16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 07:00:58

Nasi dan Kentang Tak Selalu Buruk Untuk Berat Badan

Reporter:-

blokTuban.com - Banyak orang menganggap menghindari kentang, nasi dan pasta—makanan berkabohidrat— adalah ancaman bagi berat badan. Ternyata, menurut studi, kadang-kadang yang terjadi justru sebaliknya.

Dikutip dari laman New York Post, makanan seperti kentang, nasi, dan pasta dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat daripada fokus menghitung asupan kalori.

Para peneliti mengatakan, makanan tersebut mengisi perut lebih cepat, sehingga orang akan lebih sedikit mengasup makanan ringan dan junk food. Tentu ini tidak terjadi pada mereka yang memiliki nafsu makan gila-gilaan sehingga tetap menyantap apapun walau sudah makan nasi.

Hal itu berlaku bagi orang yang mengasup buah segar, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, telur dan kacang-kacangan. Pemimpin studi Dr Nicola Buckland, dari Universitas Leeds, mengatakan, banyak orang menyerah pada diet karena mereka merasa lapar di sela-sela jam makan.

Nah, makan makanan dengan kepadatan energi rendah dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Studi ini menemukan, 37 wanita yang memiliki kelebihan berat badan mengasup makanan dengan kepadatan energi rendah selama 14 pekan mengalami penurunan berat badan rata-rata 5,8 kg.

Tetapi, pada periode yang sama, 41 wanita lain yang melakukan program pembatasan 1.400 kalori per hari, berat badanya hanya menurun 3,1 kg. Tes terpisah pada kedua kelompok ini juga menunjukkan, mereka makan 1.057 kalori lebih sedikit saat makan malam, jika sarapan dan makan siang dengan makanan padat energi yang lebih sedikit.

Mereka juga merasa kurang lapar dan lebih sedikit ‘lapar mata’. Artinya, bila nasi, kentang, atau pasta bisa membuatmu tidak lagi ingin ngemil atau makan junk food, maka cara ini akan berhasil.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/11/121200020/ nasi-dan-kentang-tak-selalu-buruk-untuk-berat-badan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Sabtu, 12 Mei 2018 07:00:58

Nasi dan Kentang Tak Selalu Buruk Untuk Berat Badan

Reporter:-

blokTuban.com - Banyak orang menganggap menghindari kentang, nasi dan pasta—makanan berkabohidrat— adalah ancaman bagi berat badan. Ternyata, menurut studi, kadang-kadang yang terjadi justru sebaliknya.

Dikutip dari laman New York Post, makanan seperti kentang, nasi, dan pasta dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat daripada fokus menghitung asupan kalori.

Para peneliti mengatakan, makanan tersebut mengisi perut lebih cepat, sehingga orang akan lebih sedikit mengasup makanan ringan dan junk food. Tentu ini tidak terjadi pada mereka yang memiliki nafsu makan gila-gilaan sehingga tetap menyantap apapun walau sudah makan nasi.

Hal itu berlaku bagi orang yang mengasup buah segar, sayuran, daging tanpa lemak, ikan, telur dan kacang-kacangan. Pemimpin studi Dr Nicola Buckland, dari Universitas Leeds, mengatakan, banyak orang menyerah pada diet karena mereka merasa lapar di sela-sela jam makan.

Nah, makan makanan dengan kepadatan energi rendah dapat membantu mengatasi masalah tersebut. Studi ini menemukan, 37 wanita yang memiliki kelebihan berat badan mengasup makanan dengan kepadatan energi rendah selama 14 pekan mengalami penurunan berat badan rata-rata 5,8 kg.

Tetapi, pada periode yang sama, 41 wanita lain yang melakukan program pembatasan 1.400 kalori per hari, berat badanya hanya menurun 3,1 kg. Tes terpisah pada kedua kelompok ini juga menunjukkan, mereka makan 1.057 kalori lebih sedikit saat makan malam, jika sarapan dan makan siang dengan makanan padat energi yang lebih sedikit.

Mereka juga merasa kurang lapar dan lebih sedikit ‘lapar mata’. Artinya, bila nasi, kentang, atau pasta bisa membuatmu tidak lagi ingin ngemil atau makan junk food, maka cara ini akan berhasil.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/05/11/121200020/ nasi-dan-kentang-tak-selalu-buruk-untuk-berat-badan.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment