08:00 . Desa Wajib Lakukan Analisis Kelayakan Penyertaan Modal BUMDesa  |  07:00 . Konflik Bisa Bikin Hubungan dengan Kekasih Lebih Kuat  |  20:00 . Wakil Bupati Harap Perusahaan besar Ikut Bursa Kerja  |  19:00 . Ratusan Siswa SMK Rengel Ikuti Lomba Desain Batik Lokal  |  18:00 . Rumah Janda Penjual Krupuk di Plumpang Terbakar  |  18:00 . Saat Ini Tuban Memiliki 200 BUMDes  |  17:00 . Peringati Hari Batik, SMK Rengel Adakan Bazar dan Workshop  |  16:00 . Kembangkan BUMDesa, Dispemas-KB Tuban Gelar Peningkatan Kapasitas SDMnya  |  15:00 . Begini Cara Bawaslu Awasi Kampanye di Medsos  |  14:00 . Pendaftaran CPNS Ditutup, 5.273 Pelamar Siap Diverifikasi  |  13:00 . Bupati Serahkan Bantuan Kapal Kepada Nelayan Miskin  |  09:00 . Ajak Siswa Menjadi ‘Wartawan’  |  08:00 . Napak Tilas Kejayaan Majapahit di Bumi Wali  |  07:00 . Berat Badan Naik? Mungkin Ada Kaitannya dengan Pola Tidur Anda  |  20:00 . Laka di Beji, Seorang Pelajar Meninggal dan Pembonceng Luka Parah  |  19:00 . Warga Grabagan Keluhkan Tarif PDAM Naik Saat Kekeringan  |  18:00 . Bendera KSN Resmi Diserahkan PW GP Ansor Jatim ke Ansor Jateng  |  17:00 . Hantam Dump Truk, Pengendara Vixion Asal Kediri Meninggal  |  16:00 . Pilpres, Ketua GP Ansor Jatim Bebaskan Pilihan Asal Jangan Golput  |  15:00 . Bendera Sepanjang 1 KM Sambut KSN Zona Rote di Jatim-Jateng  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 13:00:44

Pemdes Klumpit Wacanakan Goa Nongko Jadi Wisata Baru

‎Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Penataan ulang lokasi Goa Nongko yang berada di Dusun Bentaor, Desa Klumpit, Kecamatan Soko telah berjalan sekitar satu bulan terakhir ini. 

Tampak sejumlah bahan bangunan seperti kayu, pasir, batu, masih berada di sekitar goa yang sebenarnya sudah tak asing lagi bagi masyarakat setempat. Beberapa kerangka gazebo pun telah berdiri di sekitar lokasi.

"Goa itu sudah lama. Tapi baru dibangun dan akan dijadikan wisata," terang Mbak Rum, salah seorang warga desa setempat.

‎Warga yang berdomisili dekat aliran sumber mata air dataran tinggi Klumpit itu juga turut gembira, tentang gagasan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat yang meningkatkan kualitas potensi desa lewat Goa Nongko.

"Warga dan pemuda sekitar s‎ini juga ramai membicarakan itu. Semoga saja nanti kalau sudah jadi tambah ramai,' tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Klumpit ketika ditemui blokTuban.com di lokasi sekitar pembangunan goa juga membenarkan hal itu. Lokasi sekitar Goa telah ditata ulang, dengan membuat jalan pengunjung selebar 8 meter, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sekitar 600 meter, dan beberapa unit gazebo yang sudah berdiri.

"Ini baru semingguan dikerjakan. Baru awal, setelah ini rencananya akan dikerjakan pavingisasi untuk jalan pengunjung. Selain itu, juga masih proses pembuatan gazebo yang jumlahnya enam puluh. Untuk dibagi tiap titik," terang Syakur Rahman selaku Kades Klumpit, Sabtu (12/5/2018).

Kades yang juga sebagai pemborong proyek penataan ulang lokasi goa nongko itu juga menjelaskan lagi, keseluruhan pengerjaan wisata yang sudah dikonsep Agro itu tak bisa selesai dalam jangka satu sampai dua tahun saja.

"Perencanaannya harus matang. Selain Agro buah dan sayuran, akan ada kolam renang dan wahana lainnya juga. Baru bisa selesai minimal tujuh sampai sepuluh tahun,"  pungkasnya. 

Kendati demikian, proses pengelolaan wisata nanti tak bisa sepenuhnya ditentukan oleh pihak Pemdes maupun pemuda Karang Taruna (Kartar) setempat. Pasalnya, kepemilikan tanah bukan asli milik desa namun perorangan. [feb/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Kamis, 02 Agustus 2018 22:07:39

Pemilu 2019

Cek Data Pemilih Pemilu 2019

Ayo CEK nama anda sudah terdaftar sebagai pemilih di Pemilu 2019 atau belum? Caranya Klik: sidalih3.kpu.go.id.Jika anda belum terdaftar di portal tersebetu segera laporkan ke KPU Kabupaten/kota atau PPK di Kantor Kecamatan atau PPS di Kantor Kelurahan sesuai dengan alamat dalam KTP-el anda....

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 13:00:44

Pemdes Klumpit Wacanakan Goa Nongko Jadi Wisata Baru

‎Reporter: M. Anang Febri

blokTuban.com - Penataan ulang lokasi Goa Nongko yang berada di Dusun Bentaor, Desa Klumpit, Kecamatan Soko telah berjalan sekitar satu bulan terakhir ini. 

Tampak sejumlah bahan bangunan seperti kayu, pasir, batu, masih berada di sekitar goa yang sebenarnya sudah tak asing lagi bagi masyarakat setempat. Beberapa kerangka gazebo pun telah berdiri di sekitar lokasi.

"Goa itu sudah lama. Tapi baru dibangun dan akan dijadikan wisata," terang Mbak Rum, salah seorang warga desa setempat.

‎Warga yang berdomisili dekat aliran sumber mata air dataran tinggi Klumpit itu juga turut gembira, tentang gagasan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat yang meningkatkan kualitas potensi desa lewat Goa Nongko.

"Warga dan pemuda sekitar s‎ini juga ramai membicarakan itu. Semoga saja nanti kalau sudah jadi tambah ramai,' tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Klumpit ketika ditemui blokTuban.com di lokasi sekitar pembangunan goa juga membenarkan hal itu. Lokasi sekitar Goa telah ditata ulang, dengan membuat jalan pengunjung selebar 8 meter, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) sekitar 600 meter, dan beberapa unit gazebo yang sudah berdiri.

"Ini baru semingguan dikerjakan. Baru awal, setelah ini rencananya akan dikerjakan pavingisasi untuk jalan pengunjung. Selain itu, juga masih proses pembuatan gazebo yang jumlahnya enam puluh. Untuk dibagi tiap titik," terang Syakur Rahman selaku Kades Klumpit, Sabtu (12/5/2018).

Kades yang juga sebagai pemborong proyek penataan ulang lokasi goa nongko itu juga menjelaskan lagi, keseluruhan pengerjaan wisata yang sudah dikonsep Agro itu tak bisa selesai dalam jangka satu sampai dua tahun saja.

"Perencanaannya harus matang. Selain Agro buah dan sayuran, akan ada kolam renang dan wahana lainnya juga. Baru bisa selesai minimal tujuh sampai sepuluh tahun,"  pungkasnya. 

Kendati demikian, proses pengelolaan wisata nanti tak bisa sepenuhnya ditentukan oleh pihak Pemdes maupun pemuda Karang Taruna (Kartar) setempat. Pasalnya, kepemilikan tanah bukan asli milik desa namun perorangan. [feb/col]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment