16:00 . Komitmen BMG Jadi Media Prefesional  |  15:00 . Wisata Religi Jadi Kontributor Besar di Tuban  |  15:00 . Hati-Hati Saat Panen, Desa ini Mulai Diresahkan Ulah Pencuri  |  14:00 . PWI Jatim Gelar UKW ke 24 di Surabaya  |  14:00 . Jadi Kunjungan Wisata Peringkat 3 Jatim, Begini Siasat Lanjut Tuban  |  13:00 . Warga Sekitar Bingung Kenapa Dihentikan  |  12:00 . Obat Tradisional Ilegal Berhasil Diungkap BPOM, Laporkan Jika Menemukan!  |  10:00 . Laga Persatu Kontra Persip Diundur  |  09:00 . Bawaslu: Pejabat Pemerintahan Boleh Jadi Timses  |  08:00 . DCT Ditetapkan ini Target Perindo Tuban  |  07:00 . The Most Wanted  |  07:00 . Ini Manfaat Minum Air Usai Makan  |  14:00 . Galian C Menilo Masih Beroperasi, Ini Kata Satpol  |  13:00 . Pembangunan Masjid di Sumurcinde Dihentikan. Ada Apa?  |  12:00 . Konferensi ke-9 MWCNU Plumpang  Jalin Silaturahmi dan Perkuat Lini  |  10:00 . Dishub Tindak Tegas Kendaraan Parkir di Area Terlarang Saat Haul  |  08:00 . Selesai Pegajian, PKL Bongkar Lapak  |  07:00 . Amati, 8 Tanda Kekasihmu Sebenarnya Tak Serius  |  21:00 . Hingga Malam Ribuan Peziarah Masih Berdatangan  |  20:00 . Puncak Haul, Pantai Boom Pun Padat Pengunjung  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 09:00:23

Kami Tidak Takut, Lawan Terorisme

Responsif, Dorong Tuntaskan RUU Anti-Terorisme

Reporter: Parto Sasmito

blokTuban.com - Bom bunuh diri yang terjadi Minggu pagi di tiga gereja di Surabaya merupakan aksi terorisme yang tidak bisa ditolerir. Negara tidak boleh kalah terhadap tindak kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa masyarakat sipil dan aparat keamanan tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menegaskan, bahwa segala bentuk aksi terorisme yang terjadi di Indonesia harus diberantas karena akan mengganggu stabilitas keamanan nasional. Karena itu, payung hukum atas tindakan terorisme harus diperkuat.

"Fraksi Partai Golkar merespon positif, bahwa payung hukum tindak kejahatan terorisme harus diperkuat. Anggota Pansus RUU Anti-Terorisme dari F-PG kita dorong agar aktif menuntaskan RUU Anti-terorisme segera dengan memperhatikan situasi negara yang genting atas aksi terorisme baru-baru ini," papar Satya kepada media di Jakarta.

Politisi Partai Golkar tersebut mengakui, pembahasan RUU Anti-terorisme sampai saat ini masih belum selesai. Dengan adanya rentetan kejadian aksi terorisme dalam sepekan ini, maka RUU Anti-terorisme dipandang sangat urgen untuk kembali dibahas dan segera dituntaskan.

“Rentetan aksi terorisme saat ini menumbuhkan semangat bersama, bahwa RUU Anti-terorisme sudah sangat urgen. Kita harap segera dituntaskan. Kita menunggu respon pemerintah untuk duduk bersama kembali, agar RUU Anti-terorisme bisa disahkan dalam masa sidang berikutnya," beber Satya.

Anggota DPR RI asal Jawa Timur yang kediamannya hanya berjarak 100 meter dari TKP bom bunuh diri di Gereja Santa Maria di Ngagel, Surabaya tersebut mengharapkan pihak pemerintah juga segera satu suara dalam menuntaskan RUU Anti-terorisme.

"Saya mendengar, mayoritas fraksi di Pansus RUU Anti-Terorisme di DPR sudah sepaham dan bersatu, tinggal menunggu di pihak pemerintah yang nampaknya belum satu suara, karena setiap merumuskan satu kalimat atau paragraf, pemerintah selalu minta waktu kembali untuk membahas secara intern di pemerintah. Jadi bolanya justru ada di pemerintah, kita selalu menunggu," papar Satya.

Bahkan, sambung Satya, jika memang dinilai sangat urgen dan mendesak karena ada situasi darurat nasional atas aksi terorisme, Pemerintah bisa mengeluarkan Perppu. "Saya yakin DPR pun akan segera merespon positif," pungkasnya. [ito/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sabtu, 22 September 2018 16:00:23

UKW ke 24 PWI Jatim

Komitmen BMG Jadi Media Prefesional

 Setiap ada penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), manajemen Blok Media Group (BMG) yang membawahi blokBojonegoro.com dan blokTuban.com selalu mengirimkan bagian redaksi menjadi peserta. Termasuk saat UKW Sabtu (22/9/2018) hingga Minggu (23/9/2018) yang digelar pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Senin, 14 Mei 2018 09:00:23

Kami Tidak Takut, Lawan Terorisme

Responsif, Dorong Tuntaskan RUU Anti-Terorisme

Reporter: Parto Sasmito

blokTuban.com - Bom bunuh diri yang terjadi Minggu pagi di tiga gereja di Surabaya merupakan aksi terorisme yang tidak bisa ditolerir. Negara tidak boleh kalah terhadap tindak kekerasan yang mengakibatkan korban jiwa masyarakat sipil dan aparat keamanan tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Widya Yudha menegaskan, bahwa segala bentuk aksi terorisme yang terjadi di Indonesia harus diberantas karena akan mengganggu stabilitas keamanan nasional. Karena itu, payung hukum atas tindakan terorisme harus diperkuat.

"Fraksi Partai Golkar merespon positif, bahwa payung hukum tindak kejahatan terorisme harus diperkuat. Anggota Pansus RUU Anti-Terorisme dari F-PG kita dorong agar aktif menuntaskan RUU Anti-terorisme segera dengan memperhatikan situasi negara yang genting atas aksi terorisme baru-baru ini," papar Satya kepada media di Jakarta.

Politisi Partai Golkar tersebut mengakui, pembahasan RUU Anti-terorisme sampai saat ini masih belum selesai. Dengan adanya rentetan kejadian aksi terorisme dalam sepekan ini, maka RUU Anti-terorisme dipandang sangat urgen untuk kembali dibahas dan segera dituntaskan.

“Rentetan aksi terorisme saat ini menumbuhkan semangat bersama, bahwa RUU Anti-terorisme sudah sangat urgen. Kita harap segera dituntaskan. Kita menunggu respon pemerintah untuk duduk bersama kembali, agar RUU Anti-terorisme bisa disahkan dalam masa sidang berikutnya," beber Satya.

Anggota DPR RI asal Jawa Timur yang kediamannya hanya berjarak 100 meter dari TKP bom bunuh diri di Gereja Santa Maria di Ngagel, Surabaya tersebut mengharapkan pihak pemerintah juga segera satu suara dalam menuntaskan RUU Anti-terorisme.

"Saya mendengar, mayoritas fraksi di Pansus RUU Anti-Terorisme di DPR sudah sepaham dan bersatu, tinggal menunggu di pihak pemerintah yang nampaknya belum satu suara, karena setiap merumuskan satu kalimat atau paragraf, pemerintah selalu minta waktu kembali untuk membahas secara intern di pemerintah. Jadi bolanya justru ada di pemerintah, kita selalu menunggu," papar Satya.

Bahkan, sambung Satya, jika memang dinilai sangat urgen dan mendesak karena ada situasi darurat nasional atas aksi terorisme, Pemerintah bisa mengeluarkan Perppu. "Saya yakin DPR pun akan segera merespon positif," pungkasnya. [ito/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment