11:00 . Kemandirian Organisasi, Pagar Nusa Jatirogo Garap Sawah  |  10:00 . Grup Salawat Tuban-Bojonegoro Ramaikan Festival Banjari di Senori  |  09:00 . Pemdes Gununganyar Persiapkan FWKK 2018  |  08:00 . Panen Kedua, Harga Gabah di Atas HPP  |  07:00 . Punya Sahabat Sangat Penting Bagi Kesehatan Mental  |  15:00 . Mantan Bupati Tuban dan Anaknya Daftar Caleg di 2019  |  14:00 . Dimakan Tikus, Petani Jagung di Sumberejo Panen Tebon  |  13:00 . Pleno DPSHP Tinggal Satu Kecamatan  |  12:00 . Kemarau, Panen Buah Agrowisata Glagahsari Alami Penyusutan Kualitas  |  10:00 . 5 Tahun Ditinggal Orang Tua, PWI Santuni Bocah Ini  |  09:00 . Ini Jumlah Air yang Sudah Dibagikan BPBD  |  08:00 . Hadapi Musim Kemarau Ini Pesan Dinkes Tuban   |  07:00 . 3 Tips Menghindari Pacar Mesum  |  20:00 . PKK Tuban Nilai Lomba Green and Clean di Socorejo  |  19:00 . Pererat Silaturrahmi, KPH Perhutani Tanding Futsal Bersama PWI  |  18:00 . Vespa Modif Jadi Incaran Polsek Singgahan  |  17:00 . Kecelakaan Beruntun Pantura, Tiga Orang Dibawa ke RS  |  13:00 . Lapangan Tapen Hasilkan 428 BOPD  |  12:00 . Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Pantura  |  09:00 . Lawan Kekeringan dengan Sumur Artesis  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 14:00:56

Blok Terminasi

Pertamina Buka Peluang Investor untuk Bermitra

Reporter/Sumber: Parto Sasmito/katadata.co.id

blokTuban.com - PT Pertamina (Persero) membuka kesempatan kepada semua kontraktor yang ingin menjadi mitranya dalam mengelola blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) terminasi. Sampai saat ini belum diputuskan mengenai mitra blok tersebut, meski kontrak sudah diteken.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebenarnya sudah ada perusahaan yang menawarkan untuk bermitra di blok terminasi. Namun, namanya masih belum bisa disampaikan ke publik. “Kami terbuka untuk perusahaan-perusahaan yang berminat,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyerahkan 100% hak kelola blok Migas yang kontraknya berakhir tahun ini kepada Pertamina. Blok itu yakni Blok Tuban, Ogan Komering, North Sumatra Offshore, Sanga-Sanga, East Kalimantan, Attaka dan Tengah.

Dari 100% itu nantinya, Pertamina wajib menawarkan 10% kepada pemerintah daerah. Selain itu, ada beberapa blok yang digabung yakni East Kalimantan dan Attaka. Ada juga Blok Tengah yang akan disatukan dengan Mahakam. Kebijakan mengenai delapan blok ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1793 K/12/MEM/2018.Berikut ini daftar bagi hasil Pertamina dan pemerintah di blok tersebut:

1) Blok Tuban. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 44% kontraktor 56%. Bagi hasil gas : pemerintah 39% gas 61%

2) Blok Ogan Komering. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 46% kontraktor 54%. Bagi hasil gas : pemerintah 41% gas 59%

3) Blok North Sumatra Offshore. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 35,5% kontraktor 64,5%. Bagi hasil gas : pemerintah 30,5% kontraktor 69,5%

4) Blok Southeast Sumatera. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak 31,5% kontraktor 68,5%. Bagi hasil gas 26,5% gas 73,5%

5) Blok Sanga-Sanga. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 51% kontraktor 49%. Bagi hasil gas : pemerintah 46% kontraktor 54%

6) Blok East Kalimantan dan Attaka. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 39% kontraktor 61%. Bagi hasil gas : pemerintah 34% kontraktor 66%.

Nicke mengatakan alih kelola itu akan dilakukan bertahap mulai Mei nanti hingga Oktober. Delapan blok habis kontrak itu akan meningkatkan produksi sebesar 27% dari yang ada saat ini.  Adapun produksi migas Pertamina sejak Januari hingga Maret 2018 mencapai 924 ribu barel setara minyak per hari (bsmph). [mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Jumat, 25 Mei 2018 23:27:28

Melayani Energi untuk Negeri

Pertamina menyediakan bahan bakar bagi masyarakat Indonesia sampai di pelosok. Dengan sepenuh hati melayani energi untuk Negeri....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 14:00:56

Blok Terminasi

Pertamina Buka Peluang Investor untuk Bermitra

Reporter/Sumber: Parto Sasmito/katadata.co.id

blokTuban.com - PT Pertamina (Persero) membuka kesempatan kepada semua kontraktor yang ingin menjadi mitranya dalam mengelola blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) terminasi. Sampai saat ini belum diputuskan mengenai mitra blok tersebut, meski kontrak sudah diteken.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sebenarnya sudah ada perusahaan yang menawarkan untuk bermitra di blok terminasi. Namun, namanya masih belum bisa disampaikan ke publik. “Kami terbuka untuk perusahaan-perusahaan yang berminat,” katanya.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyerahkan 100% hak kelola blok Migas yang kontraknya berakhir tahun ini kepada Pertamina. Blok itu yakni Blok Tuban, Ogan Komering, North Sumatra Offshore, Sanga-Sanga, East Kalimantan, Attaka dan Tengah.

Dari 100% itu nantinya, Pertamina wajib menawarkan 10% kepada pemerintah daerah. Selain itu, ada beberapa blok yang digabung yakni East Kalimantan dan Attaka. Ada juga Blok Tengah yang akan disatukan dengan Mahakam. Kebijakan mengenai delapan blok ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1793 K/12/MEM/2018.Berikut ini daftar bagi hasil Pertamina dan pemerintah di blok tersebut:

1) Blok Tuban. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 44% kontraktor 56%. Bagi hasil gas : pemerintah 39% gas 61%

2) Blok Ogan Komering. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 46% kontraktor 54%. Bagi hasil gas : pemerintah 41% gas 59%

3) Blok North Sumatra Offshore. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 35,5% kontraktor 64,5%. Bagi hasil gas : pemerintah 30,5% kontraktor 69,5%

4) Blok Southeast Sumatera. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak 31,5% kontraktor 68,5%. Bagi hasil gas 26,5% gas 73,5%

5) Blok Sanga-Sanga. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 51% kontraktor 49%. Bagi hasil gas : pemerintah 46% kontraktor 54%

6) Blok East Kalimantan dan Attaka. Kontrak 20 tahun. Bagi hasil minyak : pemerintah 39% kontraktor 61%. Bagi hasil gas : pemerintah 34% kontraktor 66%.

Nicke mengatakan alih kelola itu akan dilakukan bertahap mulai Mei nanti hingga Oktober. Delapan blok habis kontrak itu akan meningkatkan produksi sebesar 27% dari yang ada saat ini.  Adapun produksi migas Pertamina sejak Januari hingga Maret 2018 mencapai 924 ribu barel setara minyak per hari (bsmph). [mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment