16:00 . Komitmen BMG Jadi Media Prefesional  |  15:00 . Wisata Religi Jadi Kontributor Besar di Tuban  |  15:00 . Hati-Hati Saat Panen, Desa ini Mulai Diresahkan Ulah Pencuri  |  14:00 . PWI Jatim Gelar UKW ke 24 di Surabaya  |  14:00 . Jadi Kunjungan Wisata Peringkat 3 Jatim, Begini Siasat Lanjut Tuban  |  13:00 . Warga Sekitar Bingung Kenapa Dihentikan  |  12:00 . Obat Tradisional Ilegal Berhasil Diungkap BPOM, Laporkan Jika Menemukan!  |  10:00 . Laga Persatu Kontra Persip Diundur  |  09:00 . Bawaslu: Pejabat Pemerintahan Boleh Jadi Timses  |  08:00 . DCT Ditetapkan ini Target Perindo Tuban  |  07:00 . The Most Wanted  |  07:00 . Ini Manfaat Minum Air Usai Makan  |  14:00 . Galian C Menilo Masih Beroperasi, Ini Kata Satpol  |  13:00 . Pembangunan Masjid di Sumurcinde Dihentikan. Ada Apa?  |  12:00 . Konferensi ke-9 MWCNU Plumpang  Jalin Silaturahmi dan Perkuat Lini  |  10:00 . Dishub Tindak Tegas Kendaraan Parkir di Area Terlarang Saat Haul  |  08:00 . Selesai Pegajian, PKL Bongkar Lapak  |  07:00 . Amati, 8 Tanda Kekasihmu Sebenarnya Tak Serius  |  21:00 . Hingga Malam Ribuan Peziarah Masih Berdatangan  |  20:00 . Puncak Haul, Pantai Boom Pun Padat Pengunjung  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 14:00:56

Blok Terminasi

Pertamina Buka Peluang Investor untuk Bermitra

Reporter/Sumber: Parto Sasmito/katadata.co.id

blokTuban.com - PT Pertamina (Persero) membuka kesempatan kepada semua kontraktor yang ingin menjadi mitranya dalam mengelola blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) terminasi. Sampai saat ini belum diputuskan mengenai mitra blok tersebut, meski kontrak sudah diteken.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebenarnya sudah ada perusahaan yang menawarkan untuk bermitra di blok terminasi. Namun, namanya masih belum bisa disampaikan ke publik. “Kami terbuka untuk perusahaan-perusahaan yang berminat,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyerahkan 100% hak kelola blok Migas yang kontraknya berakhir tahun ini kepada Pertamina. Blok itu yakni Blok Tuban, Ogan Komering, North Sumatra Offshore, Sanga-Sanga, East Kalimantan, Attaka dan Tengah.

Dari 100% itu nantinya, Pertamina wajib menawarkan 10% kepada pemerintah daerah. Selain itu, ada beberapa blok yang digabung yakni East Kalimantan dan Attaka. Ada juga Blok Tengah yang akan disatukan dengan Mahakam. Kebijakan mengenai delapan blok ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1793 K/12/MEM/2018.Berikut ini daftar bagi hasil Pertamina dan pemerintah di blok tersebut:

1) Blok Tuban. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 44% kontraktor 56%. Bagi hasil gas : pemerintah 39% gas 61%

2) Blok Ogan Komering. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 46% kontraktor 54%. Bagi hasil gas : pemerintah 41% gas 59%

3) Blok North Sumatra Offshore. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 35,5% kontraktor 64,5%. Bagi hasil gas : pemerintah 30,5% kontraktor 69,5%

4) Blok Southeast Sumatera. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak 31,5% kontraktor 68,5%. Bagi hasil gas 26,5% gas 73,5%

5) Blok Sanga-Sanga. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 51% kontraktor 49%. Bagi hasil gas : pemerintah 46% kontraktor 54%

6) Blok East Kalimantan dan Attaka. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 39% kontraktor 61%. Bagi hasil gas : pemerintah 34% kontraktor 66%.

Nicke mengatakan alih kelola itu akan dilakukan bertahap mulai Mei nanti hingga Oktober. Delapan blok habis kontrak itu akan meningkatkan produksi sebesar 27% dari yang ada saat ini.  Adapun produksi migas Pertamina sejak Januari hingga Maret 2018 mencapai 924 ribu barel setara minyak per hari (bsmph). [mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sabtu, 22 September 2018 16:00:23

UKW ke 24 PWI Jatim

Komitmen BMG Jadi Media Prefesional

 Setiap ada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), manajemen Blok Media Group (BMG) yang membawahi blokBojonegoro.com dan blokTuban.com selalu mengirimkan bagian redaksi menjadi peserta. Termasuk saat UKW Sabtu (22/9/2018) hingga Minggu (23/9/2018) yang digelar pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 14:00:56

Blok Terminasi

Pertamina Buka Peluang Investor untuk Bermitra

Reporter/Sumber: Parto Sasmito/katadata.co.id

blokTuban.com - PT Pertamina (Persero) membuka kesempatan kepada semua kontraktor yang ingin menjadi mitranya dalam mengelola blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) terminasi. Sampai saat ini belum diputuskan mengenai mitra blok tersebut, meski kontrak sudah diteken.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebenarnya sudah ada perusahaan yang menawarkan untuk bermitra di blok terminasi. Namun, namanya masih belum bisa disampaikan ke publik. “Kami terbuka untuk perusahaan-perusahaan yang berminat,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyerahkan 100% hak kelola blok Migas yang kontraknya berakhir tahun ini kepada Pertamina. Blok itu yakni Blok Tuban, Ogan Komering, North Sumatra Offshore, Sanga-Sanga, East Kalimantan, Attaka dan Tengah.

Dari 100% itu nantinya, Pertamina wajib menawarkan 10% kepada pemerintah daerah. Selain itu, ada beberapa blok yang digabung yakni East Kalimantan dan Attaka. Ada juga Blok Tengah yang akan disatukan dengan Mahakam. Kebijakan mengenai delapan blok ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1793 K/12/MEM/2018.Berikut ini daftar bagi hasil Pertamina dan pemerintah di blok tersebut:

1) Blok Tuban. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 44% kontraktor 56%. Bagi hasil gas : pemerintah 39% gas 61%

2) Blok Ogan Komering. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 46% kontraktor 54%. Bagi hasil gas : pemerintah 41% gas 59%

3) Blok North Sumatra Offshore. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 35,5% kontraktor 64,5%. Bagi hasil gas : pemerintah 30,5% kontraktor 69,5%

4) Blok Southeast Sumatera. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak 31,5% kontraktor 68,5%. Bagi hasil gas 26,5% gas 73,5%

5) Blok Sanga-Sanga. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 51% kontraktor 49%. Bagi hasil gas : pemerintah 46% kontraktor 54%

6) Blok East Kalimantan dan Attaka. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 39% kontraktor 61%. Bagi hasil gas : pemerintah 34% kontraktor 66%.

Nicke mengatakan alih kelola itu akan dilakukan bertahap mulai Mei nanti hingga Oktober. Delapan blok habis kontrak itu akan meningkatkan produksi sebesar 27% dari yang ada saat ini.  Adapun produksi migas Pertamina sejak Januari hingga Maret 2018 mencapai 924 ribu barel setara minyak per hari (bsmph). [mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment