21:00 . Si Jago Merah Lumat Kandang Ayam Milik Dokter  |  19:00 . Tahun 2018, Kasus Kejahatan Terhadap Anak di Tuban Turun  |  18:00 . Lowongan Marketing dan Finance Kurang Diminati di Bursa Kerja Tuban  |  17:00 . Kejar Target, Jalan Ruas Beton Soko Kelar Lebih Awal  |  16:00 . Sedakah Bumi Gununganyar Sajikan Hiburan Seni Budaya  |  15:00 . Perbakin Tuban Siap Torehkan Prestasi Diajang Porkab dan Porprov  |  14:00 . Siap-Siap Ini Jadwal Tes CPNS  |  13:00 . 107 Akun Medsos Jadi Bidikan Bawaslu Tuban  |  12:00 . Kapolres Terima Penghargaan Dari Komnas Perlindungan Anak   |  08:00 . Desa Wajib Lakukan Analisis Kelayakan Penyertaan Modal BUMDesa  |  07:00 . Konflik Bisa Bikin Hubungan dengan Kekasih Lebih Kuat  |  20:00 . Wakil Bupati Harap Perusahaan besar Ikut Bursa Kerja  |  19:00 . Ratusan Siswa SMK Rengel Ikuti Lomba Desain Batik Lokal  |  18:00 . Rumah Janda Penjual Krupuk di Plumpang Terbakar  |  18:00 . Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes  |  17:00 . Peringati Hari Batik, SMK Rengel Adakan Bazar dan Workshop  |  16:00 . Kembangkan BUMDesa, Dispemas-KB Tuban Gelar Peningkatan Kapasitas SDMnya  |  15:00 . Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos  |  14:00 . Pendaftaran CPNS Ditutup, 5.273 Pelamar Siap Diverifikasi  |  13:00 . Bupati Serahkan Bantuan Kapal Kepada Nelayan Miskin  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 19 Agustus 2018 14:00:25

Tahap Pengembangan, Goa Gede Semakin Banyak Pengunjung

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -‎ Meski dalam proses pengembangan wisata, Goa Gede yang berada di puncak perbukitan Busan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang terus ramai didatangi para pengunjung dari berbagai wilayah kota.

Pengelola wisata Goa Gede mengatakan, wisatawan lokal maupun luar daerah Tuban kebanyakan ‎penasaran tentang bagaimana pemandangan Goa yang dulunya penuh dengan belukar, kemudian perlahan dikembangkan hingga sampai sekarang.

"Mulai dari Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, dan kota lain sudah banyak yang datang ke sini," ujar pengelola Goa Gede, Joko Agus Sumarto kepada blokTuban.com, Minggu (19/8/2018).

‎Dari kebanyakan wisatawan yang datang, sambung Agus, anak-anak dan para pemuda yang paling banyak mendominasi. Sebagian besar dari mereka yang datang bisa menyaksikan langsung bentuk-bentuk keindahan relief khas Goa Gede, juga stalaktif yang ada.

Adapun ciri khas dari Goa diatas bukit Busan tadi adalah pada masing-masing sisi bagian Goa terdapat lubang besar tembus atas, semacam ventilasi buatan alam. Tak sedikit pemuda sekitar Tuban yang memiliki hobi  rappeling atau menuruni tebing‎, mengunjungi dan mencoba keseruan turun tebing dari beberapa atap Goa yang berlubang itu.

"Kita terus kembangkan supaya pengunjung lebih nyaman. Pemuda-pemuda sekarang kan sukanya liburan sambil swafoto," pungkasnya.

Meski demikian, para pengunjung yang ingin menuju ke destinasi wisata Goa Gede haruslah melewati rute yang cukup ekstrim. Dari jalan Raya Kepohagung masuk menuju lokasi, pengunjung mesti lewat hampir 1 Kilo meter jalan makadam yang cukup merepotkan pengguna kendaraan bermotor.

Dari hal itulah, pihak pengelola yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Busan berharap supaya pemerintah terkait mau peduli akan keadaan tersebut. [feb/ito]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Minggu, 19 Agustus 2018 14:00:25

Tahap Pengembangan, Goa Gede Semakin Banyak Pengunjung

Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com -‎ Meski dalam proses pengembangan wisata, Goa Gede yang berada di puncak perbukitan Busan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang terus ramai didatangi para pengunjung dari berbagai wilayah kota.

Pengelola wisata Goa Gede mengatakan, wisatawan lokal maupun luar daerah Tuban kebanyakan ‎penasaran tentang bagaimana pemandangan Goa yang dulunya penuh dengan belukar, kemudian perlahan dikembangkan hingga sampai sekarang.

"Mulai dari Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, dan kota lain sudah banyak yang datang ke sini," ujar pengelola Goa Gede, Joko Agus Sumarto kepada blokTuban.com, Minggu (19/8/2018).

‎Dari kebanyakan wisatawan yang datang, sambung Agus, anak-anak dan para pemuda yang paling banyak mendominasi. Sebagian besar dari mereka yang datang bisa menyaksikan langsung bentuk-bentuk keindahan relief khas Goa Gede, juga stalaktif yang ada.

Adapun ciri khas dari Goa diatas bukit Busan tadi adalah pada masing-masing sisi bagian Goa terdapat lubang besar tembus atas, semacam ventilasi buatan alam. Tak sedikit pemuda sekitar Tuban yang memiliki hobi  rappeling atau menuruni tebing‎, mengunjungi dan mencoba keseruan turun tebing dari beberapa atap Goa yang berlubang itu.

"Kita terus kembangkan supaya pengunjung lebih nyaman. Pemuda-pemuda sekarang kan sukanya liburan sambil swafoto," pungkasnya.

Meski demikian, para pengunjung yang ingin menuju ke destinasi wisata Goa Gede haruslah melewati rute yang cukup ekstrim. Dari jalan Raya Kepohagung masuk menuju lokasi, pengunjung mesti lewat hampir 1 Kilo meter jalan makadam yang cukup merepotkan pengguna kendaraan bermotor.

Dari hal itulah, pihak pengelola yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Busan berharap supaya pemerintah terkait mau peduli akan keadaan tersebut. [feb/ito]

 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment