelayan Miskin  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 13:00:03

Kades dan Suami Ditahan, Bagaimana Pemerintahan Mojoagung?

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - ‎Tindak lanjut kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan alokasi Dana Desa (ADD) Mojoagung, Kecamatan Soko tahun anggaran 2017 oleh Kepala Desa (Kades) setempat, SN sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban.

Bahkan tak tanggung-tanggung,‎ suami dari Kades yakni MK juga turut terseret dalam masalah tersebut. Keduanya saat ini tengah ditahan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Mendengar kabar tersebut, Camat Soko, Suwito tentunya prihatin atas adanya informasi itu. Pihaknya mengaku sudah mendengar kabar tersebut lewat beberapa media di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban.

‎"Sudah, itu sudah urusan hukum bukan lingkup kita lagi," terang Suwito saat ditemui blokTuban.com diruang kerjanya, Rabu (5/9/2018).

‎Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa kasus tersebut tengah ditangani Aparat Penegak Hukum (APH) yang berkaitan. Lebih dari itu, tak ada komentar lebih dari Camat bersandang gelar Hukum itu.

"No Comment. Kecuali jika masih dalam lingkup masyarakat‎, kita masih bisa menengahi," tambahnya.

‎Selanjutnya, ketika ditanya lebih lanjut tentang keberlangsungan pemerintahan Desa Mojogung pasca ditinggal Kades beserta suaminya yang dulu sering menjadi kebanggan masyarakat setempat, Camat Soko tak begitu mengkhawatirkan soal itu.

Sebab, beberapa ‎prosedur umum kepemimpinan su‎atu desa telah ada aturannya sendiri. Pihaknya masih menunggu proses lanjutan, kemudian baru bisa untuk mengambil pelaksanaan bagaimana pemerintahan desa nanti bisa berjalan normal adanya.

"Kita tunggu putusan akhir dari kejaksaan. Saat ini kita‎ belum berani‎ ambil tindakan lebih. Namun,‎ bagaimanapun juga saat ini pemerintahan disana masih berjalan, kan ada Sekdes dan perangkat lainnya," tegasnya.

Selebihnya, Camat akan menyertakan PJ Desa sudah mendapat putusan legal dari pemerintah pusat. Dan, kembali diulangnya, belum ada langkah tindakan dari pihak kecamatan terkait persoalan itu. Besar harapan, kasus Kades Mojoagung beserta suaminya cepat rampung. Dan, tak ada lagi kejadian serupa yang menimpa di wilayah birokrasi Kecamatan Soko. [feb/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#3 Comments.....

Jeffryanto Rabu, 05 September 2018 21:10:44

Semoga cpt terselesaikan dgn bijak

Jeffryanto Rabu, 05 September 2018 21:10:45

Semoga cpt terselesaikan dgn bijak

Markum Sabtu, 08 September 2018 18:03:06

Aku yakin bapak dan ibu orang baik.... semoga Allah memudahkan urusan bapak dan ibu Amiin

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 13:00:03

Kades dan Suami Ditahan, Bagaimana Pemerintahan Mojoagung?

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - ‎Tindak lanjut kasus dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan alokasi Dana Desa (ADD) Mojoagung, Kecamatan Soko tahun anggaran 2017 oleh Kepala Desa (Kades) setempat, SN sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tuban.

Bahkan tak tanggung-tanggung,‎ suami dari Kades yakni MK juga turut terseret dalam masalah tersebut. Keduanya saat ini tengah ditahan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Mendengar kabar tersebut, Camat Soko, Suwito tentunya prihatin atas adanya informasi itu. Pihaknya mengaku sudah mendengar kabar tersebut lewat beberapa media di Bumi Wali, sebutan lain Kabupaten Tuban.

‎"Sudah, itu sudah urusan hukum bukan lingkup kita lagi," terang Suwito saat ditemui blokTuban.com diruang kerjanya, Rabu (5/9/2018).

‎Pihaknya juga mengungkapkan, bahwa kasus tersebut tengah ditangani Aparat Penegak Hukum (APH) yang berkaitan. Lebih dari itu, tak ada komentar lebih dari Camat bersandang gelar Hukum itu.

"No Comment. Kecuali jika masih dalam lingkup masyarakat‎, kita masih bisa menengahi," tambahnya.

‎Selanjutnya, ketika ditanya lebih lanjut tentang keberlangsungan pemerintahan Desa Mojogung pasca ditinggal Kades beserta suaminya yang dulu sering menjadi kebanggan masyarakat setempat, Camat Soko tak begitu mengkhawatirkan soal itu.

Sebab, beberapa ‎prosedur umum kepemimpinan su‎atu desa telah ada aturannya sendiri. Pihaknya masih menunggu proses lanjutan, kemudian baru bisa untuk mengambil pelaksanaan bagaimana pemerintahan desa nanti bisa berjalan normal adanya.

"Kita tunggu putusan akhir dari kejaksaan. Saat ini kita‎ belum berani‎ ambil tindakan lebih. Namun,‎ bagaimanapun juga saat ini pemerintahan disana masih berjalan, kan ada Sekdes dan perangkat lainnya," tegasnya.

Selebihnya, Camat akan menyertakan PJ Desa sudah mendapat putusan legal dari pemerintah pusat. Dan, kembali diulangnya, belum ada langkah tindakan dari pihak kecamatan terkait persoalan itu. Besar harapan, kasus Kades Mojoagung beserta suaminya cepat rampung. Dan, tak ada lagi kejadian serupa yang menimpa di wilayah birokrasi Kecamatan Soko. [feb/ito]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#3 Comments.....

Jeffryanto Rabu, 05 September 2018 21:10:44

Semoga cpt terselesaikan dgn bijak

Jeffryanto Rabu, 05 September 2018 21:10:45

Semoga cpt terselesaikan dgn bijak

Markum Sabtu, 08 September 2018 18:03:06

Aku yakin bapak dan ibu orang baik.... semoga Allah memudahkan urusan bapak dan ibu Amiin

Submit new comment