07:00 . Ini Kebiasaan yang Bikin Pekerjaan Lebih Sulit dari Seharusnya  |  23:00 . Sempat Was-Was dengan Jembatan Widang, Polres Optimalkan Sosialisasi  |  22:00 . Tak Diterima Dinsos, Bantuan Ormawa Unirow Dialihkan ke Baznas  |  22:00 . Haul Langitan Jadi Berkah Pedagang Luar Wilayah  |  21:00 . Cawapres, KH Ma'ruf Amin Mohon Dukungan dan Doa Restu   |  20:00 . Viral Berita Penculikan di Soko, Ini Tanggapan Polisi  |  19:00 . Ma'ruf Amin Doakan Santri Langitan Jadi Pemimpin Negeri  |  18:30 . Ramai, Keamanan Pesantren Imbau Tingkatkan Kewaspadaan  |  18:00 . Ma'ruf Amin Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Langitan  |  17:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  16:00 . Pasang Iklan Kampanye di Media? Ini Jadwalnya  |  15:00 . Arus Lalin Widang-Lamongan Terpantau Lancar  |  14:00 . Semen Indonesia Ajak Warganet “Bicara Baik” di Medsos  |  13:00 . Ribuan Warga Terus Berdatangan Ke-Kompleks Ponpes Langitan  |  12:00 . Sarbumusi Klaim Masih Ada Perusahaan Tak Patuh  |  11:00 . Ketuk Pintu, Warga Tasikmadu Donasi Buat Korban Gempa  |  10:00 . CSR Tahun 2019, PT. Holcim Hindari Bangun Gapura  |  09:00 . Ini Berkas yang Wajib Dibawa Saat Ujian CPNS  |  08:00 . Kemarau, Dinas PUPR Himbau Petani Tak Tanam  |  07:00 . Cegah Anak Kecanduan Gawai Dimulai dari Orangtua  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 06:00:54

Rupiah Melemah, Harga Bahan Pokok di Tuban Terpantau Stabil

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Ternyata, melemahnya Rupiah atas Dolar tak berpengaruh dengan harga kebutuhan pokok di pasar Tuban. Meski saat ini kurs Dolar terhadap Rupiah mencapai Rp14.898,25, namum harga bahan pokok di Pasar Pramuka Kabupaten Tuban masih terpantau stabil.

Seorang pedagang, Makrom(42) mengaku harga telur masih normal Rp22.000 per kilogram sedangkan harga bawang merah Rp14000 per kilogram dan bawang putih Rp20.000 per kilogram. Anehnya, meskipun harga stabil namun pengunjung pasar tampak sepi.

"Dolar naik harga masih stabil belum ada kenaikan, tapi pasar makin sepi soalnya sekarang musimnya orang punya hajat,"ungkapnya.

Tak ayal, banyak pedagang mengeluh karena sepinya pembeli. "Sampai jam segini dagangan masih banyak belum habis, pasar juga sepi mungkin karena habis Agustusan jadi uangnya dibuat anaknya yang ikut karnaval," ungkap seorang pedagang, Tutik (32). [nid/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Rabu, 05 September 2018 06:00:54

Rupiah Melemah, Harga Bahan Pokok di Tuban Terpantau Stabil

Reporter: Nidya Marfis H.

blokTuban.com - Ternyata, melemahnya Rupiah atas Dolar tak berpengaruh dengan harga kebutuhan pokok di pasar Tuban. Meski saat ini kurs Dolar terhadap Rupiah mencapai Rp14.898,25, namum harga bahan pokok di Pasar Pramuka Kabupaten Tuban masih terpantau stabil.

Seorang pedagang, Makrom(42) mengaku harga telur masih normal Rp22.000 per kilogram sedangkan harga bawang merah Rp14000 per kilogram dan bawang putih Rp20.000 per kilogram. Anehnya, meskipun harga stabil namun pengunjung pasar tampak sepi.

"Dolar naik harga masih stabil belum ada kenaikan, tapi pasar makin sepi soalnya sekarang musimnya orang punya hajat,"ungkapnya.

Tak ayal, banyak pedagang mengeluh karena sepinya pembeli. "Sampai jam segini dagangan masih banyak belum habis, pasar juga sepi mungkin karena habis Agustusan jadi uangnya dibuat anaknya yang ikut karnaval," ungkap seorang pedagang, Tutik (32). [nid/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment