16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 15 Mei 2018 14:00:25

'Gerakan Tuban Damai' Tuntut Pemerintah Usut Tuntas Aksi Terorisme

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Belasan aktivis penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban, yang mengatasnamakan 'Gerakan Tuban Damai' menggelar aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk korban terorisme di Surabaya dan Sidoarjo.

Dalam aksinya, mereka menuntut dan mendesak kepada pemerintah agar mengusut tuntas dan menindak tegas aksi terorisme yang melibatkan perempuan dan anak-anak di Indonesia sampai ke-akar-akarnya.

Selain itu, mereka juga mendesak agar RUU Tentang Terorisme segera dibahas dan disahkan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Tuban.

"Kami mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas serta cepat terkait penanganan dan isu terorisme dan radikalisme," jelas Ketua Organisasi Disabilitas Tuban, Fira Fitria, Selasa (15/5/2018).

Mereka juga menyuarakan agar tidak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini, tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara.

"Kami mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa di Surabaya dan Sidoarjo," tambahnya.

Selain itu, mereka juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Tuban menghentikan penyebaran foto dan video, apalagi yang did alamnya terdapat foto anak-anak karena itu adalah tujuan teroris untuk menyebar ketakutan kepada masyarakat.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Selasa, 15 Mei 2018 14:00:25

'Gerakan Tuban Damai' Tuntut Pemerintah Usut Tuntas Aksi Terorisme

Reporter: Khoirul Huda

blokTuban.com - Belasan aktivis penyandang disabilitas di Kabupaten Tuban, yang mengatasnamakan 'Gerakan Tuban Damai' menggelar aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk korban terorisme di Surabaya dan Sidoarjo.

Dalam aksinya, mereka menuntut dan mendesak kepada pemerintah agar mengusut tuntas dan menindak tegas aksi terorisme yang melibatkan perempuan dan anak-anak di Indonesia sampai ke-akar-akarnya.

Selain itu, mereka juga mendesak agar RUU Tentang Terorisme segera dibahas dan disahkan serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Tuban.

"Kami mendesak pemerintah untuk mengambil langkah tegas serta cepat terkait penanganan dan isu terorisme dan radikalisme," jelas Ketua Organisasi Disabilitas Tuban, Fira Fitria, Selasa (15/5/2018).

Mereka juga menyuarakan agar tidak perlu takut menghadapi ancaman terorisme ini, tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada penanganan oleh negara.

"Kami mendukung penuh upaya dan langkah-langkah aparat untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa di Surabaya dan Sidoarjo," tambahnya.

Selain itu, mereka juga mengimbau agar masyarakat Kabupaten Tuban menghentikan penyebaran foto dan video, apalagi yang did alamnya terdapat foto anak-anak karena itu adalah tujuan teroris untuk menyebar ketakutan kepada masyarakat.[hud/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment