16:00 . Keberanian  |  15:00 . Tingkatkan Kemampuan Motorik Anak Apatis dengan Terarium  |  14:00 . Hantam Truk, Pengendara Motor Luka Parah  |  13:00 . Coretan Mesra dari Pak Guru  |  12:00 . Holcim Bangun TPQ Untuk Siswa SD   |  11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen  |  10:00 . Berduaan di Pantai Cemara Saat Malam, Pasangan Pelajar Diamankan  |  09:00 . Tiap Hari 4 Warga Terluka   |  08:00 . Mendekati Musik Campursari dan Dangdut  |  07:00 . Menggosok Gigi Ketika Puasa  |  20:00 . Hasil UNBK SMP Sederajat Diumumkan Besok  |  19:00 . Komnas HAM Temui Warga Mentoso Bahas NGRR  |  18:00 . Cuaca Buruk, Beberapa Nelayan di Panyuran Tak Melaut  |  17:00 . Sejumlah Bangunan di Pantai Kelapa Panyuran Rusak Diterjang Ombak  |  16:00 . Ceroboh  |  15:00 . Waspada, Hingga Jumat Prakiraan Tinggi Gelombang Laut Jawa Capai 1,25 - 2,50 Meter  |  14:00 . Masyarakat Kita Tidak Sabaran  |  13:00 . Kerudung Motif Kembang-Kembang  |  12:00 . Pos Black Spot Upaya Tekan Laka  |  11:00 . 4 warga terluka tiap hari  |  

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 10 Mei 2018 17:00:00

Posisi Runner Up, ESGE Tuban Tutup Piala Pertiwi

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tim sepakbola wanita ESGE Tuban sukses naik podium runner up piala Pertiwi Askab PSSI Jawa Timur (Jatim) tahun ini.

ESGE Tuban gagal merebut posisi juara lantaran dikalahkan Candra Kirana Kediri di penghujung kompetisi, Kamis (5/5/2018) di stadion Supriadi Blitar.

Di partai final, tim yang diarsiteki Abdul Rochim ini harus menalan pil pahit. Di bawah tekanan tim yang lebih senior, ESGE Tuban harus mengakui keunggulan lawan dengan takluk 13-0.

Menanggapi hasil pertandingan, Askab PSSI Tuban berpendapat, hasil yang diraih srikandi lapangan hijau asal Tuban di luar dugaan. Meskipun harus kalah besar.

"Kita tidak mempermasalahkan skor, yang penting hasilnya dan itu di luar target kami. Lantaran tim ESGE usianya juga belum ada setahun," kata Sekretaris Askab PSSI Tuban, Adi Sudigdo kepada blokTuban.com, Kamis (10/5/2018).

Data yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, babak pertama kiper ESGE harus dibobol gawangnya sebanyak 6 kali. Sedangkan di babak kedua ditambah lagi 7 gol.

"Dengan hasil ini, kami mewakili official berterimakasih dan mohon maaf kepada masyarakat Tuban yang sudah mendoakan hingga akhir laga," pungkasnya menandaskan. [rof/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment

Sabtu, 19 Mei 2018 06:00:22

Blok Buku

Bayangan Bidadari

"Bayangan Bidadari" merupakan kumpulan cerpen yang ditulis  Nurul F. Huda, nama pena dari Nurul Fithroni. Lahir di Purworejo, sebuah kota kecil di Jawa Tengah,pada tanggal 5 Oktober 1975, dia mulai menulis sejak SMP. read...

Sabtu, 14 April 2018 06:00:00

Blok Buku

Cinta adalah Pilihan

Subhan Hariri, lahir di Kota Santri, Situbondo, 13 Desember 1975. Pendidikan  ditempuh dengan normal hingga perguruan tinggi. Pernah nyantri di Pondok Pesantren Probolinggo, Jawa Timur. Serta pernah aktif mendirikan LSM Alif dan pernah bertugas sebagai konselor ketika masih mengabdi di lembaga pendidikan, serta pengalaman lain yang menghiasi perjalanan hidupnya. read...

Sunday, 27/9/2015 3:59:59 A.M.

Jl. Sunan kalijogo Gang Latsari 1 No. 26 Tuban, Email bloktuban@gmail.com

Kamis, 10 Mei 2018 17:00:00

Posisi Runner Up, ESGE Tuban Tutup Piala Pertiwi

Reporter: Mochamad Nur Rofiq

blokTuban.com - Tim sepakbola wanita ESGE Tuban sukses naik podium runner up piala Pertiwi Askab PSSI Jawa Timur (Jatim) tahun ini.

ESGE Tuban gagal merebut posisi juara lantaran dikalahkan Candra Kirana Kediri di penghujung kompetisi, Kamis (5/5/2018) di stadion Supriadi Blitar.

Di partai final, tim yang diarsiteki Abdul Rochim ini harus menalan pil pahit. Di bawah tekanan tim yang lebih senior, ESGE Tuban harus mengakui keunggulan lawan dengan takluk 13-0.

Menanggapi hasil pertandingan, Askab PSSI Tuban berpendapat, hasil yang diraih srikandi lapangan hijau asal Tuban di luar dugaan. Meskipun harus kalah besar.

"Kita tidak mempermasalahkan skor, yang penting hasilnya dan itu di luar target kami. Lantaran tim ESGE usianya juga belum ada setahun," kata Sekretaris Askab PSSI Tuban, Adi Sudigdo kepada blokTuban.com, Kamis (10/5/2018).

Data yang berhasil dihimpun blokTuban.com menyebutkan, babak pertama kiper ESGE harus dibobol gawangnya sebanyak 6 kali. Sedangkan di babak kedua ditambah lagi 7 gol.

"Dengan hasil ini, kami mewakili official berterimakasih dan mohon maaf kepada masyarakat Tuban yang sudah mendoakan hingga akhir laga," pungkasnya menandaskan. [rof/rom]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

#0 Comments.....

Submit new comment